RADAR BOGOR - Siapa bilang pantai berpasir putih hanya milik Bali atau Lombok? Di Jawa Barat, ternyata tersimpan setidaknya lima titik pantai dengan hamparan pasir putih bersih yang tak kalah memukau.
Berdasarkan agregasi ulasan riil dan rating tertinggi di Google Maps per 2026, kelima destinasi wisata ini mengantongi rata-rata diatas bintang 4 dari ribuan wisatawan.
Berbeda dengan pantai selatan Jawa pada umumnya yang didominasi pasir hitam vulkanis, kawasan seperti Pantai Pasir Putih Pangandaran, Batu Hiu, hingga Ujung Genteng justru menyuguhkan kontras warna yang eksotis, pasir putih bertemu air laut biru kehijauan.
Harga tiket masuknya pun tergolong ramah kantong, mulai dari Rp5.000 hingga Rp20.000 per orang, kecuali untuk destinasi yang memerlukan sewa perahu lintas pulau.
Dua destinasi dengan rating tertinggi dalam daftar ini adalah Pantai Pasir Putih Pangandaran dan Pantai Karang Bolong di perbatasan Nusa Kambangan. Keduanya dinilai unggul dalam hal keunikan alam, mulai dari cagar alam dengan rusa liar hingga tebing karang berlubang alami yang membentuk gerbang eksotis.
Bagi Anda yang mendambakan vitamin sea tanpa harus terbang jauh ke timur Indonesia, berikut ulasannya yang wajib Anda simak.
Baca Juga: Tali Pengikat Lepas, Sapi Kurban di Cibinong Bogor Kabur saat Akan Disembelih
1. Pantai Pasir Putih Pangandaran: Pasir Halus Berteman Rusa Liar
Pantai ini letaknya menyeberang sedikit dari Pantai Barat Pangandaran, masuk ke kawasan Cagar Alam Pananjung.
Begitu kaki Anda menginjakkan pasirnya, Anda akan langsung merasakan tekstur putih halus yang lembut, kontras dengan air laut jernih bergradasi hijau toska.
Yang membuat pengalaman di sini berbeda adalah kehadiran kawanan monyet ekor panjang dan rusa yang ramah berkeliaran di tepi pantai, rasanya seperti berlibur di taman safari sekaligus pantai tropis.
Baca Juga: Tali Pengikat Lepas, Sapi Kurban di Cibinong Bogor Kabur saat Akan Disembelih
Aktivitas seru yang bisa dilakukan antara lain snorkeling melihat terumbu karang, bermain banana boat, atau menjelajahi goa-goa bersejarah di dalam hutan cagar alam.
Destinasi ini beralamat di Desa Pangandaran, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran.
Untuk mencapainya, Anda bisa memilih dua opsi, berjalan kaki menembus hutan Cagar Alam yang asri, atau menyewa perahu wisata tradisional dari Pantai Barat dengan waktu penyeberangan sekitar 10 menit.
Tiket masuknya sebesar Rp20.000 untuk akses Cagar Alam. Jika memilih jalur perahu, siapkan biaya tambahan sekitar Rp30.000 – Rp50.000 per orang untuk perjalanan pulang-pergi.
Baca Juga: Pemkot Bogor Memperluas Layanan Jemput Bola Melalui Program CKG SMART
2. Pantai Karang Bolong (Nusa Kambangan): Gerbang Alami di Ujung Barat Pulau Penjara
Meski secara administratif berbatasan dengan Jawa Tengah, akses paling populer menuju pantai pasir putih di gugusan Nusa Kambangan ini justru dari Dermaga Majingklak, Kalipucang, Pangandaran.
Sesuai namanya, daya tarik utama adalah sebuah tebing batu karang raksasa yang bolong di tengahnya, membentuk gerbang alami super estetik yang menjadi favorit background foto.
Di balik tebing tersebut, terhampar pantai pasir putih yang masih sangat sepi, bersih, dan dikelilingi reruntuhan benteng pertahanan kuno peninggalan Belanda.
Baca Juga: Cara Mudah Cek Status Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026, SI Jadi Penentuan Pencairan Bantuan
Suasananya dramatis, tenang, dan penuh misteri, cocok untuk pencinta petualangan yang ingin merasakan sensasi pulau terlarang yang indah.
Aksesnya menggunakan perahu wisata dari Dermaga Majingklak di kawasan Kalipucang, Pangandaran.
Tidak ada tiket masuk terpisah, namun Anda harus menyewa perahu dengan tarif berkisar Rp200.000 – Rp350.000 per kapal (kapasitas hingga 10 orang, tergantung negosiasi dengan nelayan lokal).
Waktu tempuh laut sekitar 30-45 menit tergantung gelombang. Disarankan berangkat pagi hari agar bisa puas menjelajah dan kembali sebelum siang saat ombak mulai besar.
Baca Juga: PTPN Gunung Mas Kurban 7 Ekor Sapi pada Idul Adha 2026, Salurkan ke Ratusan Warga Cisarua Bogor
3. Pantai Pasir Putih Mina Jaya (Sukabumi): Hidden Gem Paling Sepi untuk Sunset
Jika Anda mencari pantai pasir putih yang benar-benar tenang, asri, dan jauh dari turis, Mina Jaya adalah jawabannya.
