RADAR BOGOR - Sejati Camp and Resort, yang sebelumnya dikenal sebagai resort dengan fasilitas vila dan bungalow, kini telah dibuka secara umum sebagai area camping ground.
Camping di Sejati Camp menjadi pengalaman yang ikonik karena lokasinya langsung menghadap ke Gunung Salak.
Pemandangan pegunungan yang menawan dipadukan dengan hawa sejuk, bahkan bisa mencapai suhu 19 derajat Celsius pada malam hari, menawarkan suasana alam yang menyegarkan dan menenangkan selama berlibur di Sejati Camp and Resort.
Fasilitas di Sejati Camp tergolong lengkap dan ramah keluarga, mulai dari kolam renang dengan pemandangan langsung ke Gunung Salak, restoran dan kafe, area bermain anak, toilet bersih, sambungan listrik, hingga tempat mencuci piring.
Selain itu, terdapat juga mushola serta area khusus untuk campervan, glamping, dan tenda pribadi, menjadikan tempat ini pilihan yang ideal untuk berbagai jenis pengunjung.
Pengunjung juga bisa memilih menginap di villa dengan nuansa bambu yang menyatu dengan alam.
Sejati Camp menawarkan tarif camping yang terjangkau, yakni Rp50 ribu per orang pada weekdays dan Rp75 ribu per orang pada weekend.
Anak-anak di bawah usia enam tahun tidak dikenakan biaya.
Bagi yang membawa campervan, tersedia lahan kavling seluas 7x6 meter dengan tarif Rp300 ribu per malam.
Untuk pengunjung yang menginginkan kenyamanan lebih, tersedia beberapa pilihan akomodasi.
Vila bambu dengan satu kamar dibanderol Rp500 ribu per malam saat weekdays dan Rp750 ribu saat weekend, sementara vila dua kamar dikenakan Rp750 ribu dan Rp1 juta masing-masing untuk weekdays dan weekend.
Tak ketinggalan, opsi glamping juga tersedia dalam bentuk dome iglo dengan tarif Rp1,2 juta per malam di hari biasa, Rp1,5 juta untuk malam Jumat, dan Rp1,7 juta saat malam Sabtu.
Sejati Camp and Resort, dengan suasana alami, fasilitas lengkap, dan pemandangan Gunung Salak, cocok untuk liburan keluarga yang ingin menikmati alam dengan nyaman.
Tak heran jika Sejati Camp and Resort kini menjadi salah satu pilihan favorit untuk camping di wilayah Bogor.***
Editor : Halimatu Sadiah