RADAR BOGOR - PHRI Kabupaten Serang, bekerja sama dengan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), telah menginisiasi strategi digital terpadu guna meningkatkan sektor pariwisata di Pantai Anyer dan Cinangka.
Langkah ini diambil PHRI sebagai respons terhadap perubahan perilaku wisatawan yang semakin bergantung pada teknologi digital dalam merencanakan perjalanan mereka.
Ketua PHRI Kabupaten Serang, Yurlena Rachman, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengadakan rapat dengan Disporapar untuk membahas konektivitas antara destinasi wisata utama, seperti Pantai Anyer dan Cinangka, dengan desa-desa wisata di sekitarnya, seperti Desa Cikolelet dan Padarincang.
Tujuannya adalah menciptakan ekosistem pariwisata yang saling terhubung dan mudah diakses oleh wisatawan melalui platform digital.
"Kami telah melakukan kunjungan ke desa-desa tersebut untuk mendapatkan masukan mengenai apa yang perlu dilakukan oleh desa, PHRI, dan pemerintah daerah. Selanjutnya, kami akan menjalin kerja sama antara desa wisata, PHRI, dan pemerintah daerah," kata Yurlena.
Strategi digital yang dirancang mencakup pengembangan platform online yang menampilkan informasi lengkap mengenai destinasi wisata, paket wisata, akomodasi, serta kegiatan budaya dan alam yang ditawarkan oleh desa-desa wisata.
Dengan demikian, wisatawan dapat dengan mudah merencanakan kunjungan mereka dan memperpanjang masa tinggal di kawasan tersebut.
Anas Dwi Satya Prasadya, Kepala Disporapar Kabupaten Serang, menyatakan bahwa membangun konektivitas ini sangat penting untuk mengembangkan desa wisata dan meningkatkan durasi kunjungan wisatawan ke Anyer.
Dia berharap konektivitas ini mampu membangun pariwisata di desa secara lebih berkembang dan konsisten dengan ikon dan kegiatan yang dijual, sehingga akan terjadi perubahan dengan inovasi yang baru sesuai dengan kearifan lokal yang akan menambah daya tarik pengunjung wisata.
Selain itu, PHRI berencana untuk memanfaatkan media sosial dan kampanye digital guna mempromosikan destinasi wisata di Anyer dan Cinangka.
Konten-konten menarik akan dibuat untuk menyoroti keindahan alam, kekayaan budaya, dan berbagai aktivitas yang dapat dilakukan oleh wisatawan di daerah tersebut.
Kerja sama ini juga melibatkan berbagai pihak, termasuk Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI).
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Serang dengan PHRI, ASITA, dan HPI dilakukan di Pendopo Bupati Serang pada Desember 2023.
Kesepakatan ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antara objek wisata utama dengan desa wisata, sehingga wisatawan tidak hanya menikmati keindahan pantai, tetapi juga dapat berwisata di pedesaan.
Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, menyatakan bahwa pihaknya akan melanjutkan MoU ini melalui kerja sama dengan PHRI, ASITA, HPI, Disporapar, dan dinas-dinas lainnya.
"Kami berharap dapat meningkatkan konektivitas objek wisata utama ke desa wisata dengan semangat MoU," tuturnya.
Yurlena menyatakan bahwa PHRI sangat mendukung konektivitas ini dengan memberikan saran dan masukan kepada desa wisata dalam mengembangkan wisata desa.
"Karena memerlukan waktu yang panjang, serta kontinuitas terhadap jasa atau produk wisata yang ditawarkan," ujarnya.
Strategi digital ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Anyer dan Cinangka dan memperpanjang durasi tinggal mereka, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Selain itu, keterlibatan komunitas lokal dalam pengelolaan dan promosi destinasi wisata melalui platform digital ini diharapkan dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan pelestarian budaya lokal.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, PHRI, dan komunitas lokal menjadi kunci sukses dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan di kawasan Anyer dan Cinangka.
Dengan adanya sinergi antara berbagai pihak dan pemanfaatan teknologi digital, diharapkan pariwisata Anyer dan Cinangka dapat bangkit kembali dan menjadi destinasi unggulan yang menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. (***)
Penulis: Sholihatun Nur Khasanah/Magang-Unpak
Editor : Yosep Awaludin