RADAR BOGOR - Bogor memiliki beragam wisata edukasi dan bersejarah, salah satunya Musem PETA. Di musem ini, pengunjung bisa menyaksikan jejak sejarah para pejuang Tanah Air.
Museum dan Monumen PETA (Pembela Tanah Air) berlokasi di Pabotan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat dan menjadi salah satu destinasi bersejarah yang layak untuk dikunjungi.
Museum PETA ini diresmikan pada tahun 1995 oleh Presiden Soeharto sebagai penghormatan terhadap perjuangan pasukan PETA dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga: Mengapa Gen Z Berisiko Menjadi Generasi Paling Miskin di Indonesia? Ini Penjelasan Lengkapnya
Sebelum memasuki museum PETA, kamu akan mendapatkan pengarahan dari pengelola museum, sebagaimana diunggah di Youtube Mpudz Al Afasy.
Hal ini penting untuk memahami aturan selama berada di dalam dan mendapatkan gambaran awal tentang koleksi yang akan kamu temui.
Museum ini terdiri dari dua bangunan utama, yakni di sisi kiri dan kanan.
Menelusuri Jejak Peninggalan Pasukan PETA, di bangunan pertama, kamu akan menemukan banyak peninggalan asli para pejuang PETA.
Salah satu koleksi menarik adalah pedang katana panjang yang digunakan oleh tentara PETA.
Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Dekat Stasiun Bogor yang Wajib Dicoba, Rasanya Enak Bikin Ketagihan
Pasukan ini dibentuk dan dilatih oleh tentara Jepang selama masa penjajahan, sehingga peralatan dan pakaian mereka sangat khas, mirip dengan tentara Jepang.
Miniatur dan patung tentara PETA yang lengkap dengan seragam dan pangkat pun dipamerkan di sini.
Ada juga koleksi yang menunjukkan atribut para jenderal, seperti tongkat komando, pedang, dan tanda bintang yang menandakan pangkat mereka.
Melihat koleksi ini membawa kita pada suasana perjuangan di masa lalu, bagaimana pasukan PETA dilatih untuk mempertahankan tanah air.
Di bangunan kedua terdapat koleksi senjata dan kisah perjuangan, di sinilah koleksi yang ditampilkan semakin beragam.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah senjata-senjata peninggalan pasukan PETA yang terawat dengan sangat baik.
Senjata-senjata ini sebagian besar berasal dari Jerman dan Inggris. Menariknya, beberapa senjata disebut masih aktif, meskipun teknologinya sudah usang.
Baca Juga: Waspada Hiperrealitas TikTok, Berikut Tips Menghadapi Dampak Buruknya
Ada juga koleksi tas-tas tempur, bom skala kecil, hingga replika tandu Panglima Besar Jenderal Sudirman yang digunakan ketika beliau memimpin perang gerilya melawan Belanda dalam kondisi sakit.
Koleksi ini tidak hanya menghadirkan cerita sejarah, tetapi juga menggambarkan semangat juang para pahlawan yang luar biasa.
Selain itu, museum ini juga memajang miniatur Presiden Soekarno saat mengibarkan bendera merah putih pertama kali setelah proklamasi.
Di antara koleksi yang dipamerkan, terdapat ratusan pucuk senjata yang memberikan gambaran nyata tentang persenjataan pada masa perjuangan.
Museum PETA di Bogor bukan hanya sekedar tempat untuk melihat peninggalan sejarah, tetapi juga ruang untuk belajar dan merenungkan semangat perjuangan para pahlawan.
Bagi kamu yang tertarik pada sejarah dan ingin mengenal lebih dekat jejak para Pembela Tanah Air, museum ini adalah destinasi yang wajib dikunjungi.
Jangan lupa untuk mengagendakan kunjungan ke museum ini bersama keluarga atau komunitas kamu.
Dengan demikian, generasi penerus dapat terus mengenang dan menghargai jasa para pahlawan bangsa.***
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim