Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

5 Destinasi Wisata Pegunungan Paling Menenangkan di Pulau Jawa untuk Pulihkan dari Penat Kota, Cek di Sini

Kholikul Ihsan • Rabu, 27 Mei 2026 | 20:50 WIB
ilustrasi wisata pegunungan. (Foto: Pexels/Adam Fairus)
ilustrasi wisata pegunungan di Pulau Jawa. (Foto: Pexels/Adam Fairus)

RADAR BOGOR - Udara panas dan hiruk-pikuk kota kerap membuat kepala terasa berat dan pikiran kacau. Saat itulah, kawasan pegunungan Pulau Jawa menjadi jawaban paling ampuh untuk reset suasana hati. 

Berdasarkan ulasan populer dengan rating tertinggi di Google Maps, setidaknya ada lima destinasi wisata pegunungan yang direkomendasikan oleh ribuan pengunjung.

Kelima tempat wisata ini menawarkan lebih dari sekadar udara sejuk. Dari dataran tinggi Dieng yang bersuhu minus dengan fenomena embun beku, hingga lautan pasir Bromo yang sunyi di atas awan, semuanya dirancang alam untuk menenangkan jiwa. 

Baca Juga: ICMI Sembelih 26 Hewan Kurban dan Distribusikan 1.200 Paket di Leuwisadeng Bogor pada Idul Adha 2026

Harga tiket masuknya pun tergolong ramah kantong, mulai dari Rp5.000 hingga Rp50.000 per orang, meski beberapa destinasi seperti Bromo memerlukan biaya tambahan untuk sewa jip.

Dua destinasi penyandang tier tertinggi adalah Gunung Bromo dan Dataran Tinggi Dieng. Keduanya dinilai unggul dalam hal keunikan lanskap dan pengalaman spiritual, mulai dari menyaksikan golden sunrise di atas kabut hingga berdiri di kompleks candi Hindu tertua yang berselimut kabut tebal.

Bagi Anda yang butuh pelarian dari penat pekerjaan atau sekadar mencari quality time bersama keluarga di alam terbuka, berikut ulasan lengkapnya.

Baca Juga: Idul Adha 1447 Hijriah, Bank Kota Bogor Salurkan Kambing dan Sapi Kurban ke Warga

1. Gunung Bromo (Jawa Timur): Laut Pasir dan Sunrise di Atas Awan

Bromo menawarkan lanskap pegunungan yang tidak biasa dan sangat dramatis. Berbeda dengan gunung pada umumnya, di sini Anda akan berdiri di hamparan laut pasir seluas 10 kilometer persegi yang dikelilingi tebing terjal kaldera Tengger. 

Sensasi paling menenangkan akan Anda rasakan saat berdiri di Puncak Penanjakan atau Bukit Cinta pada subuh hari. 

Matahari terbit perlahan menyinari siluet Gunung Bromo dan Gunung Batok yang menyembul di tengah lautan kabut putih yang tenang seperti kapas. 

Baca Juga: 7 Hidden Gem dengan Rating Tertinggi di Jawa Barat untuk Healing Libur Idul Adha, Mulai dari Pantai hingga Curug

Suasana sunyi di atas awan ini sangat ampuh untuk menjernihkan pikiran dan membuat Anda merasa kecil sekaligus damai di hadapan kebesaran alam.

Gunung Bromo berada di perbatasan empat kabupaten: Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang, Jawa Timur. 

Akses terbaik biasanya melalui jalur Tosari (Pasuruan) atau Cemorolawang (Probolinggo) menggunakan kendaraan jip 4x4. 

Tiket masuk untuk wisatawan domestik sekitar Rp29.000 per orang (hari biasa) dan Rp34.000 (akhir pekan/libur). 

