RADAR BOGOR, Pernahkah sobat Radar Bogor penasaran dengan tempat terakhir dari seorang raja legendaris?
Kali ini, kita akan menyusuri jejak Prabu Siliwangi, raja terakhir Kerajaan Pajajaran, yakni Pura Parahayangan Agung Jagatkarta.
Kita akan mengunjungi tempat di mana Prabu Siliwangi diyakini moksa agama Hindu di Pura Parahyangan Agung Jagatkarta Bogor.
Perjalanan dimulai dari Jakarta, tepatnya dari pintu tol Kebun Raya Bogor. Setelah melewati Kebun Raya yang asri dan pusat kuliner Surya Kencana, kita terus melaju menuju daerah Empang.
Dari sini, petunjuk arah akan membawa kita melewati jalan-jalan desa yang sejuk dan tenang.
Semakin mendekati tujuan, suasana semakin terasa mistis. Pemandangan Gunung Salak yang menjulang tinggi semakin jelas terlihat.
Jalanan yang berkelok-kelok dan udara pegunungan yang sejuk menambah sensasi petualangan.
Akhirnya, sampai di Pura Parahyangan Agung Jagatkartta, sebuah kompleks pura yang diyakini sebagai tempat moksa-nya Prabu Siliwangi.
Suasana tenang dan damai langsung terasa begitu memasuki area pura. Menurut penuturan warga setempat, tempat ini dulunya adalah hutan belantara.
Namun, seiring berjalannya waktu, tempat ini disucikan dan dijadikan pura oleh masyarakat Hindu. Pura ini dipercaya sebagai tempat pemujaan bagi Prabu Siliwangi dan para dewa Hindu.
Pura ini terbagi menjadi tiga bagian:
1. Kanistama: Area publik di mana siapa saja boleh masuk.
2. Madhyama: Area meditasi yang khusus diperuntukkan bagi mereka yang ingin melakukan meditasi.
3. Utama Mandala: Area paling sakral di mana diyakini sebagai tempat moksa-nya Prabu Siliwangi.
Di area utama mandala, terdapat beberapa bangunan suci dan patung-patung dewa. Salah satu yang paling mencolok adalah patung macan hitam dan putih yang menjadi simbol kekuatan dan keseimbangan.
Setiap simbol yang ada di pura memiliki makna yang mendalam. Misalnya, patung macan melambangkan keberanian dan kekuatan, sedangkan pohon-pohon yang dihiasi kain berwarna-warni melambangkan kesucian dan penghormatan kepada alam.
Udara yang sejuk dan pemandangan alam yang indah membuat pikiran menjadi tenang. Bagi umat Hindu, tempat ini adalah tempat untuk beribadah dan memohon berkah.
Namun, bagi pengunjung dari agama lain, tempat ini juga bisa menjadi tempat untuk merenung dan mencari ketenangan batin.
Perjalanan menuju tempat moksa-nya Prabu Siliwangi adalah pengalaman yang sangat berkesan.
Selain keindahan alamnya, tempat ini juga menyimpan nilai sejarah dan spiritual yang tinggi.
Bagi Anda yang tertarik dengan sejarah dan budaya Sunda, mengunjungi Pura Parahyangan Agung Jagatkarta bisa menjadi pilihan menarik yang berlokasi di Desa Tamansari, Kec. Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16610.***
Editor : Alpin.