RADAR BOGOR - Lembang dengan udaranya yang sejuk, terdapat lahan lahan hijau yang ditanam dengan berbagai tumbuhan pertanian dan perkebunan. Nabila Farm namanya.
Nabila Farm merupakan tempat wisata edukasi yang memperkenalkan mulai dari proses penanaman bibit hingga panen hasil.
Tempat wisata ini didirikan pada 2017 oleh almarhum Bapak Wahyu, Nabila Farm ini dibangun bukan hanya sekadar kebun pertanian modern semata, melainkan bapak wahyu ingin tempat ini menjadi wadah dalam menumbuhkan semangat bertani untuk generasi muda.
Baca Juga: BI Dorong Ekonomi Syariah Jadi Kekuatan Baru Nasional
Kini, tempat wisata tersebut diwariskan kepada putrinya yang bernama Nabila Putri Nawahyu. Berdasarkan youtube Petik Hasil, Nabila mengenang almarhum ayahnya dengan mengingat nasihatnya.
"Papah selalu bilang kalau kita tidak bercocok tanam, kita tidak menanam, maka tidak ada yang bisa dituai. Itu berlaku bukan hanya di pertanian, tapi juga dalam kehidupan" ucapnya.
Awalnya, Nabila Farm hanya berfokus terhadap budidaya tumbuhan secara hidroponik, hasil sayur yang ditanam yaitu selada keriting, bayam, dan cabai.
Baca Juga: BI Dorong Ekonomi Syariah Jadi Kekuatan Baru Nasional
Namun seiring berjalannya waktu, mereka mengembangkan usaha dengan menanam buah-buahan seperti alpukat, jeruk, lemon, dan konyal.
Selain itu, mereka juga mengelola berbagai jenis bunga, seperti anggrek, kaktus, sukulen, hingga bunga matahari.
Pada wawancaranya nabila menjelaskan bahwa selain menjadi tempat roduksi tumbuhan, nabila farm juga menjadi tempat belajar di luar untuk anak-anak TK dan SD dalam mengenal dunia pertanian sejak dini.
Akun dengan nama edukidzment menjelaskan bagaimana nabila farm menjadi wadah untuk mengedukasi anak-anak dalam mengenal tumbuhan melalui proses penanamannya hingga hasil panen.
Selain itu, tempat ini dilengkapi dengan wahana seperti flying fox dan playground, menangkap ikan, memberi makan hewan ternak dan padel boat.
Nabila melihat setiap anak yang datang adalah harapan baru untuk masa depan pertanian Indonesia.
Ia percaya, bahwa untuk melahirkan petani muda adalah dengan menumbuhkan rasa cinta terhadap tumbuhan sejak dini.
"Kalau mereka datang belajar dan tertarik, berarti pesan dari almarhum papa sudah tersampaikan" ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Jangan takut untuk memulai memberi, karena suatu hari nanti, kalian juga akan menikmati buahnya. Itulah kata-kata yang disampaikan oleh Nabila selaku pemilik Nabila Farm.
Setiap bibit yang tumbuh di tanah lembang, tersimpan harapan yang sama, harapan agar cinta kepada alam dan tumbuhan tak pernah punah, sehingga generasi muda dapat menanam dengan hati. (Yumna/SV IPB)
Editor : Yosep Awaludin