RADAR BOGOR - Setelah sempat tutup sejak September 2025, Semesta’s Gallery kini kembali dibuka untuk umum mulai Sabtu, 18 April 2026. Kabar ini diumumkan melalui Instagram resmi @semestasgallery.
Tak sekadar galeri seni, Semesta’s Gallery mengusung konsep art space, eatery, sekaligus venue.
Pengunjung dapat menikmati berbagai koleksi lukisan dari resident artist Andra Semesta di Semesta’s Gallery, serta karya fotografi dari Almarhum Ria Pasaman dan koleksi seni lainnya.
Dilansir dari unggahan Instagram @akhirpekanyuk, setelah kurang lebih delapan bulan tutup, suasana galeri kini terasa lebih cantik, segar, serta nyaman.
Pengunjung juga dapat melihat hewan-hewan lucu yang menambah keseruan, terutama bagi anak-anak.
Sementara itu, berdasarkan unggahan Instagram @jkt.spotseeker, tampilan interior kini didominasi warna terang dengan pencahayaan yang lebih optimal.
Tersedia juga area outdoor baru di lantai atas yang cocok untuk bersantai dan menikmati suasana.
Selain menikmati karya seni, pengunjung juga dapat bersantai sambil membaca buku.
Tersedia pula fasilitas piknik dengan tikar yang dapat digunakan melalui pemesanan dari restoran di dalam galeri.
Baca Juga: 21 April 2026: Sejarah Hari Kartini dan 20 Ucapan Inspiratif yang Cocok Jadi Status Medsos
Untuk pilihan kuliner, tersedia Waroeng Teateh yang menyajikan beragam menu, mulai dari camilan, olahan nasi dan ayam, mi, hingga aneka minuman dan hidangan penutup. Pengunjung tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman dari luar.
Dilansir dari Instagram resmi @semestasgallery, meskipun masuk ke galeri tidak dikenakan biaya, pengunjung tetap perlu membayar parkir untuk memasuki area taman, yakni Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil.
Lokasi dan Jam Operasional
Semesta’s Gallery berlokasi di Jl. Taman Sari I No.77, Lebak Bulus, Jakarta.
Jam operasional:
- Selasa–Jumat: 10.00–20.00 WIB
- Sabtu–Minggu: 09.00–20.00 WIB
Dengan suasana yang semakin nyaman, Semesta’s Gallery hadir sebagai ruang alternatif untuk bersantai sekaligus menikmati karya seni di Jakarta Selatan.(Adinda/IBI Kesatuan)
Editor : Yosep Awaludin