RADAR BOGOR – Agrowisata Gunung Mas menawarkan pengalaman healing dan liburan seru di tengah perkebunan teh.
Hamparan tanaman teh dengan latar Gunung Pangrango akan menghilangkan kepenatan dari aktivitas kota.
Di sini waktu serasa berhenti. Tak ada yang namanya deadline kerja, tugas sekolah, ataupun beban rumah tangga. Hanya satu kata: Healing!
Area Agrowisata Gunung Mas populer dengan sebutan Gunung Mas Puncak atau Gunung Mas Bogor.
Untuk tiketnya, ada dua jenis, yaitu tiket masuk area wisata dan tiket masing-masing wahana.
Harga tiket masuk Agrowisata Gunung Mas Rp15.500 per orang (hari kerja) dan Rp20.000 per orang (akhir pekan). Waktu berkunjung pukul 06.00–18.00 WIB.
Di objek wisata ramah lingkungan ini, wisatawan bisa memilih berdiam diri menikmati keindahan alam atau beraktivitas seru yang memacu adrenalin.
Pantang merenungi nasib ketika berhadapan dengan Rainbow Slide. Menjelmalah jadi salah satu Care Bear yang meluncur di pelangi.
Ada yang berani memakai kostum Care Bear dan melintasi Rainbow Slide? Pasti viral! Walau kepanasan karena kostum, itu harga mati yang harus dibayar.
Harga Rainbow Slide Rp25.000 untuk sendiri. Jika berdua (tandem), harganya Rp35.000.
Ketika tiba di ujung bawah Rainbow Slide, hamparan kebun teh siap menyambut. Hijaunya daun teh sungguh memanjakan mata.
Semilir angin (bukan AC) menyejukkan hati. Ah, mengapa baru sekarang healing ke Agrowisata Gunung Mas?
Jika pengunjung sudah membayar tiket masuk, maka tidak wajib masuk wahana. Inilah asyiknya berpiknik di area tersebut: menggelar tikar, menyantap bekal, dan menikmati udara sejuk perkebunan teh.
Yang memiliki anggaran lebih bisa menginap di cottage Rumah Kayu Pangrango seharga Rp1,15 juta (hari kerja) dan Rp1,65 juta (akhir pekan).
Fasilitasnya meliputi dua kamar, satu toilet, satu dapur, satu televisi, empat porsi sarapan, dan amenities (perlengkapan mandi).
Pilihan lainnya adalah glamping, menginap di tengah perkebunan teh dengan udara sejuk.
Fasilitas glamping meliputi tempat tidur, kursi, toilet, dan area api unggun kecil. Desainnya mirip tenda suku Mongolia yang tinggal di gurun.
Untuk Oktober 2025, tersedia paket spesial glamping dan dua tiket kereta gantung dengan harga promo Rp810.000 dari harga normal Rp942.000.
Tersedia juga riverside camping, serunya berkemah di tepi sungai bersama keluarga atau sahabat sambil menikmati melodi alam.
Gemericik air sungai, desahan angin di antara dedaunan teh, dan kicauan burung pelatuk terdengar sayup-sayup.
Promo Oktober 2025 untuk hari kerja (Senin–Kamis) sebagai berikut:
• Riverside Saga Rp600.000 per malam dari harga normal Rp798.000.
• Riverside Akasia Rp700.000 per malam dari harga normal Rp838.000.
Keduanya mendapat fasilitas free barbeque.
Satu tenda dilengkapi toilet, colokan listrik, kasur, bantal, dan selimut. Disediakan pula amenities seperti handuk, sandal, sabun, sampo, sikat gigi, dan pasta gigi. Di sekitar area ini ada penyewaan kuda untuk berkeliling kebun teh serta kolam renang.
Di depan tenda mengalir sungai. Jika arus sedang kecil, pengunjung bisa bermain air atau perang air bersama teman.
Wisata olahraga yang bisa dilakukan adalah Tea Walk. Dengan Rp30.000, pengunjung mendapat fasilitas pemandu wisata dan welcome drink.
Untuk bernostalgia ke masa kolonial saat perkebunan teh dikelola Van Meneer, wisatawan bisa menyewa kuda di Agro Shaddle House.
Di Gunung Mas Tea Bridge, abadikan momen dengan berfoto di tengah bentangan tanaman teh. Spot ini instagrammable dengan lanskap Gunung Pangrango.
Lokasi terbaik untuk berfoto adalah di atas jembatan kayu di tengah kebun teh, sebaiknya pagi hari agar belum ramai.
Harga tiket jembatan kayu Rp10.000, sedangkan jembatan kayu plus kaca Rp25.000.
Banyak aktivitas pemacu adrenalin seperti flying fox, kereta gantung, go-kart, dan off-road.
Terdapat empat jenis off-road, yaitu off-road ATV 150 cc, off-road ATV 450 cc, off-road Komodo, dan off-road Can-Am.
Bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi berlumpur sendirian atau berdua, bisa mencoba off-road ATV 150 cc atau 450 cc.
Harganya Rp210.000 (hari kerja) dan Rp260.000 (akhir pekan) untuk 150 cc, serta Rp360.000 (hari kerja) dan Rp460.000 (akhir pekan) untuk 450 cc.
Jika ingin lebih menantang, off-road Komodo pilihan tepat. Jalurnya sepanjang 6 km melintasi perkebunan teh dan hutan, dengan dua spot foto menarik. Harganya Rp410.000 (hari kerja) dan Rp610.000 (akhir pekan).
Sensasi off-road Can-Am benar-benar next level! Ekstrem dan penuh euforia, melintasi jalur air serta lumpur bersama rekan seperjuangan.
Teriakan lepas saat kendaraan berbelok tajam memacu adrenalin dan menghapus segala resah.
Promo Oktober 2025: Can-Am Rp810.000 dari harga normal Rp1,21 juta (hari kerja) dan Rp1,01 juta dari harga normal Rp1,21 juta.
Wahana adrenalin yang ramah anak (kid-friendly) juga tersedia, seperti mini jeep (hari kerja Rp90.000 dan akhir pekan Rp110.000), serta bumper boat, perahu berbentuk bom-bom car dengan pistol air. Seru untuk perang air! Harganya Rp80.000 (hari kerja) dan Rp100.000 (akhir pekan).
Pengunjung juga bisa menyewa sepeda listrik atau Papa Skuter.
• Sepeda listrik roda dua: Rp25.000 (hari kerja), Rp30.000 (akhir pekan).
• Sepeda listrik roda tiga: Rp30.000 (hari kerja), Rp35.000 (akhir pekan).
• Papa Skuter: Rp100.000 (hari kerja), Rp120.000 (akhir pekan).
Anak-anak juga bisa bermain golf di mini golf dengan harga Rp40.000 (hari kerja) dan Rp50.000 (akhir pekan). Di Mini Zoo, mereka dapat bermain dengan kelinci dan hewan lainnya.
Lokasi:
Agrowisata Gunung Mas beralamat di Jalan Raya Puncak Km 87, Tugu Selatan, Cisarua, Kota Bogor, Jawa Barat.
Tantangan utama bisnis pariwisata ini adalah infrastruktur dan kemacetan menuju lokasi wisata.***
Editor : Eli Kustiyawati