RADAR BOGOR - Galeri Indonesia Kaya kembali menghadirkan rangkaian pertunjukan budaya yang bisa dinikmati secara gratis sepanjang April 2026.
Berlokasi di Grand Indonesia, West Mall lantai 8, Jakarta Pusat, ruang pertunjukan dari Galeri Indonesia Kaya ini menawarkan pengalaman menonton yang tidak biasa.
Bukan hanya sekadar hiburan, setiap pertunjukan juga menghadirkan cerita, nilai budaya, hingga sentuhan artistik yang terasa dekat sekaligus reflektif.
Berdasarkan informasi dari Instagram @indonesia_kaya, sejumlah pertunjukan telah dijadwalkan sepanjang bulan ini.
Di antaranya Bukan Kartini dari Wulangreh Omah Budaya yang akan digelar pada 4 April 2026, disusul Makkunrai Nusantara oleh Kinarya GSP pada 11 April 2026.
Memasuki pertengahan bulan, ada Close Friends karya Shafiq Husein dan Ufa Sofura pada 18 April 2026, serta “Dapur Sumur Tutur” oleh Putri Ayudya pada 25 April 2026.
Baca Juga: Bikin Heboh! Pratama Arhan Lulus S1 dengan Ijazah Blockchain Pertama di Indonesia
Seluruh pertunjukan ditampilkan dalam dua sesi, yakni pukul 15.00 WIB dan 19.00 WIB, sehingga penonton bisa menyesuaikan waktu kunjungan.
Menariknya, meski tidak dipungut biaya, kualitas produksi yang dihadirkan tetap terasa serius dan profesional.
Namun, ada hal yang perlu diperhatikan. Sistem penonton dilakukan melalui reservasi yang dibuka H-5 sebelum hari pertunjukan.
Tiket dapat dipesan setiap hari Senin melalui situs resmi IndonesiaKaya.com, dengan jadwal pembukaan pukul 09.00 WIB untuk pertunjukan sore dan pukul 15.00 WIB untuk pertunjukan malam.
Konsep ini membuat pengalaman menonton terasa lebih eksklusif sekaligus terorganisir.
Di sisi lain, pengunjung juga didorong untuk lebih menghargai pertunjukan yang ditampilkan, karena kursi yang tersedia cukup terbatas.
Lebih dari sekadar agenda akhir pekan, pertunjukan di Galeri Indonesia Kaya bisa menjadi cara baru untuk menikmati seni pertunjukan dengan suasana yang lebih eksklusif.
Bagi warga Bogor yang ingin mencoba kencan dengan nuansa berbeda, agenda Galeri Indonesia Kaya ini bisa menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan. (Sarah/Unpad)
Editor : Yosep Awaludin