RADAR BOGOR - Bagi sobat Radar Bogor yang mencari ketenangan dan keindahan alam, Lembah Batu Gunung Bunder bisa menjadi pilihan yang tepat.
Terletak di kawasan Bogor, Lembah Batu Gunung Bunder menawarkan pengalaman camping yang seru dengan pemandangan alam yang menakjubkan.
Untuk mencapai Lembah Batu Gunung Bunder, kamu perlu melewati jalan yang cukup menantang.
Rute yang umum dilalui adalah melalui Jalan Raya Pajajaran lalu menuju ke arah Dramaga.
Setelah itu, kamu akan melewati Institut Pertanian Bogor (IPB) dan terus mengikuti petunjuk jalan menuju Desa Cibuntu.
Sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi dan pastikan kendaraan kamu dalam kondisi prima, terutama jika musim hujan.
Jangan lupa untuk mengisi bahan bakar sebelum berangkat karena di sekitar lokasi wisata mungkin sulit menemukan SPBU.
Lembah Batu Gunung Bunder menawarkan berbagai fasilitas yang cukup lengkap untuk menunjang aktivitas camping kamu.
Tersedia berbagai pilihan spot untuk mendirikan tenda, baik di dekat sungai, sawah, atau di area yang lebih terbuka.
Jika kamu tidak membawa tenda sendiri, bisa menyewanya di lokasi.
Tersedia juga warung makan yang menyediakan berbagai jenis makanan dan minuman, dan area parkir yang cukup luas.
Selain berkemah, kamu juga bisa melakukan berbagai aktivitas menarik di Lembah Batu Gunung Bunder, seperti:
- Berenang: Nikmati kesegaran air sungai yang jernih.
- Trekking: Jelajahi keindahan alam sekitar dengan melakukan trekking.
- Camping: Habiskan malam di bawah langit penuh bintang sambil menikmati suasana alam yang tenang.
- Fotografi: Abadikan momen indah Anda dengan latar belakang alam yang menakjubkan.
Lokasi lengkap wisata ini ada di Kampung Rawa No.RT004 RW006, Gunung Bunder 2, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16697.
Lembah Batu Gunung Bunder adalah destinasi wisata yang cocok untuk melepas penat dari hiruk-pikuk kota dengan tiket masuk murah, hanya Rp15 ribu.
Dengan keindahan alam yang masih asri dan fasilitas yang cukup lengkap, Lembah Batu Gunung Bunder akan memberikan pengalaman camping yang tak terlupakan.***
Editor : Halimatu Sadiah