RADAR BOGOR – Ingin merasakan petualangan bawah laut epik, lengkap dengan atraksi interaktif dan hiburan spektakuler? Jakarta Aquarium & Safari (JAQS) siap menyuguhkan pengalaman luar biasa di jantung Kota Jakarta.
Beroperasi sejak Oktober 2017, Jakarta Aquarium & Safari berada dalam kompleks Neo Soho di Jalan Letjen S. Parman, menjadikannya wisata akuarium indoor terbesar di Indonesia.
Dibangun melalui kolaborasi antara Taman Safari Indonesia dan Aquaria KLCC Malaysia, wahana ini menampilkan lebih dari 3.500 spesies, termasuk ikan-ikan air laut, reptil, mamalia mini, hingga serangga, dengan total lebih dari 600 jenis satwa.
Destinasi seluas ±1 hektare ini terbagi ke dalam 12–13 zona tematik yang menyuguhkan beragam ekosistem, mulai dari zona laut dalam (Diving Deep) hingga hutan tropis (Rainforest of Indonesia). Termasuk area interaktif seperti Touch and Find serta Nursery of the Sea.
Tak hanya melihat-lihat, di sini pengunjung dapat:
• Menyaksikan pertunjukan mermaid teatrikal dalam Pearl of the South Sea Show.
• Menyentuh ikan dan bintang laut di Touch Pool.
• Mengikuti SeaTrekking serta memberi makan penguin dan berang-berang.
• Menyelam sambil melihat hiu melalui simulasi (premium ticket).
JAQS menghadirkan hiburan sekaligus edukasi satwa lewat penjelasan informatif, interaksi langsung, dan pertunjukan yang menumbuhkan kesadaran akan pelestarian alam.
Pilihan tiket tersedia dua jenis:
• Regular: Untuk semua pengunjung, mencakup pertunjukan dan edukasi dasar.
• Premium: Tambahan akses 5D simulator, merchandise, kemudahan akses masuk-keluar, serta pengalaman eksklusif seperti mermaid meet & greet.
Fasilitasnya lengkap, mulai dari restoran Pingoo untuk makan sambil ditemani penguin, restroom ramah keluarga, Wi-Fi, area suvenir, hingga ruang acara edukasi khusus.
Jakarta Aquarium & Safari bukan sekadar wahana wisata. Ini adalah zona magis bagi pencinta biota air dan darat, tempat edukasi melebur dengan hiburan.
Cocok untuk keluarga, pasangan, hingga acara perusahaan, terutama bagi yang ingin belajar sambil bersenang-senang.***
Editor : Eli Kustiyawati