RADAR BOGOR, Buat kamu yang suka wisata alam, Curug Cibeureum ini sangat recommended. Berada di jalur pendakian Gunung Gede Pangrango dan bisa ditempuh dengan waktu kurang lebih 2 jam trekking.
Tapi, kamu gak usah khawatir trekkingnya bakal terasa lama, karena view sepanjang perjalanan menuju Curug Cibeureum bakal memanjakan mata, karena banyak spot-spot kece.
Curug Cibeureum, adalah salah satu wisata alam yang terletak di bawah kaki Gunung Gede Pangrongo, sehingga masih termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Jadi jika Anda yang hendak mendaki Gede Pangrango melalui jalur Cibodas pasti bakal melalui jalur menuju Curug Cibeureum.
Curug Cibereum ini adalah salah satu objek wisata alam favorit pengunjung wisata Cibodas.
Air terjun ini masih masuk Kawasan wisata Puncak, perbatasan Kabupaten Bogor dan Cianjur, tepatnya berada di Desa Cilember, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 43253.
Ketia kamu melakukan trekking, selain bakal menikmati keindahan air terjun Curug Cibeureum, selama perjalanan menuju ke lokasi bakal disuguhi berbagai pemandangan alam yang indah dan eksotis.
Kamu harus melakukan trekking dengan jarak tempuh sekitar 2,7 Km dari pos tiket atau sekitar 45 menit hingga 1 jam perjalanan santai.
Medan yang menanjak dengan undakan bebatuan dikelilingi hutan lebat merupakan daya tarik tersendiri dari Curug Cibeureum.
Maka, jangan heran jika Anda bakal menemukan pemandangan berbagai jenis burung dan kera yang bergelantungan.
Ada juga Telaga Biru dan Rawa Panyangcangan yang bisa dinikmati keindahannya selama perjalanan menuju Curug Cibeureum.
Ada juga jembatan panjang terbuat dari batu buatan yang sering menjadi salah satu tempat favorit berfoto ria atau selfie selama perjalanan ke Curug Cibeureum ini.
Harga Tiket Masuk Curug Cibeureum
Untuk masuk ke Curug Cibeureum, kamu bakal dikenakan biaya tiket Rp 30.000 per orang untuk wisatawan lokal dan Rp 165.000 bagi wisatawan asing.
Namun, perlu dicatat ya kalau harga tiket masuk (HTM) ini bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola.
Jalur Trekking Bersahabat
Jalan menuju Curug Cibeureum sudah ditata pengelola menggunakan papan kayu dan ada sebagian yang berbatu.
Namun, kamu harus menggunakan sepatu yang nyaman karena jalan yang berbatu dan licin jika basah.
Trekking bisa dilakukan sendiri tanpa guide bagi yang sudah pernah trekking.
Trekking disini termasuk bersahabat untuk keluarga, karena anak-anak bisa ikut, tapi lebih baik jika sudah pernah diajak trekking sebelumnya.
Telaga Biru
Telaga Biru, merupakan bonus yang ditemui pada jalan berangkat dan pulang menuju Curug Cibeureum. Pengunjung bisa beristirahat di Telaga Biru sembari menikmati pemandangan dan airnya yang jernih.
Tidak Hanya Satu Air Terjun
Curug Cibeureum memiliki 3 air terjun berderet, namun ada pula yang mengatakan 2 air terjun. Ini mungkin karena tergantung debit air saat berkunjung.
Namun, ada satu air terjun yang paling besar. Pengunjung bisa berfoto dengan pemandangan yang menakjubkan dan bisa berenang atau main air.
Tersedia Stan Kuliner
Setelah puas dan merasa capek habis trekking, kamu tidak perlu khawatir kelaparan. Sebab, ada beberapa stan makanan yang bisa diandalkan di dekat Curug Cibeureum.
Keberadan stan makanan ini bisa mengurangi beban yang harus kamu bawa ketika trekking. Untuk memastikan stan tersebut buka atau tidak, tanyakan ke petugas atau guide sebelum naik.
Curug Cibeureum ini merupakan kekayaan bumi pasundan yang tidak boleh dilewatkan dalam daftar tujuan wisata yang akan dikunjungi bersama keluarga atau teman-teman.(*)
Editor : Alpin.