RADAR BOGOR - Di kawasan Telaga Saat terdapat sebuah camping ground bernama Pagayo Camp, yang mulai mencuri perhatian para pecinta alam dan kegiatan luar ruang.
Berada di kaki Gunung Salak, Pagayo Camp menawarkan pengalaman berkemah yang berbeda.
Berada di dataran tinggi, Pagayo Camp menyuguhkan suasana sejuk khas pegunungan, lengkap dengan lanskap kebun teh yang menghijau dan udara segar yang menyejukkan pikiran.
Perjalanan menuju Pagayo Camp dimulai dari loket masuk Perkebunan Teh dan Telaga Warna, dengan biaya tiket sebesar Rp25 ribu per orang.
Untuk menuju area camping, pengunjung akan melewati jalur yang membelah hamparan kebun teh, dikelilingi pepohonan tinggi dan suara alam yang menenangkan.
Setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit dari loket, pengunjung akan sampai di area camping yang dikelilingi kabut tipis dan hawa dingin yang menyegarkan.
Pagayo Camp membebankan biaya camping sebesar Rp75 ribu per orang, yang sudah termasuk lahan tenda dan parkir kendaraan.
Fasilitas di tempat ini pun cukup lengkap, tersedia area mendirikan tenda yang luas, toilet bersih, dan bahkan dapur bersama bagi pengunjung yang tidak membawa perlengkapan masak sendiri.
Keunggulan lainnya adalah pemandangan langsung ke Gunung Gede Pangrango dan Gunung Salak, terutama indah saat matahari terbit atau terbenam.
Bagi camper modern yang membutuhkan pasokan listrik, tempat ini juga cocok digunakan bersama pembangkit listrik portable.
Saat pagi hari tiba, suasana camping semakin memukau, pemandangan kebun teh yang luas berpadu dengan langit pagi yang bersih menciptakan nuansa yang sulit dilupakan.
Area camping juga cocok untuk berbagai ukuran tenda, mulai dari yang kecil hingga besar.
Keindahan dan ketenangan alam yang ditawarkan membuat Pagayo Camp layak menjadi salah satu destinasi camping favorit di kawasan Puncak.
Bagi pencinta alam yang ingin beristirahat dari hiruk pikuk kota, Pagayo Camp menawarkan solusi sempurna yang dekat dengan alam, nyaman, dan menyegarkan, info lebih lengkap kamu bisa kunjungi Instagram @pogayocamp.***
Editor : Halimatu Sadiah