Baca Juga: KPM Mulai Terima Tanda Pencairan Bansos PKH Tahap 2 Tahun 2026, Bantuan Beras dan BPNT Terus Diproses

Perlu diingat, biaya tersebut belum termasuk sewa jip yang berkisar antara Rp600.000 – Rp800.000 per mobil untuk paket tur lengkap. Disarankan berangkat tengah malam agar tiba di puncak tepat sebelum sunrise.

2. Dataran Tinggi Dieng (Jawa Tengah): Negeri di Atas Awan dengan Embun Beku

Berjuluk Negeri di Atas Awan, Dieng adalah sebuah kaldera gunung berapi raksasa di ketinggian lebih dari 2.000 mdpl. 

Keunikan tempat ini adalah perpaduan antara udara dingin ekstrem (bisa mencapai minus derajat Celsius di bulan Juli-Agustus), fenomena embun upas (embun yang membeku menjadi es beracun namun memesona), serta pemandangan magis kompleks Candi Hindu tertua di Jawa yang sering berselimut kabut tebal. 

Baca Juga: Polres Bogor Salurkan 53 Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah

Aktivitas paling menenangkan di sini adalah berjalan santai di sekitar Telaga Warna yang airnya bisa berubah warna secara alami, atau berburu golden sunrise di Bukit Sikunir, di mana Anda bisa melihat matahari terbit dari balok laut awan yang memantul.

Kawasan ini meliputi Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara, Jawa Tengah. Akses jalan utama dari kota Wonosobo sudah mulus beraspal, namun jalurnya menanjak tajam dan berkelok-kelok, pastikan kendaraan dalam prima. 

Estimasi tiket masuk, kawasan terpadu (Candi Arjuna dan Kawah Sikidang) sekitar Rp30.000 per orang, sedangkan untuk masuk ke Bukit Sikunir sekitar Rp15.000 per orang. 

Baca Juga: KPM Mulai Terima Tanda Pencairan Bansos PKH Tahap 2 Tahun 2026, Bantuan Beras dan BPNT Terus Diproses

Waktu terbaik berkunjung adalah Juli–Agustus jika ingin merasakan suhu minus, tapi siapkan jaket tebal dan sarung tangan.

3. Kaliurang Timur dan Lereng Gunung Merapi (Sleman, Yogyakarta): Klasik, Sejuk, dan Penuh Kontemplasi

Berada tepat di kaki Gunung Merapi yang masih aktif, Kaliurang menawarkan atmosfer pegunungan Jawa yang sangat klasik, sejuk, dan damai. 

Tempat terbaik untuk mencari ketenangan di sini adalah kawasan Plunyon Kalikuning atau Bunker Kaliadem. 

Baca Juga: Tali Pengikat Lepas, Sapi Kurban di Cibinong Bogor Kabur saat Akan Disembelih

Di Plunyon, Anda bisa berjalan diatas jembatan gantung bergaya estetik dengan latar belakang tebing hijau yang rimbun, gemercik mata air jernih, dan gagahnya puncak Merapi yang sesekali mengeluarkan asap sulfur. 

Kontras antara sejarah letusan gunung yang dahsyat dan pemulihan alamnya yang kini hijau menciptakan suasana kontemplatif yang unik, cocok untuk merenung sendirian atau ngobrol santai bersama orang terdekat.

Berlokasi di Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sangat mudah dijangkau, hanya berjarak sekitar 45-60 menit berkendara lurus ke arah utara dari pusat Kota Yogyakarta. 

Tiket masuknya sangat ramah kantong, berkisar antara Rp5.000 – Rp12.000 per orang untuk memasuki kawasan wisata Plunyon atau Kaliurang. Sisa uangnya bisa Anda gunakan untuk menikmati kopi hangat di warung-warung lokal yang berjejer di sepanjang jalan.

Baca Juga: Polres Bogor Salurkan 53 Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah

4. Perkebunan Teh Rancabali dan Situ Patenggang (Ciwidey, Jawa Barat): Hamparan Hijau Sejauh Mata Memandang

Jika ketenangan bagi Anda adalah melihat hamparan warna hijau tanpa batas, maka lereng Gunung Patuha di Ciwidey adalah jawabannya. 

