RADAR BOGOR - Liburan dengan petualangan seru di hutan rimba bisa jadi pengalaman baru yang menantang.
Hutan Kalimantan menjadi salah satu yang patut dipertimbangkan. Jauh di luar bayangan tentang hutan lebat dan sungai deras, Kalimantan menyimpan rahasia baru yang mulai diburu para pelancong sejati, deretan puncak bukit dengan panorama yang mampu menghentikan waktu.
Bukan sekadar tempat foto biasa, setiap destinasi wisata alam di bawah ini menawarkan sensasi emosional yang berbeda, mulai dari ketenangan total hingga debaran adrenalin.
Dilansir dari Google Maps dan ulasan populer di media sosial, lima destinasi wisata perbukitan ini mencuat sebagai favorit karena keunikannya masing-masing.
Ada yang memanjakan mata dengan lautan kabut terpadat, ada yang membawa Anda ke ilusi Raja Ampat mini, hingga tempat yang membuat Anda merasakan getaran pohon purba setinggi 50 meter.
1. Bukit Sapu Angin
Apa yang membuat Bukit Sapu Angin begitu istimewa? Pertama, fenomena lautan kabut Negeri di Atas Awan yang muncul setiap subuh.
Jika Anda membuka tenda sekitar pukul 05.00, lembah di bawah bukit akan tertutup kabut putih tebal yang bergerak pelan menyisakan puncak-puncak bukit lain di kejauhan yang menyembul seperti pulau di tengah samudra.
Kedua, kontras pemandangan antara savana hijau dan dinding karst terjal khas Pegunungan Meratus.
Baca Juga: 12 Tempat Wisata Paling Hits di Bogor 2026, Nomor 9 Bikin Serasa Liburan ke Jepang
Ketiga, karakter angin kencang yang sesuai namanya, berada di puncak memberi sensasi kesegaran luar biasa, seolah seluruh penat kota tersapu bersih. Aktivitas terbaik di sini adalah camping semalam dan sunrise hunting.
2. Bukit Matang Kaladan
Tempat ini menawarkan sesuatu yang hampir tak pernah Anda bayangkan di Kalimantan, lanskap 360 derajat yang menipu mata.
Dari puncak, air Waduk Riam Kanan yang biru kehijauan dipenuhi gugusan bukit-bukit kecil, menciptakan ilusi seolah Anda sedang berdiri di atas perbukitan Labuan Bajo atau pulau karang di Raja Ampat, padahal ini danau buatan di tengah daratan.
Baca Juga: Tak Hanya Museum Sejarah, Memorial Soeharto Kini Jadi Pusat Pendidikan dan Pelestarian Budaya
Kejutan lainnya, pengelola lokal membangun spot foto tematik kreatif seperti replika haluan kapal (membuat Anda seolah berlayar di atas awan), rumah pohon, hingga bentuk hati raksasa. Karena posisinya yang strategis, Anda bisa menikmati sunrise dan sunset di hari yang sama.
3. Bukit Rimpi
Bukit Rimpi terasa seperti pelukan lembut alam. Daya tarik visual utamanya adalah bentuk bukit bulat bergelombang halus yang ditutupi rumput pendek rapi sangat mirip lokasi syuting Teletubbies atau perbukitan Selandia Baru.
Yang membuatnya hidup, kawanan sapi milik warga yang dilepasliarkan. Anda bisa berfoto estetik dengan latar sapi-sapi yang sedang merumput di tengah kabut tipis sore, menciptakan suasana damai ala pedesaan Eropa.
Baca Juga: Bukan Sekadar Museum Soeharto, Pendopo Utama Jadi Ruang Belajar Sejarah dan Karakter Bangsa
Keunggulan lainnya, trekking hanya 15–20 menit dengan jalur tidak terlalu menanjak, menjadikan Bukit Rimpi paling ramah untuk anak-anak dan orang tua.
4. Bukit Jamur Bengkayang
Di kalangan pendaki Kalimantan Barat, Bukit Jamur legendaris karena dua alasan. Pertama, ketebalan lautan awan yang konsisten, seringkali sangat padat dan bertahan hingga jam 7–8 pagi, memberi waktu longgar untuk eksplorasi foto.
Kedua, langit malam yang luar biasa bersih. Karena jauh dari polusi cahaya, pada malam cerah Anda bisa melihat gugusan Milky Way dengan mata telanjang langsung dari depan tenda.
Baca Juga: Fakta Menarik Kampung Kelahiran Soeharto, Saksi Awal Perjalanan Sang Presiden
Sebelum mencapai puncak, Anda akan melewati rute hutan karet tua yang memberikan atmosfer petualangan alam liar autentik. Wajib camping semalam untuk merasakan dua sensasi ini sekaligus.
5. Bukit Bangkirai
Bukit Bangkirai berbeda dari semua destinasi di atas. Tidak ada savana atau kabut, yang ada adalah kekaguman pada hutan hujan tropis purba.
Di sini tumbuh pohon bangkirai raksasa (Shorea laevis) berusia lebih dari 150 tahun, dengan batang berdiameter raksasa dan akar menjalar lebar, memberi kesan megah seperti dunia Avatar.
Baca Juga: Menelusuri Rumah Masa Kecil Presiden Kedua Indonesia Soeharto, Sejarah yang Menyimpan Banyak Kisah
Ikon utamanya Canopy Bridge, jembatan gantung sepanjang 64 meter di ketinggian 30 meter, yang bergoyang ditiup angin dan memacu adrenalin.
Sepanjang hari, Anda akan dimanjakan simfoni suara alam dari owa-owa, monyet ekor panjang, dan ratusan jenis burung endemik yang saling bersahutan. Cocok untuk keluarga maupun pencinta ekowisata.
Destinasi Kalimantan bukan hanya tentang ekspedisi sungai atau hutan rimba. Ada keindahan vertikal yang tak kalah memukau, menunggu untuk Anda jelajahi.***
Editor : Eli Kustiyawati