Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dari Kampung Tanpa Listrik, Resor Mewah, hingga Habitat Badak Jawa: Inilah 5 Destinasi Wisata Terbaik di Banten 

Kholikul Ihsan • Minggu, 31 Mei 2026 | 20:42 WIB
Panorama yang ditawarkan di pulau Peucang, taman nasional ujung kulon. Foto: Instagram @btn_ujung_kulon
Panorama yang ditawarkan di pulau Peucang, taman nasional ujung kulon. Foto: Instagram @btn_ujung_kulon

RADAR BOGOR - Selama ini, Banten mungkin hanya dikenal sebagai jalur transit menuju Lampung atau sekedar tempat persinggahan sebelum naik feri. 

Padahal, provinsi di ujung barat Pulau Jawa ini menyimpan paket wisata super lengkap yang sayang untuk dilewatkan. Mulai dari situs sejarah kejayaan Islam, surga bahari bawah laut, pemukiman adat yang magis, hingga pantai eksotis dengan latar Gunung Anak Krakatau.

Berdasarkan data Google maps, berikut adalah rangkuman 5 destinasi wisata terbaik di Banten yang cocok untuk berbagai gaya liburan, baik untuk seorang pecinta sejarah, petualang alam, pencari ketenangan, maupun keluarga yang ingin quality time. 

Baca Juga: Peradi dan Sekolah Pascasarjana Unpak Bogor Akan Gelar Ujian Profesi Advokat, Catat Tanggalnya

1. Taman Nasional Ujung Kulon dan Pulau Peucang

Menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO bukanlah pencapaian kecil. Taman Nasional Ujung Kulon adalah benteng pertahanan terakhir bagi Badak Jawa bercula satu (Rhinoceros sondaicus), salah satu mamalia paling langka di dunia. 

Di dalam kawasan ini, Pulau Peucang berperan sebagai gerbang wisata utama. Sebuah pantai berpasir putih bersih dengan air laut sejernih kristal bergradasi toska, dan di belakangnya membentang hutan hujan dataran rendah yang lebat. 

Yang membuatnya unik, satwa liar seperti rusa, monyet, dan babi hutan hidup bebas di sini dan sering terlihat berjalan santai di tepi pantai. 

Baca Juga: Dongkrak Pasar Properti Bogor, Open House Graha Arraya Dramaga Sedot Ratusan Pengunjung

Aktivitas yang bisa dilakukan pengunjung adalah snorkeling di terumbu karang yang masih perawan, trekking menuju Karang Copong untuk melihat matahari terbenam, atau menyusuri Sungai Cigenter dengan sampan kecil, sensasinya seperti ekspedisi di Amazon versi Indonesia.

2. Kawasan Wisata Adat Baduy, Lebak 

Ingin mencoba merasakan hidup tanpa listrik, tanpa sinyal seluler, dan tanpa alas kaki? Kampung Adat Baduy Dalam adalah jawabannya. 

Baca Juga: Ingin Berlibur di Pantai Tak Biasa! 4 Pantai Bertebing di Jabar dan Banten yang Dramatis Abis, Ada Fenomena Air Terjun Air Asin

Terletak di Pegunungan Kendeng, masyarakat Baduy dengan teguh memegang pikukuh (adat leluhur) untuk menolak modernisasi. 

Di kampung Cibeo, Cikertawana, dan Cikeusik, pengunjung tidak akan menemukan satupun kabel listrik atau kendaraan bermotor. 

Rumah panggung kayu beratap rumbia tertata rapi dan seragam. Suasananya damai, tenang, dan sangat magis, terutama di malam hari di bawah temaram lampu minyak. 

Baca Juga: Dari Bogor ke Panggung Global, Putra Wamendagri Bima Arya Raih Offer dari 4 Universitas Top Dunia

Aktivitas yang bisa pengunjung lakukan disini adalah trekking menyusuri perbukitan hijau melewati jembatan bambu eksotis, menginap di rumah warga, mengobrol dengan tetua adat, dan membeli kain tenun asli atau madu hutan sebagai oleh-oleh. Wisata ini cocok untuk Anda yang ingin digital detox total dan merasakan kesederhanaan sejati.

3. Pulau Umang, Pandeglang

Bagi pengunjung yang mencari liburan mewah, tenang, dan romantis, Pulau Umang adalah pilihan premium. Pulau kecil seluas sekitar 5 hektar ini dikelola secara privat sebagai resor berbintang. 

Dikelilingi hamparan pasir putih halus dan air laut yang tenang (karena terlindung dari ombak besar), tempat ini sangat cocok untuk bulan madu atau liburan keluarga yang menginginkan privasi. Suasananya eksklusif, bersih, dan sangat instagramable. 

Baca Juga: Haji : Melangitkan Doa, Mengubur Ego, dan Merelakan Hati

Aktivitas yang bisa dinikmati disini, berbagai water sports seperti banana boat, jet ski, dan kayak; berenang di kolam renang resort yang menghadap langsung ke laut lepas, snorkeling di sekitar pulau, hingga menikmati romantic dinner di tepi pantai saat matahari terbenam. 

4. Kawasan Wisata Sejarah Banten Lama, Serang Bagi pecinta sejarah dan arsitektur, Banten Lama adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Kawasan ini merupakan pusat kejayaan Kesultanan Banten pada abad ke-16 hingga ke-17, dan kini telah dipugar dengan konsep eksterior yang megah menyerupai Madinah, Arab Saudi. 

Daya tarik utamanya adalah Masjid Agung Banten dengan menara ikonik berbentuk mercusuar Eropa, hasil rancangan arsitek Belanda Hendrik Lucasz Cardeel. 

Baca Juga: Rating 4.7 di Google Maps! 4 Danau Tercantik di Sulawesi yang Bikin Enggan Pulang, Ada yang Terdalam di Asia Tenggara

Di sekitarnya, pengunjung bisa menemukan reruntuhan Istana Surosowan, Keraton Kaibon, dan Benteng Speelwijk. Aktivitas yang bisa dilakukan, berziarah ke makam para sultan Banten, berjalan-jalan di halaman masjid yang dilengkapi payung-payung raksasa hidrolik (mirip Masjid Nabawi), berburu foto estetis di reruntuhan Keraton Kaibon, serta belajar sejarah maritim di Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama. 

Destinasi ini cocok untuk wisata edukasi keluarga maupun solo traveler yang ingin merasakan atmosfer masa lalu.

5. Pantai Tanjung Lesung, Pandeglang 

Ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, Pantai Tanjung Lesung menawarkan pengalaman liburan pantai yang modern namun tetap alami. 

Baca Juga: 6 Warga Binaan Lapas Cibinong Bogor Dapat Remisi Khusus Hari Raya Waisak 2026

Sepanjang 15 kilometer, pantai teluk ini memiliki garis pantai landai berpasir putih bersih dengan air jernih dan relatif tenang. 

Daya tarik utamanya adalah pemandangan langsung ke siluet Gunung Anak Krakatau di kejauhan, spot sunset yang dramatis dan tak terlupakan. Disini juga terdapat Lalassa Beach Club, pusat rekreasi air modern terlengkap di Banten. 

Aktivitas yang bisa dilakukan, bermain jet ski, banana boat, wakeboarding, hingga kayak, snorkeling atau diving di sekitar terumbu karang buatan, bersepeda menyusuri jalur pedestrian tepi pantai, atau sekadar bersantai di tepi pantai menikmati angin laut. Cocok untuk keluarga, rombongan kantor, hingga pasangan yang ingin liburan aktif tapi tetap santai.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#badak #wisata #Banten