RADAR BOGOR - Puncak perayaan Hari Imlek 2025 atau Chinese New Year akan diselenggarakan lewat pagelaran budata terbesar di Kota Bogor.
Bogor Street Festival Cap Go Meh (BSF CGM) akan dilaksanakan pada 12 Februari 2025 di sepanjang Jalan Surya Kencana hingga Siliwangi.
Beragam acara pendukung wisata gratis ini juga sudah mulai direncanakan, seperti parade kebudayaan, bazar kuliner hingga sejumlah lomba.
Disebut-sebut sebagai Bazaar Rakyat, acara ini akan mulai dijalankan pada 1 hingga 9 Februari 2025 di Pelataran Vihara Dhanagun (Hok Tek Bio), Jalan Surya Kencana nomor 1 Kota Bogor.
Rangkaian acara yang dinantikan warga Bogor sekitarnya ini dimulai dari jam 08.00 pagi sampai 18.00 sore WIB.
Sejumlah stand kuliner nusantara dari Sabang sampai Merauke, kesenian dan pertunjukan budaya, serta produk lokal dan kerajinan tangan tersedia di sini.
Tidak hanya itu, banyak program yang akan dilaksanakan pada tanggal tersebut seperti, Lomba Mewarnai, Menggambar, dan kompetisi stand tenant terbaik.
Beragam pameran atau eksebisi juga ikut ditampilkan seperti Eksebisi Barongsai, Wushu, Senam Tao Kung, Tarian Tradisional, Paduan Suara dan Karaoke.
Bagi Sobat Bogor yang suka berlenggak-lenggok dan menari di panggung, bisa juga mengikuti Fashion Show, Modern Dance, dan Lomba Mojang & Jajaka CGM.
Para ibu juga bisa mengikuti kegiatan Demo Memasak. Sebagai hiburan ada penampilan Pengamen Shown dan dongeng untuk anak-anak.
Selain itu, ada pembagian 100 kacamata gratis untuk orang tua atau lanjut usia (lansia) di Vihara Dhanagun pada 3 Februari 2025.
Sebagai informasi Bogor Street Festival Cap Go Meh akan hadir kembali untuk warga Bogor dan sekitarnya pada tanggal 12 Februari 2025 jam 15.00 sampai 24.00 WIB.
Beragam pertunjukan seperti Parade Seni Budaya Nusantara, Liong - Barongsai, Marching Band, Ogoh-ogoh, Marawis, dan Ba Jia Jiang asal Taiwan akan ikut meramaikan acara ini.
Ketua Pelaksana BSF CGM Arifin Himawan mengatakan akan ada pengalihan arus lalu lintas selama acara berlangsung.
"Bagi pengendara kendaraan bermotor diimbau untuk menghindari rute festival," sebutnya.
Lebih lanjut, Arifin menyebutkan agar pengendara motor tidak memarkir kendaraan di jalur tersebut.
Editor : Siti Dewi Yanti