Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Unik Banget! Warung Makan Bernama Wakerman di Kota Bogor Ini Gunakan Kerekan untuk Antar Makanannya kepada Pelanggannya, Disini Lokasinya!

Reka Faturachman • Sabtu, 24 Agustus 2024 | 13:58 WIB
Transaksi jual beli di Wakerman, Kampung Mantarena RW 2, Kelurahan Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, menggunakan kerekan.
Transaksi jual beli di Wakerman, Kampung Mantarena RW 2, Kelurahan Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, menggunakan kerekan.

RADAR BOGOR, Warung makan Wakerman di Kampung Mantarena RW 2, Kelurahan Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, tampil dengan mengusung konsep unik dan berbeda dari warung biasanya.

Transaksi antara penjual dan pembeli di warung makan Wakerman ini tidak dilakukan secara langsung dan berdekatan.

Proses pemesanan, pemberian uang, hingga pengantaran makanan di Wakerman ini dilakukan melalui tali kerekan.

Wakerman, yang merupakan kependekan dari Warung Kerek Mantarena ini memang unik dalam melakukan transaki jual beli.

Konsep Wakerman ini diinisiasi Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor yang tengah menggarap program penanganan kawasan kumuh di kawasan tersebut.

Kepala Disperumkim Kota Bogor, Juniarti Estiningsih menjelaskan, inovasi ini sengaja dicanangkan pihaknya untuk membereskan persoalan kotornya sungai sekaligus membangkitkan perekonomian masyarakat.

"Pada awalnya mereka jualannya membelakangi sungai. Akhirnya kami ubah posisinya supaya warga memiliki perhatian untuk menjaga Sungai Cibalok. Tapi di samping itu, kami ingin menciptakan konsep baru yang unik agar menarik perhatian pengunjung," terangnya.

Konsep ini juga dipilih supaya pembeli yang datang dari arah jalan raya tak perlu lagi berjalan jauh untuk membeli makanannya. Mereka tinggal memanggil dan memesan makanannya dari sebrang sungai.

Transaksi jual beli di Wakerman, Kampung Mantarena RW 2, Kelurahan Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, menggunakan kerekan.
Transaksi jual beli di Wakerman, Kampung Mantarena RW 2, Kelurahan Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, menggunakan kerekan.

Disperumkim kemudian membangun jembatan kerekan yang menghubungkan antara warung dan spot pembeli. Jembatan ini dibangun menggunakan tiang, tali, dan katrol sederhana.

Tak hanya itu, Disperumkim juga membangun taman kecil di pinggir Sungai Cibalok yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat pengunjung menikmati kuliner yang telah dibeli.

Menu yang ditawarkan di warung ini cukup beragam. Pengunjung bisa menikmati cemilan, makanan ringan, hingga makanan berat.

Misalnya cimol, martabak telur, ayam geprek, mie kangkung, gado-gado, nasi goreng, dan berbagai menu lainnya.

Harga yang ditawarkan Wakerman pun terbilang terjangkau. Makanan dan minuman di Wakerman dijual mulai dari harga Rp 5 ribu hingga Rp 20 ribuan saja.

Pemilik Wakerman, Anggi Hilmawan berharap, inovasi ini bisa membawa banyak rezeki bagi dirinya dan keluarganya.

"Awalnya kami cuma menjual brownies. Kemudian ada inovasi seperti ini dari Disperumkim. Saya memandang ini sebagai momen yang harus dimanfaatkan. Apalagi bisnis kuliner sekarang mengandalkan sesuatu yang unik dan berbeda," ucapnya.

Meski begitu, dirinya berharap ke depan senantiasa ada dukungan publikasi yang diberikan Pemkot Bogor sehingga bisa meningkatkan kunjungan ke Wakerman.(fat)

Editor : Alpin.
#kota bogor #Wakerman #Kampung Mantarena