
RADAR BOGOR - Kawasan Geopark Ciletuh, Pelabuhanratu menjadi salah satu destinasi unggulan Indonesia yang berhasil mencuri perhatian dunia.
Terletak di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kawasan ini tidak hanya menawarkan panorama alam yang memukau, tetapi juga menyimpan jejak sejarah geologi bumi yang luar biasa.
Keindahan dan keunikan yang dimiliki Geopark Ciletuh bahkan membuatnya resmi diakui sebagai bagian dari jaringan UNESCO Global Geopark sejak tahun 2018.
Baca Juga: Kabar Penting, Peserta yang Lolos SNBP 2026 Dilarang Ikut Seleksi Jalur Mandiri Tahun Ini dan Jalur UTBK hingga 2028
Dilansir dari bappeda.jabar.go.id, pengakuan tersebut ditetapkan dalam sidang Executive Board UNESCO ke-204 di Paris, Prancis, yang menyetujui kawasan ini sebagai geopark kelas dunia tanpa perdebatan.
Lanskap Alam yang Lengkap dan Memukau
Geopark Ciletuh dikenal sebagai kawasan terpadu yang menggabungkan keindahan geologi, keanekaragaman hayati, dan kekayaan budaya dalam satu wilayah.
Dengan luas mencapai sekitar 128 ribu hektare, kawasan ini mencakup delapan kecamatan di Sukabumi.
Baca Juga: Hujan Deras Picu Longsor dan Pergerakan Tanah di Rumpin Bogor, Warga Mengungsi dan Rumah Rusak Parah
Bentang alamnya sangat beragam, mulai dari pegunungan, perbukitan batuan purba, air terjun megah, hingga pantai yang langsung menghadap Samudra Hindia.
Beberapa destinasi populer yang sering menjadi incaran wisatawan antara lain:
• Puncak Darma (titik tertinggi dengan panorama teluk)
• Curug Cimarinjung dan Curug Awang (air terjun ikonik)
• Pantai Palangpang dan Palabuhanratu
• Bukit Panenjoan sebagai spot foto favorit
Baca Juga: Jelang Laga Semen Padang vs Persib Bandung Hari Ini, Inilah Tekad Beckham Putra dan Adam Alis
Keunikan lanskap ini menjadi salah satu alasan utama UNESCO memberikan pengakuan global, karena kawasan ini memiliki kombinasi geodiversity, biodiversity, dan cultural diversity yang kuat.
Jejak Sejarah Bumi yang Mendunia
Tidak hanya indah, Geopark Ciletuh juga memiliki nilai ilmiah tinggi.
Kawasan ini diyakini sebagai salah satu lokasi penting yang merekam proses terbentuknya Pulau Jawa jutaan tahun lalu, melalui pertemuan lempeng samudra dan benua.
Baca Juga: Jelang Laga Semen Padang vs Persib Bandung Hari Ini, Inilah Tekad Beckham Putra dan Adam Alis
Fenomena geologi tersebut menjadikan Ciletuh sebagai “laboratorium alam” yang menarik perhatian para peneliti dan akademisi.
Bahkan, proses penetapannya sebagai geopark dunia tergolong cepat dibandingkan kawasan lain, hanya membutuhkan waktu sekitar tiga tahun sejak menjadi geopark nasional.
Perpaduan Alam dan Budaya Lokal
Selain kekayaan alam, Geopark Ciletuh juga mempertahankan budaya Sunda yang masih kental.
Baca Juga: Longsor Tebing di Gunung Sindur Kabupaten Bogor, 4 Rumah Warga Terancam
Masyarakat lokal turut dilibatkan dalam pengembangan kawasan, mulai dari pengelolaan homestay, desa wisata, hingga produk ekonomi kreatif.
Dalam proses evaluasi ulang oleh UNESCO pada tahun 2025, para evaluator internasional bahkan terkesan dengan keterlibatan masyarakat lokal serta keberagaman budaya yang tetap terjaga di tengah pengembangan pariwisata.
Hal ini menunjukkan bahwa Geopark Ciletuh bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga contoh keberhasilan pengelolaan kawasan berbasis komunitas.
Potensi Wisata Kelas Dunia
Sejak mendapatkan status UNESCO Global Geopark, kawasan ini terus dikembangkan menjadi destinasi wisata berkelas internasional.
Baca Juga: Pembaruan DTSEN Dipercepat 10 April 2026, KPM Bansos Segera Cek Desil Lewat Aplikasi Resmi Kemensos
Pemerintah daerah dan pusat juga terus meningkatkan infrastruktur, akses jalan, serta fasilitas pendukung lainnya untuk menarik lebih banyak wisatawan.
Dengan kombinasi keindahan alam, nilai edukasi, dan kekayaan budaya, Geopark Ciletuh menjadi salah satu ikon pariwisata Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global.
Geopark Ciletuh bukan sekadar tempat wisata biasa.
Ia adalah potongan sejarah bumi yang hidup, sekaligus bukti bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam yang diakui dunia.
Baca Juga: 10 Ribu Tiket Habis Jelang Laga Semen Padang vs Persib Bandung, Marc Klok Merasa Sangat Termotivasi
Dari tebing purba hingga deburan ombak Samudra Hindia, setiap sudutnya menyimpan cerita yang layak untuk dijelajahi.
Bagi para pencinta alam dan petualangan, mengunjungi Geopark Ciletuh berarti menyaksikan langsung keajaiban dunia tanpa harus pergi ke luar negeri.***