Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bikin Wisatawan Lupa Pulang, Wisata Alam Kolam 'Teblogan' Bogor Bisa Jadi Rekomendasi Liburan Keluarga

Gabriel Anderson Nainggolan • Senin, 4 Mei 2026 | 18:31 WIB
Kolam Teblongan Pamijahan Bogor (Foto: Tangkapan Layar YouTube Bang Lele)
Kolam Teblongan Pamijahan Bogor (Foto: Tangkapan Layar YouTube Bang Lele)

RADAR BOGOR - Fenomena wisata alam kembali mencuri perhatian publik. Kali ini, sebuah video yang menampilkan kejernihan kolam alami di kawasan Pamijahan, Bogor viral di media sosial dan memancing rasa penasaran banyak orang. 

Kolam tersebut kerap disebut sebagai “teblongan”, istilah yang belum tentu resmi, tetapi kini menjadi daya tarik tersendiri di kalangan pecinta wisata alam.

Melansir video Vlog YouTube Bang Lele, Istilah “teblongan” sendiri merujuk pada kolam alami yang terbentuk dari aliran air terjun atau curug.

Baca Juga: Warga Buruan Cek Saldo Livin dan BRImo, Ini Update Terbaru Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 2 2026

Airnya jernih, berwarna kehijauan hingga kebiruan, dengan kedalaman yang cukup untuk berenang. Visual inilah yang membuat banyak warganet menyebutnya sebagai surga tersembunyi di kaki gunung.

Kawasan Pamijahan memang bukan nama baru dalam dunia wisata alam. Terletak di lereng Gunung Salak, daerah ini dikenal memiliki banyak curug dengan karakter unik.

Salah satu yang paling menonjol adalah keberadaan kolam alami yang terbentuk dari aliran air pegunungan. Tidak heran jika banyak pengunjung menyebut pengalaman di sini sebagai healing maksimal tanpa filter.

Baca Juga: KDKMP Perkuat Ekonomi Desa, Jadi Jurus Baru Lawan Tengkulak

Beberapa lokasi yang diduga menjadi latar video viral tersebut antara lain kawasan Lembah Tepus, Leuwi Balong Endah, hingga Curug Pangeran. Masing masing memiliki ciri khas, mulai dari kolam bertingkat, air super jernih, hingga suasana hutan yang masih sangat alami.

Popularitas mendadak ini tentu membawa dampak ganda. Di satu sisi, meningkatnya kunjungan wisatawan menjadi peluang ekonomi bagi warga sekitar.

Banyak yang mulai membuka jasa parkir, warung kecil, hingga pemandu lokal. Namun di sisi lain, lonjakan pengunjung juga memunculkan kekhawatiran terkait kelestarian lingkungan.

Baca Juga: Mau Cepat Dapat Kerja Setelah Kuliah? UIKA Bogor Gandeng Kemnaker RI Siapkan Lulusan Siap Kerja

Beberapa pengunjung mengaku menemukan sampah yang mulai muncul di area yang sebelumnya bersih. Selain itu, tidak semua lokasi memiliki pengelolaan resmi, sehingga aspek keamanan juga menjadi perhatian.

Kedalaman kolam yang tidak terukur serta arus air yang bisa berubah sewaktu waktu menjadi risiko yang tidak boleh dianggap remeh.

Pakar wisata alam mengingatkan bahwa keindahan tempat seperti ini justru terletak pada keasliannya. Jika tidak dijaga, bukan tidak mungkin “teblongan” yang viral hari ini akan kehilangan pesonanya dalam waktu singkat. Oleh karena itu, kesadaran pengunjung menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan destinasi ini.

Baca Juga: Kabar Bansos 4 Mei 2026: Status PKH BPNT April-Juni Berubah Jadi SPM, Simak Bocoran Tanggal Cair Tahap 2 Di Sini

Akses menuju lokasi juga bukan tanpa tantangan. Sebagian besar titik teblongan mengharuskan pengunjung melakukan trekking dengan jalur tanah, bebatuan, hingga medan licin terutama saat musim hujan. Hal ini membuat wisata ini lebih cocok bagi mereka yang siap secara fisik dan perlengkapan.

Meski begitu, semua perjuangan tersebut seakan terbayar lunas saat tiba di lokasi. Air yang dingin dan jernih, suara alam yang menenangkan, serta pemandangan hijau yang menyegarkan mata menjadi kombinasi sempurna untuk melepas penat dari rutinitas harian.

Fenomena viral kolam teblongan ini menjadi bukti bahwa potensi wisata alam Indonesia masih sangat besar dan belum sepenuhnya tereksplorasi. Namun, popularitas yang datang secara tiba tiba harus diimbangi dengan pengelolaan yang bijak agar tidak merusak apa yang justru menjadi daya tarik utamanya.

Baca Juga: Siap-siap Tegang! Ini Rekomendasi Series Action Indonesia Paling Seru di Vidio

Bagi masyarakat yang tertarik mengunjungi, penting untuk tetap memprioritaskan keselamatan dan menjaga kebersihan. Jangan sampai keindahan yang dinikmati hari ini justru hilang karena kelalaian bersama.

Pamijahan kini bukan sekadar destinasi, tetapi simbol bagaimana alam bisa menjadi viral tanpa rekayasa. Dan teblongan, apa pun nama resminya, telah berhasil membuktikan bahwa keindahan sejati tidak butuh banyak promosi, cukup satu video, dan dunia langsung menoleh.***

Editor : Asep Suhendar
#teblongan #bogor #wisata alam