RADAR BOGOR - Wisata alam yang berada di daerah Kampung Wangun 2, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor ini unik.
Curug Mekar di Bogor bukan sekedar area wisata alam yang menenangkan dan menyejukkan, tapi juga keunikannya, bikin pengunjung betah.
Lokasinya berada dekat dengan jalan raya, hanya beberapa langkah sedikit saja dari parkiran. Pesona air terjun terlihat jelas
Dilansir Radar Bogor dalam kanal YouTube Jonggol Pelosok, pengunjung hanya berjalan tujuh langkah, sudah bisa lihat gratis.
Kalau sekadar melihat saja, biasanya masih belum cukup, kamu bisa menikmati jalur trekking yang terbuat dari tangga batu menuju area atas.
Hingga menikmati keindahan air terjun dari sisi berbeda sambil menikmati fasilitas yang tersedia, seperti: pemandian, camping, aula, penginapan, toilet.
Tiket masuk curug melalui anak tangga dikenakan Rp 15 ribu, sudah termasuk parkir. Kalau pengunjung bawa rombongan sampai sepuluh orang, ada potongan HTM.
Pengelola hanya menyediakan area untuk camping saja, sedangkan tenda serta perlengkapan lain bawa sendiri. Biayanya hanya Rp 35 ribu saja.
Sedangkan penginapannya dikenakan tarif Rp 350 ribu saja per malam, dilengkapi fasilitas sederhana.
Lokasi curug yang berada di dekat pinggir jalan raya Puncak berkelok, membuat fasilitas untuk nongkrong atau ngopi berada sebelum area parkir.
Warung benar-benar terlihat dari pinggir jalan, sebagai penanda letak Curug Mekar, meskipun sudah ada banner besar menggantung di antara pepohonan.
Jadi, kalau pengunjung hanya sekedar mampir ke warung untuk ngopi, sambil ngemil, diselingi lihat air terjun, bisa banget, cuma bayar parkir.
Walaupun menikmati pesona curug dari area parkir sudah menenangkan. Kamu bisa mendekat di bebatuan tempat aliran air dari curug juga, karena memang dekat banget sama parkiran.
Kalau datang waktu weekday gak begitu ramai, tapi untuk weekend umumnya penuh, karena harga sangat terjangkau.
Setiap hari buka mulai pukul tujuh pagi. Pengunjung sebaiknya menggunakan kendaraan roda dua, supaya lebih mudah saja saat parkir, meskipun muat juga untuk mobil.
Untungnya, jalan sekitar area wisata bukan tergolong padat, jadi gak sampai macet, malah syahdu, banyak pepohonan, hutan rindang.***
Editor : Eka Rahmawati