Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Suguhkan Panorama Hamparan Hijau yang Memesona, Ini Sejarah Berdirinya Agro Eduwisata Organik Mulyaharja Bogor

Muhamad Rifki Fauzan • Jumat, 23 Agustus 2024 | 16:30 WIB
Agro Eduwisata Organik Mulyaharja yang terletak di Kampung Ciharashas RT 05/RW 01, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat.
Agro Eduwisata Organik Mulyaharja yang terletak di Kampung Ciharashas RT 05/RW 01, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat.

RADAR BOGOR, Berada di kaki Gunung Salak, Agro Eduwisata Organik Mulyaharja, Kota Bogor, menyuguhkan panorama hamparan hijau sejauh mata memandang.

Hamparan hijau yang disuguhkan Agro Eduwisata Organik Mulyaharja Bogor itu merupakan tanaman padi yang ditanam petani local, yang juga warga setempat.

Agro Eduwisata Organik Mulyaharja ini terletak di Kampung Ciharashas RT 05/RW 01, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat.

Meski sudah banyak para pelancong yang datang ke tempat ini, ternyata masih banyak diantara mereka, bahkan masyarakat Kota Bogor belum mengetahui sejarah keberadaan Agro Eduwisata Organik Mulyaharja.

Pengelola Teknis Agro Eduwisata Organik Mulyaharja, Muhammad Khoerudin Hermawan atau yang akrab disapa Kang Awe menuturkan, tempat wisata yang menjadi kebanggaan warga Kampung Ciharashas ini dulunya memang lahan pertanian warga.

Karena lokasinya merupakan lahan pertanian warga. Di tempat yang sama, masyarakat atau para petani sering menggelar kegiatan panen raya.

Kemudian saat panen raya tahun 2015, kata Kang Awe, Wali Kota Bogor yang saat itu tengah dijabat Bima Arya, ikut menghadiri kegiatan tersebut.

Agro Eduwisata Organik Mulyaharja yang terletak di Kampung Ciharashas RT 05/RW 01, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat.
Agro Eduwisata Organik Mulyaharja yang terletak di Kampung Ciharashas RT 05/RW 01, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat.

Pada saat Bima Arya menyampaikan sambutan, Kang Awe menawarkan lokasi yang semula hanyalah lahan pertanian warga untuk dikelola dengan mengembangkannya di sektor lainnya.

“Nah, dari situ Bima Arya mengusulkan untuk membangun pariwisata di tempat ini,” tuturnya pada Radar Bogor, Jumat (22/8/2024).

Mendengar usulan dari Bima Arya itu, kata Kang Awe, para warga, termasuk Karang Taruna, pemerintah Kelurahan dan Kecamatan memberikan respon positif atas tawaran tersebut.

Namun, sebelum terealisasi rencana pembangunan pariwisata, pada tahun 2017 pihaknya mengikuti lomba tata rancang kampung tematik dan mendapatkan penghargaan juara 1 tingkat Kota Bogor.

“Nah, tahun 2019 kami juga lomba PKK dapet harapan 1 tingkat Provinsi,” ujarnya.

Karena sudah dapat banyak penghargaan, lanjut Kang Awe, tepat pada tahun 2020 akhir warga Kampung Cirashas, mendapatkan dana hibah dari Pemerintah Kota Bogor untuk mengembangkan tempat ini menjadi lokasi pariwisata.

Tepat pada tanggal 17 Januari 2021, lahan yang semula hanya menjadi lokasi pertanian warga itu diubah menjadi Agro Eduwisata Organik Mulyaharja Bogor.

“Dan Alhamdulillah, semenjak adanya pengembangan kampung tematik ini sudah banyak dikunjungi wisatawan. Bukan hanya warga local, tapi juga pelancong dari luar negeri juga banyak yang datang,” ungkap Kang Awe.

Salah satu keunikan dari Agro Eduwisata Organik Mulyaharja ini, mengutamakan konsep pemberdayaan masyarakat, sehingga para petani yang memang dari awal menanam padi di area tersebut, masih bisa melakukan aktifitas pada umumnya.

Bahkan Kang Awe menjelaskan, bahwa para petani itu juga diberikan kompensasi 10 persen dari harga tiket pengunjung yang datang untuk berwisata ke Agro Eduwisata Organik Mulyaharja Bogor.(cr1)

Editor : Alpin.
#kota bogor #Agro Eduwisata Organik Mulyaharja #wisata