RADAR BOGOR, Selain Curug Ngebul, di Cianjur juga ada Curug Citambur yang terletak di Desa Karangjaya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Air terjun Curug Citambur ini cukup istimewa, karena ketingginnya mencapai kurang lebih 130 meter. Keindahan Curug Citambur ini kian istimewa karena kawasan di sekelilingnya masih sangat alami.
Harga Tiket Masuk (HTM) Curug Citambur masih sangat murah, yakni Rp 10 ribu per orang. Tapi, harga tiket masuk ini bisa berubah ya tergantung kebijakan pengelola.
Curug Citambur ini sudah cukup popular dikalangan wisatawan karena keindahannya. Apalagi kawasan wisata yang dipromosikan tahun 2014 telah dilengkapi dengan fasilitas berupa penginapan.
Jadi, buat wisatawan yang ingin berlama-lama menikmati keindahan Curug Citembur bisa menginap.
Selain penginapan, fasilitas umum lainnya juga sudah lengkap seperti toilet, mushola, area parkir luas, sarana outbound, dan warung menjual berbagai makanan dan minuman.
Buat kamu yang penasaran, rute Curug Citambur dari pusat Kabupaten Cianjur sekitar 32 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih dua jam.
Perjalanan kamu akan melalui Mekar Saris. Namun, kondisi jalan belum memadai, karena jalan belum diaspal ulang.
Tapi, mobil dan motor dapat masuk menuju tempat wisata dan tersedia area parkir yang luas.
Daya Tarik Curug Citambur
Dengan ketinggian sekitar 130 meter, Curug Citambur terbagi menjadi tiga tingkatan air terjun. Tingkatan pertama memiliki ketinggian 12 meter.
Baca Juga: Sudah Tiga Kali, Fenomena Monyet Masuk Pemukiman Warga di Bogor, Ini Lokasinya
Sementara tingkatan kedua dengan ketinggian 116 meter, dan tingkatan ketiga atau tingkatan paling atas dengan ketinggian dua meter.
Air terjun Curug Citamber memiliki debit air besar, terlebih saat musim hujan, dan terkenal memiliki suhu sangat dingin.
Karena curug ini berada di ketinggian 1400 meter di atas perkaan laut. Itulah sebabnya Curug Citembur selalu diliputi kabut tipis dengan suara air yang keras bergemuruh.
Aktivitas Wisata Curug Citambur
Tidak hanya menikmati keindahan air terjunnya, ada sejumlah aktivitas wisata bisa kamu lakukan di Curug Citambur.
Setibanya di kawasan ini, kamu bisa mandi di aliran sungai. Kamu dapat melakukan berbagai aktivitas, seperti mandi dan berenang di aliran sungai di bawah air terjun.
Untuk diketahui, asal-usul nama Curug Citambur terkait dengan cerita yang berkembang di masyarakat sekitar.
Pada zaman dahulu suara setiap air yang jatuh dari atas curug ke kolam berbunyi "bergedebum", seperti suara tabur, alat musik tabuh yang dipukul.
Lantaran volume air semakin menyusut, bunyi tersebut tidak terdengar lagi. Versi lainnya, yakni curug ini dahulu wilayah Kerajaan Tanjung Anginan, yang rajanya bergelar Prabu Tanjung Anginan.
Pusat kerajaan diperkirakan terletak di Pasirkuda, yang saat ini masuk wilayah Desa Simpang dan Desa Karangjaya. Dugaan muncul dengan adanya batu yang berbentuk kursi dan diyakini masyarakat setempat sebagai tempat duduk raja.
Namun, itu semua adalah sebuah cerita dari masyarakat setempat. Dan yang pasti, kini Curug Citambur menjadi salah satu destinasi wisata alam cukup memikat setiap wisatawan yang berkunjung.(***)
Editor : Alpin.