RADAR BOGOR - Wisata alam yang berada di daerah Babakan Banten, Sirnajaya, Sukamakmur, Bogor Timur ini totalitas untuk spot healing tipis-tipis, nama tempatnya Situ Cangkuang.
Situ Cangkuang lokasinya memang hidden gem banget, tapi pemandangan sekeliling masih asri, adem, dan banyak pepohonan, kalau nongkrong di sana pasti bakal betah.
Pihak pengelola telah menyediakan fasilitas staycation berupa glamping dan camping dengan tarif berbeda di sekeliling Situ Cangkuang.
Pengunjung yang menginap di sana bakal betah, karena pemandangannya langsung Situ Cangkuang dengan segala keindahannya.
Dikutip dari YouTube Jonggol Pelosok pada (24/2/2025), di Situ Cangkuang tersedia lebih dari tiga glamping kapasitas empat sampai lima orang.
Setiap glamping berjejer rapi di sekitar pinggir Situ, dengan warna krem serta model dek kayu (area teras) tegak berdiri di atas air.
Harga sewa terbilang murah meriah, mulai Rp400 ribu sampai Rp485 ribu, tergantung pilihan hari (weekday atau weekend).
Selain glamping, ada juga spot camping dengan biaya sewa tenda senilai Rp250 ribu, dengan segala fasilitasnya.
Harga tiket masuk Situ untuk kunjungan hanya Rp10 ribu, sementara untuk menginap dikenakan biaya Rp35 ribu.
Kalau pengunjung hanya sekedar wisata alam tipis-tipis, sambil nongkrong bareng teman atau sahabat, tersedia warkop yang menjual aneka minuman, makanan (ringan maupun berat).
Tempat nongkrongnya berupa saung atau gazebo yang natural banget, kalau mau menikmati udara bebas, ada beberapa spot outdoor estetik.
Meja dan kursi kayu berjejer rapi dekat Situ, desainnya beneran dari potongan batang kayu asli, jadi terasa banget vibes pedesaan tempo dulu.
Kalau kamu mau lebih estetik lagi, bisa nyobain duduk sambil makan dan minum di atas batu super besar yang ujungnya sudah dibuat rata, supaya bikin nyaman.
Harga menu warkop yang ada di Situ Cangkuang termasuk ramah dompet, mulai Rp5 ribu, sudah bisa menikmati view alam cantik tak terlupakan.
Spot wisata Situ Cangkuang ini buka setiap hari, jika ingin dating saat weekend sebaiknya dipagi hari agar kebagian tempat, karena weekend selalu ramai.***
Editor : Halimatu Sadiah