Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Masuk Gratis dan Penuh Sejarah di Gedung Arsip Nasional, Bangunan VOC Tahun 1760 Kini Terbuka untuk Umum

Yosep Awaludin • Rabu, 29 April 2026 | 10:40 WIB
Gedung Arsip Nasional yang menjadi tempat galeri bersejarah. (Foto : Instagram @jkt.guide)
Gedung Arsip Nasional yang menjadi tempat galeri bersejarah. (Foto : Instagram @jkt.guide)

RADAR BOGOR - Gedung Arsip Nasional menjadi salah satu destinasi wisata sejarah di Jakarta yang kini menarik perhatian banyak pengunjung karena menghadirkan nuansa kolonial khas Batavia tempo dulu.

Gedung Arsip Nasional peninggalan VOC yang dibangun pada 1760 ini resmi dibuka untuk umum dan dapat dikunjungi secara gratis. 

Sehingga Gedung Arsip Nasional menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin menikmati wisata edukatif tanpa harus mengeluarkan biaya.

Baca Juga: Potensi Desil 3 dan 4 Dicoret Tetap Ada, Tetapi Masih Berpeluang Terima Bansos Jika Belum Mandiri dan Data DTKS Valid, KPM Bisa Simak Penjelasannya

Gedung bersejarah ini menawarkan arsitektur klasik bergaya Eropa yang masih terjaga dengan baik, mulai dari jendela-jendela besar, pilar kokoh, hingga interior megah yang memperlihatkan kemewahan bangunan pada masa kolonial.

Suasana heritage yang kental membuat pengunjung seolah diajak kembali ke masa lalu dan merasakan langsung jejak sejarah Jakarta pada zaman Batavia.

Tidak hanya menjadi tempat wisata edukatif, Gedung Arsip Nasional juga memiliki banyak sudut estetik dan instagramable yang menarik untuk dijadikan spot foto.

Baca Juga: Info Perkembangan Status SIKS-NG Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 2026, Ada yang Sudah SPM Namun Belum Cair, Ini Penjelasan Lengkapnya

Banyak pengunjung datang untuk menikmati suasana bangunan tua yang megah sambil mempelajari sejarah panjang yang tersimpan di dalamnya.

Hal ini menjadikan tempat tersebut tidak hanya diminati wisatawan Jakarta, tetapi juga masyarakat Bogor yang ingin mencari destinasi akhir pekan dengan nuansa berbeda dan penuh nilai sejarah.

Dilansir dari TikTok @senimanmudaberkaryaid, bangunan ini dahulunya merupakan rumah resmi Gubernur Jenderal VOC, Reynier de Klerck, yang dikenal sebagai salah satu pejabat penting pada masa kolonial Belanda. 

Baca Juga: Tanda-tanda Cair Muncul! Bansos PKH-BPNT Tahap 2 Ada Status Baru di SPM dan SI, KPM Mohon Sabar

Gedung ini dibangun dengan gaya arsitektur Indische Empire yang sangat megah pada zamannya, memperlihatkan kemewahan khas bangunan elite kolonial abad ke-18.

Setelah VOC dibubarkan, fungsi bangunan ini berubah menjadi Landsarchief pada tahun 1925 atau kantor arsip negara Hindia Belanda.

Pada masa itu, berbagai dokumen penting pemerintahan kolonial disimpan dan dikelola di tempat ini, sehingga menjadikannya salah satu pusat arsip terpenting pada masanya.

Memasuki tahun 1975, pemerintah membangun gedung arsip baru di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, sehingga bangunan lama ini mulai ditinggalkan dan sempat tidak terurus hingga era 1990-an.

Baca Juga: Status Terbaru Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 April Juni 2026 Sudah SPM Namun Dana Masih Belum Ditransfer ke KKS

Kondisi bangunan yang sempat terbengkalai membuat nilai sejarahnya hampir terlupakan.

Sebelum akhirnya dilakukan restorasi besar-besaran pada tahun 1998 hingga 1999 yang berhasil menyelamatkan bangunan bersejarah tersebut dari kerusakan yang lebih parah.

Kini, Gedung Arsip Nasional telah bertransformasi menjadi museum sekaligus pusat kebudayaan yang terbuka untuk masyarakat umum.

Baca Juga: Rekor Buruk! Indonesia untuk Pertama Kalinya Pulang Cepat dari Thomas Cup 2026 Akibat Dikalahkan Prancis

Tempat ini sering digunakan untuk pameran arsip, acara sejarah, diskusi budaya, hingga berbagai kegiatan seni.

Pengunjung juga dapat melihat perjalanan sejarah Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno, mulai dari masa kelahiran hingga wafatnya melalui dokumentasi arsip yang tersimpan di dalam gedung.

Bagi masyarakat Bogor yang ingin menikmati wisata sejarah gratis di Jakarta, tempat ini bisa menjadi pilihan menarik karena menawarkan pengalaman berbeda dari sekadar jalan-jalan biasa.

Baca Juga: Ide Akademisi IPB Jadi Gerakan Nasional Berantas Hama Pertanian

Pengunjung tidak hanya menikmati keindahan bangunan tua yang megah, tetapi juga mendapatkan pengetahuan tentang perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

Gedung Arsip Nasional buka setiap hari Senin hingga Jumat mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.

Lokasinya berada di Jalan Gajah Mada No. 111, RT 1/RW 1, Krukut, Kecamatan Taman Sari, Kota Jakarta Barat.

Dengan suasana klasik yang masih sangat terasa, Gedung Arsip Nasional menjadi destinasi wisata edukatif yang cocok dikunjungi bersama keluarga, sahabat, maupun pasangan. (Dian/Vokasi IPB)

Editor : Yosep Awaludin
#Gedung Arsip Nasional #jakarta #wisata sejarah