RADAR BOGOR - Tempat camping ini memiliki keunikan tersendiri. Sebab ia tak hanya menyuguhkan tempat camping dengan alam asri tapi juga memberikan edukasi.
Tempat bernama Camp Cipudalle di Desa Kiarasari, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor ini dikelola oleh penggiat demokrasi dan juga Komite Pemantauan Legislatif (Kopel) Syamsuddin Alimsyah.
Hal itulah yang membuat tempat ini sering mengadakan kegiatan pelatihan politik dan demokrasi.
"Jadi misinya itu adalah orang datang tak hanya datang camping tapi juga diberikan edukasi tentang praktik-praktik berdemokrasi yang baik," ungkap Syamsuddin Alimsyah.
Ia menjelaskan nama Camp Cipudalle sendiri berasal dari gabungan bahasa Makassar dan Sunda.
Cipudalle terdiri dari dua kata yaitu Ci dalam bahasa Sunda yang berarti Air dan Dalle dari bahasa Makassar yang berarti rezeki.
"Secara sekilas Cipudalle itu air yang menjadi rezeki karena memang tempat ini dikelilingi mata air. Namun secara filosofis saya ingin menjadikan tempat ini seperti anggrek yang tumbuh di manapun menyuburkan tanaman. Begitupun camp ini beraktifitas untuk berkontribusi kepada masyarakat sekitar," jelasnya.
Selain bernama Camp Cipudalle, tempat ini juga disebut sebagai kampung demokrasi. Karena rutin menggelar pelatihan politik dan demokrasi kepada warga desa maupun masyarakat umum.
"Pelatihan politik termasuk juga anti korupsi. Jadi itu untuk kemudian memberikan edukasi, kesadaran diri agar menghindari praktek korupsi," ujarnya.
Hal ini agar tempat ini tak hanya datang camping untuk bersenang-senang. Namun juga mendapatkan edukasi yang bisa mempengaruhi perilaku di masyarakat.
"Saya memilih tempat ini karena sangat jauh dari pusat kota, sehingga masyarakatnya perlu diperhatikan khususnya diberikan pendidikan politik," ungkapnya.
Apalagi, kata Syam, praktek kemasyarakatan di desa ini masih mengenal hukum-hukum adat. Lingkungan yang masih asri di desa Kiarasari ini disebut terpelihara karena masyarakatnya yang konsisten dengan hukum adatnya.
"Kami juga punya misi yang sama dengan warga desa yaitu menjaga alam agar tetap asri. Apalagi di sini berdekatan dengan Taman Nasional Halimun Salak yang merupakan rongga bumi," katanya.
Cam Cipudalle sendiri memang menawarkan keindahan alam yang indah dan masih asri. Tempat ini dikelilingi oleh banyak mata air dan Curug atau air terjun.
Curug di sini bisa ditempuh mulai dari jalan kaki selama lima menit hingga satu jam. Banyak wisatawan yang datang dari Jakarta dan sekitarnya ke tempat ini untuk menikmati keindahan alamnya.
"Keindahan alam ini ada karena kita menjaganya. Semua yang datang kesini pasti bahagia, makanya hal itu harus terus dipertahankan," harapnya. (rp1)
Editor : Yosep Awaludin