RADAR BOGOR - Gunung Kelir, yang berada di perbatasan antara Kabupaten Semarang dan Magelang, menjadi salah satu destinasi pendakian favorit di Jawa Tengah.
Salah satu jalur yang kini ramai digunakan adalah Jalur Kubang, sebuah rute yang dikenal dengan aksesnya yang relatif singkat namun tetap menawarkan pengalaman mendaki Gunung Kelir yang berkesan.
Basecamp Jalur Kubang, yang terletak di Pos E6, menjadi titik awal pendakian Gunung Kelir.
Dari basecamp ini, pendaki hanya membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 45 menit untuk mencapai puncak, tergantung kecepatan dan kondisi fisik masing-masing.
Ketinggiannya sendiri berada di sekitar 1.300 meter di atas permukaan laut (mdpl), cukup bersahabat untuk pendaki pemula maupun keluarga.
Meski jalurnya pendek, jangan anggap remeh rintangan yang ada, pendaki harus melewati area berbatu, jalur persawahan milik warga, hingga tanjakan yang cukup curam.
Namun semuanya terbayar lunas ketika sampai di atas. Dari puncak Gunung Kelir, pendaki bisa menikmati panorama indah Gunung Slamet yang terlihat di kejauhan, serta lanskap alam hijau yang memanjakan mata.
Tiket registrasi pendakian melalui Jalur Kubang terjangkau, yaitu Rp5 ribu per orang dan Rp5 ribu untuk parkir motor.
Jalurnya sudah dilengkapi dengan plakat penunjuk arah sehingga memudahkan pendaki untuk mencapai puncak tanpa risiko tersesat.
Terdapat pula beberapa pos istirahat selama perjalanan menuju atas.
Selain keindahan alam, suasana akrab di basecamp juga menjadi daya tarik tersendiri.
Informasi tata tertib dan nomor kontak darurat pun tersedia untuk memastikan keselamatan seluruh pengunjung Gunung Kelir.
Dengan jarak tempuh yang singkat, suasana asri, serta pemandangan yang menakjubkan, Gunung Kelir via Jalur Kubang sangat cocok bagi siapa pun yang ingin merasakan sensasi mendaki tanpa harus menempuh medan berat. ***
Editor : Halimatu Sadiah