RADAR BOGOR - Trizara Resort di kawasan Lembang, Bandung, hadir dengan konsep glamping yang menawarkan suasana alam dan kenyamanan.
Trizara Resort merupakan salah satu pelopor glamping di kawasan Bandung sebelum konsep ini populer di berbagai daerah.
Saat ini, Trizara Resort memiliki unit kabin terbaru bernama Zana Cabin yang cocok untuk healing dan staycation.
Kabin ini dirancang dengan desain estetik dan dilengkapi fasilitas lengkap untuk kenyamanan maksimal para pengunjung.
Akses menuju lokasi bisa melalui jalur alternatif dari tol Padalarang yang lebih lancar dibanding jalur Pasteur.
Meski jalannya sempit dan menanjak, pengunjung masih bisa melintas dengan mobil pribadi hingga area parkir yang luas.
Area parkir yang disediakan cukup menampung kendaraan dan dijaga petugas keamanan untuk menjamin kenyamanan tamu.
Proses check-in dilakukan di lobi utama yang langsung menghadap panorama Gunung Tangkuban Perahu dari kejauhan.
Selama menunggu proses registrasi, tamu bisa menikmati welcome drink dan suasana hangat dari area resepsionis.
Setelah check-in, tamu akan diantar menuju kabin menggunakan kendaraan mini Rubicon yang tersedia di area resor.
Zana Cabin memiliki kapasitas maksimal hingga enam orang dengan fasilitas seperti sofa bed dan extra bed tambahan.
Kamar kabin dilengkapi jendela besar untuk menikmati sunrise langsung dari ranjang setiap pagi hari yang cerah.
Interiornya menghadirkan nuansa hangat dengan smart TV, sofa, serta pencahayaan alami yang masuk dari sisi jendela.
Koneksi internet standar disediakan dengan kecepatan sekitar 10 Mbps untuk menunjang aktivitas digital pengunjung.
Setiap kabin memiliki dapur pribadi lengkap dengan kompor, peralatan masak, kulkas, dan satu unit toilet tambahan.
Pengunjung bisa memesan paket barbeque seharga Rp650.000 untuk empat orang dengan sistem self-service memasak sendiri.
Suasana malam hari di balkon kabin menyuguhkan city light dan hawa sejuk khas Lembang yang membuat suasana syahdu.
Suhu di dalam ruangan berkisar 22 derajat Celcius, cukup sejuk tanpa pendingin ruangan, meskipun AC tetap tersedia.
Pagi hari disambut pemandangan kabut, Gunung Tangkuban Perahu, Gunung Putri, dan perbukitan hijau di kejauhan.
Total ada enam unit Zana Cabin di area resor yang membuat suasana lebih tenang dan tidak terlalu ramai pengunjung.
Sarapan tersedia di restoran utama dengan berbagai pilihan makanan dari omelet, bubur ayam, hingga lontong sayur.
Lontong sayur di sini memiliki kuah kaldu gurih, berbeda dari lontong sayur santan khas Betawi pada umumnya.
Fasilitas lain yang tersedia antara lain area bermain anak, mini playground, area gameboard, dan tempat api unggun.
Playroom tersedia dengan biaya tambahan, sedangkan area raket, bola, dan congklak dapat dipinjam secara gratis.
Pengunjung juga bisa mencoba aktivitas ATV yang disewakan seharga Rp200.000 untuk durasi bermain selama 20 menit.
Meski tidak memiliki kolam renang, resor ini tetap menyuguhkan banyak pilihan aktivitas yang ramah untuk keluarga.
Trizara Resort juga menyediakan ruang berkumpul seperti gazebo dan taman terbuka yang cocok untuk acara komunitas kecil.
Kondisi kamar pada siang hari memperlihatkan pencahayaan maksimal dan view langsung ke perbukitan hijau sekeliling.
Dapur dilengkapi dispenser air galon, kompor, teko, serta sabun dan spons untuk mencuci peralatan masak.
Kamar mandi tersedia di setiap lantai dengan fasilitas air hangat, toilet, dan kelengkapan standar lainnya.
Harga menginap di Zana Cabin berkisar Rp4.250.000 per malam untuk kapasitas empat hingga enam orang.
Sedangkan harga menginap Trizara Resort mulai dari Rp900 ribuan permalam.
Trizara Resort juga menyediakan menu makanan berat di restoran dengan harga yang masih terjangkau.
Menu spesial seperti soto Bandung menggunakan daging tenderloin dan soto ayam dari dada ayam potong bulat tersedia.
Trizara Resort menjadi pilihan tepat untuk liburan keluarga yang mencari kenyamanan, pemandangan, dan pengalaman alam.
Alamat lengkap Trizara Resort ini ada di Jl. Pasir Wangi, Gudangkahuripan, Kec. Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40391.***
Editor : Eli Kustiyawati