RADAR BOGOR - Wilayah Jakarta Pusat menyimpan banyak cerita sejarah yang masih bertahan hingga kini.
Salah satunya adalah Kwitang, sebuah kawasan legendaris di Kecamatan Senen yang pernah menjadi pusat aktivitas intelektual dan pergerakan pemikiran anak muda pada masanya.
Bagi yang datang dari arah Salemba, kawasan ini mudah dikenali karena letaknya tidak jauh dari sejumlah bangunan bersejarah.
Salah satu titik penting di wilayah ini adalah kawasan sekitar Museum Sumpah Pemuda, tempat bersejarah yang menjadi saksi pengakuan para pemuda terhadap satu identitas bangsa, satu tanah air, dan satu bahasa, yaitu Indonesia.
Jejak Sumpah Pemuda dan Lahirnya Kesadaran Bangsa
Di kawasan inilah semangat persatuan pernah ditegaskan. Pada masa sebelum kemerdekaan, perbedaan suku dan bahasa menjadi tantangan besar.
Namun, melalui peristiwa Sumpah Pemuda, generasi muda kala itu menyatukan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa.
Nilai sejarah tersebut masih terasa hingga sekarang dan menjadi alasan kawasan ini memiliki makna penting dalam perjalanan Indonesia.
Kwitang, Pusat Buku Bekas Legendaris Jakarta
Tak jauh dari area bersejarah tersebut, Kwitang juga dikenal sebagai surga buku bekas Jakarta.
Sebelum era ponsel pintar dan mesin pencari internet merajalela, kawasan ini menjadi rujukan utama bagi pelajar, mahasiswa, dan pencari ilmu.
Berbagai jenis buku bisa ditemukan, mulai dari buku sejarah, sastra, filsafat, hingga referensi langka yang sudah tidak dicetak lagi.
Menariknya, tidak hanya buku lama yang tersedia. Beberapa toko juga menyediakan buku terbitan baru dengan harga yang relatif terjangkau.
Koleksi di kawasan ini dikenal sangat beragam, bahkan ada buku-buku langka yang sulit ditemukan di tempat lain.
Dulu Ramai, Kini Mulai Sepi
Pada masa jayanya, Kwitang selalu ramai dikunjungi anak kampus dan pelajar. Kawasan ini menjadi tempat berburu referensi sekaligus ruang diskusi informal.
Namun, seiring perubahan zaman dan pergeseran ke sumber digital, jumlah pengunjung kini tidak seramai dulu.
Meski begitu, Kwitang tetap memiliki daya tarik tersendiri. Nuansa klasik, deretan lapak buku, dan atmosfer intelektual masa lalu masih terasa kuat bagi siapa pun yang berkunjung.
Destinasi Edukatif di Tengah Jakarta
Kwitang bukan sekadar tempat membeli buku, tetapi juga destinasi edukatif yang menyimpan nilai sejarah dan budaya.
Mengunjungi kawasan ini berarti menelusuri jejak pemikiran generasi terdahulu sekaligus menghidupkan kembali tradisi membaca dan mencari ilmu secara langsung.
Bagi yang ingin merasakan suasana Jakarta tempo dulu, berburu buku langka, atau sekadar mengenal sejarah Sumpah Pemuda lebih dekat, Kwitang bisa menjadi pilihan menarik yang patut dikunjungi kembali.***
Editor : Eli Kustiyawati