Perkebunan Teh Rancabali menyajikan lanskap karpet hijau bergelombang yang luar biasa rapi dengan udara yang sangat bersih dan dingin. 

Di tengah kawasan ini, terdapat Situ Patenggang, sebuah danau purba pegunungan yang tenang dan sering kali tertutup kabut tipis di sore hari. 

Baca Juga: Cara Mudah Cek Status Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026, SI Jadi Penentuan Pencairan Bantuan

Aktivitas paling menenangkan di sini adalah tea walk di jembatan kayu yang membelah kebun teh, atau menyewa perahu kayu untuk mendayung santai di tengah danau yang sunyi hanya ditemani suara air dan angin yang berbisik di antara pepohonan pinus.

Lokasinya di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Akses jalan sudah beraspal mulus dan jalurnya sangat memanjakan mata, meski terkadang macet di akhir pekan. 

Tiket masuk ke area kebun teh pada umumnya gratis, hanya bayar parkir (sekitar Rp5.000 – Rp10.000). Untuk masuk ke kawasan Situ Patenggang (termasuk area Pinisi Resto/Glamping Lakeside), biayanya berkisar antara Rp25.000 – Rp50.000 per orang. Datanglah pagi hari jika ingin menghindari keramaian dan mendapatkan kabut paling cantik.

Baca Juga: Polres Bogor Salurkan 53 Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah

5. Umbul Sidomukti dan Lereng Gunung Ungaran (Semarang, Jawa Tengah): Infinity Pool Alami di Atas Awan

Terletak di lereng Gunung Ungaran dengan ketinggian sekitar 1.200 mdpl, tempat ini merupakan kompleks wisata alam yang berfokus pada relaksasi pikiran dan tubuh. 

Ikon utamanya yang paling menenangkan adalah kolam renang alami bertingkat yang airnya berasal langsung dari mata air pegunungan, sangat dingin dan jernih. 

Berenang atau sekadar duduk di tepi kolam ini memberikan ilusi seolah-olah Anda sedang berada di kolam tanpa batas (infinity pool) yang melayang di atas awan, dengan pemandangan lanskap perbukitan Jawa Tengah dan Rawa Pening di kejauhan. Aktivitas ini cocok banget untuk melepas penat setelah seminggu penuh bekerja di depan layar komputer.

Berlokasi di Desa Sidomukti, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Jalur menuju kesana cukup menanjak dan sempit di beberapa titik, namun masih bisa dilalui mobil dengan kondisi prima disarankan membawa kendaraan bertransmisi rendah. 

Baca Juga: Pemkot Bogor Memperluas Layanan Jemput Bola Melalui Program CKG SMART

Estimasi biaya, tiket masuk kawasan sekitar Rp5.000 per orang, dan tiket masuk ke area kolam renang alam Umbul Sidomukti sekitar Rp20.000 per orang. Jangan lupa membawa baju ganti karena Anda pasti tergoda untuk menceburkan diri ke air pegunungan yang menyegarkan!

Sebagian besar destinasi di atas berada di ketinggian dengan suhu antara 10°C hingga minus 5°C tergantung musim. Pastikan membawa jaket tebal, topi, dan sarung tangan jika berkunjung di malam atau subuh hari. Waktu terbaik untuk berburu sunrise dan kabut adalah pukul 04.30 – 06.00 pagi.

Beberapa kawasan seperti Dieng dan Bromo memiliki akses jalan yang sangat berkelok dan terjal. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima (terutama rem dan ban).

Harga tiket masuk dapat berubah sewaktu-waktu, terutama di akhir pekan atau musim liburan. Selalu cek info terbaru dari akun media sosial resmi masing-masing destinasi.***

Editor : Asep Suhendar
#pulau jawa #pegunungan #wisata #wisata pegunungan