Berlokasi di ujung selatan Sukabumi, pantai ini menawarkan hamparan pasir putih bersih yang berpadu dengan lantai karang hijau berlumut eksotis saat air laut surut.
Di sekelilingnya, deretan pohon kelapa menjulang tinggi menciptakan suasana seperti pantai di film-film petualangan.
Keistimewaan terbesarnya adalah spot sunset yang magis tanpa gangguan bising kendaraan atau kerumunan orang. Di pagi hari, Anda juga bisa menyaksikan aktivitas nelayan lokal pulang melaut membawa hasil tangkapan segar, yang bisa langsung Anda beli untuk dibakar di tepi pantai.
Baca Juga: Cara Mudah Cek Status Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026, SI Jadi Penentuan Pencairan Bantuan
Berlokasi di Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Berjarak sekitar 20-30 menit berkendara dari pusat Kecamatan Surade menuju arah pesisir selatan. Akses jalan sudah cukup baik untuk roda dua maupun roda empat.
Tiket masuknya sangat ramah di kantong, hanya sekitar Rp5.000 – Rp10.000 per orang sebagai biaya kebersihan lingkungan. Fasilitas masih terbatas, jadi disarankan membawa bekal makanan dan minuman sendiri.
4. Pantai Batu Hiu (Pangandaran): Tanah Lot-nya Jawa Barat dengan Penangkaran Penyu
Pantai Batu Hiu sering dijuluki Tanah Lot-nya Jawa Barat dan julukan itu tidak berlebihan. Daya tarik utamanya adalah sebuah bukit kecil berumput hijau yang ditumbuhi pohon pandan laut estetik.
Dari atas bukit, Anda bisa duduk santai menggelar tikar di atas rumput sambil menikmati pemandangan lepas Samudra Hindia.
Di bawah tebing, terbentang hamparan pasir putih yang membentang indah, dengan sebuah batu karang di tengah laut yang bentuknya menyerupai sirip ikan hiu, ikon yang menjadi nama pantai ini.
Selain berfoto, Anda juga bisa mengunjungi tempat penangkaran penyu di kawasan ini, cocok untuk liburan edukatif bersama anak.
Pantai ini beralamat di Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Berjarak sekitar 14 km ke arah barat dari pusat kota Pangandaran, bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua atau roda empat dalam waktu sekitar 20-30 menit.
Tiket masuknya sekitar Rp10.000 per orang (tarif parkir kendaraan roda empat biasanya dihitung terpisah). Waktu terbaik berkunjung adalah sore menjelang sunset, saat langit berubah warna dan angin laut terasa paling sejuk.
Baca Juga: Nerobos Jalan di Batutulis Bogor, Pengendara Motor Sampai Terperosok
5. Pantai Ujung Genteng ke Pangumbahan (Sukabumi): Pasir Putih dengan Pagar Karang dan Pelepasan Tukik
Berada di ujung paling selatan Sukabumi, kawasan Ujung Genteng menyimpan beberapa titik pantai pasir putih yang luar biasa cantik, salah satu yang terbaik adalah area Pantai Pangumbahan.
Keunikan utama dari pantai ini adalah keberadaan karang datar di bagian depan yang berfungsi seperti pagar alami. Akibatnya, ombak besar Samudra Hindia pecah di tengah laut, menyisakan riakan air jernih yang tenang dan aman di pinggir pantai, berbeda dengan pantai selatan lain yang umumnya berbahaya untuk berenang.
Di sore hari, Anda bisa menyaksikan momen yang menyentuh hati, pelepasan tukik (anak penyu hijau) menuju laut lepas di pusat konservasi setempat. Ini adalah pengalaman yang tidak akan Anda lupakan, terutama jika bepergian dengan keluarga.
Baca Juga: Pasca Idul Adha 2026, Penebalan Pangan Bakal Disalurkan ke 33 Juta KPM, Cek Status Keaktifan Bansos
Lokasinya di Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Perjalanan dari pusat Kota Sukabumi memakan waktu sekitar 6-7 jam berkendara cukup panjang, namun jalurnya menyuguhkan pemandangan alam perbukitan dan perkebunan teh yang sangat indah.
Tiket masuk ke kawasan pantai sekitar Rp10.000 per orang. Jika ingin masuk ke area penangkaran penyu Pangumbahan, ada biaya tambahan sekitar Rp15.000 per orang. Disarankan menginap di penginapan lokal sekitar agar tidak terburu-buru dan bisa menikmati sunrise serta sunset secara maksimal.
Sebagian besar lokasi di atas berada di jalur perbukitan dengan medan berkelok. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, terutama rem dan ban. Waktu terbaik berkunjung adalah musim kemarau (April–Oktober) untuk menghindari ombak besar dan hujan deras.
Hal yang perlu diingat! Pantai selatan Jawa terkenal dengan ombak besar dan arus kuat. Kecuali kawasan yang memiliki pagar karang alami seperti Ujung Genteng, jangan berenang di sembarang titik.
Baca Juga: Muslim Fest XIV Hadir di Lippo Plaza Ekalokasari Bogor, Ada Kajian hingga Expo Bazar
Catatan! Harga tiket masuk dan sewa perahu dapat berubah sewaktu-waktu. Pastikan untuk mengecek info terbaru atau bertanya langsung kepada pengelola di lokasi sebelum membayar.***
Editor : Asep Suhendar