RADAR BOGOR – Di tengah skandal yang menimpa, Taeil eks NCT membekukan media sosialnya.
Sejak Rabu (4/9), akun Instagram @mo.on_air dikunci.
Hingga Kamis (5/9), tidak ada unggahan baru –termasuk permintaan maaf– di akun itu.
Di sisi lain, kanal YouTube pribadi Taeil yang dibuka pada Juni lalu kini kosong.
Seluruh video unggahan dihapus.
Setelah skandal Taeil terkuak, NCT 127 tetap melanjutkan promosi WALK – The 6th Album.
Meski demikian, fans mengamati, sejumlah personel terlihat emosional.
Saat bertolak dari Korea untuk event fan signing di Thailand, grup tersebut –minus Mark dan Haechan yang mengikuti agenda subunit NCT Dream di Benua Amerika– tidak berhenti untuk photo taking.
Mereka juga menunduk dan menghindari interaksi dengan fans.
Di fan meeting, Doyoung juga terlihat beberapa kali menahan tangis.
Selain itu, Haechan dan Mark secara tak langsung menanggapi keluarnya Taeil dari grup di laman Bubble.
Di akhir pekan lalu, Haechan berterima kasih kepada NCTzen –sebutan untuk fans NCT– dan meminta mereka terus mendukung grup bentukan SM Entertainment itu.
’’Tiga huruf ini: NCT, adalah segalanya bagiku. Itu adalah nama yang akan kulindungi beserta para member di dalamnya. Jadi semuanya, mohon jaga kami di masa mendatang. Dukung kami selalu dan tolong nantikan banyak hal dari kami. Sayangi kami. Aku akan selalu melakukan yang terbaik untuk musik dan penampilan yang apik," tulis maknae alias personel termuda NCT 127 yang juga tergabung di NCT Dream tersebut.
Sementara itu, di akun Bubble-nya, Mark meminta maaf karena jarang berbagi kabar di jejaring fans dan idola tersebut.
’’Aku tahu, kalian menunggu cukup lama. Aku memikirkan kalian juga, kok. Tapi, mencari waktu yang pas (untuk menyapa via Bubble) cukup sulit karena beberapa alasan," tulisnya.
Menurut dia, para penggemar tidak usah khawatir.
Sama seperti Haechan, dia juga meminta NCTzen terus mendukung NCT.
’’Mari menjadi lebih luar biasa bersama. Kalian semua benar-benar memberi banyak energi bagi kami. Terima kasih, imbuhnya. (fam/c7/len)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim