Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Terungkap, 5 Pulau Cantik di Bangka Belitung dengan Mercusuar Belanda, Ada Konservasi Penyu hingga Batu Setinggi 10 Meter

Kholikul Ihsan • Selasa, 2 Juni 2026 | 19:07 WIB
Pemandangan di Pulau Ketawai. (Foto: Instagram @visitbangkabelitung_)
Pemandangan di Pulau Ketawai. (Foto: Instagram @visitbangkabelitung_)

RADAR BOGOR - Bangka Belitung tidak hanya terkenal dengan pantai-pantai daratannya yang memukau. Tapi tahukah Anda bahwa di sekitar gugusan kepulauan ini, tersebar ratusan pulau kecil tak berpenghuni yang menyimpan keindahan laut paling murni? 

Di sinilah petualangan sejati dimulai. Air laut yang super jernih hingga ke dasar, gradasi warna dari toska muda hingga biru tua pekat, hamparan pasir putih sehalus tepung, serta formasi batu granit unik yang hanya ada di Belitung, semua bisa Anda nikmati dengan cara island hopping menyusuri pulau-pulau surga ini.

Bagi Anda yang bosan dengan wisata pantai yang itu-itu saja, atau butuh healing total di tempat yang benar-benar sunyi dan alami, pulau-pulau kecil ini menawarkan pengalaman menarik yang tidak akan Anda dapatkan di daerah lain.

Baca Juga: Pencairan Bansos PKH Tahap 2 Mulai Berjalan Setelah BPNT Cair, KPM Diminta Rutin Cek Saldo KKS dan Status Bantuan

Dilansir dari Google Maps, 5 pulau tercantik di Bangka Belitung ini wajib masuk dalam daftar liburan Anda. 

1. Pulau Lengkuas (Belitung) 

Pulau Lengkuas adalah pulau kecil yang paling banyak diulas di Google Maps dengan rating mendekati sempurna (4,8+). Dan memang, pulau ini layak disebut sebagai jantung pariwisata bahari Belitung. 

Begitu perahu Anda mendekati dermaga, satu pemandangan langsung menyita perhatian, Mercusuar putih peninggalan kolonial Belanda yang dibangun pada tahun 1882, berdiri kokoh setinggi 50 meter di tengah pulau. 

Baca Juga: Gak Kalah dari Raja Ampat, 6 Wisata Bahari Eksotis di Bangka Belitung Ini Punya Batu Granit Raksasa hingga Sunset yang Bikin Baper

Mercusuar ini masih berfungsi hingga kini, menjaga pelayaran di Selat Karimata. Anda bisa menaiki anak tangga spiralnya hingga ke puncak, dan begitu sampai di atas, panorama laut biru tak berbatas dengan gugusan pulau-pulau kecil di kejauhan akan membuat Anda terpana takjub. 

Di sekeliling mercusuar, hamparan pasir putih sehalus gula dan air laut super jernih dengan gradasi toska-biru tua siap memanjakan mata.

Aktivitas terbaik di Pulau Lengkuas selain menaiki mercusuar adalah snorkeling. Begitu Anda masuk ke air tepat di depan dermaga, dunia bawah laut yang memukau langsung terbentang, terumbu karang karpet yang sehat, kawanan ikan badut (clownfish) yang berlompatan di antara anemon, serta ikan hias ekor kuning yang berenang tak takut. 

Baca Juga: Liburan ala Luar Negeri di Batam dan Bintan, 6 Destinasi Modern Kepri Ini Punya Pantai Publik Premium yang Instagramable

Jangan lupa juga berjalan-jalan di antara gugusan batu granit di pesisir barat pulau untuk mendapatkan spot foto yang epik. Akses ke Pulau Lengkuas dapat dicapai dengan menyewa perahu motor kayu tradisional milik nelayan dari Pantai Tanjung Kelayang atau Pantai Tanjung Binga (waktu tempuh sekitar 30–45 menit). 

2. Pulau Batu Berlayar (Belitung) 

Masih dalam satu rute island hopping dari Tanjung Kelayang, Anda akan menjumpai Pulau Batu Berlayar yang bentuknya sangat unik dan fotogenik. 

Pulau kecil (sebenarnya lebih mirip gusung pasir) ini didominasi oleh formasi dua batu granit raksasa vertikal setinggi hampir 10 meter yang berdiri tegak di atas gundukan pasir putih. 

Jika dilihat dari kejauhan, susunan batu ini terlihat persis seperti hamparan layar kapal yang sedang terkembang menembus ombak laut lepas, itulah asal-usul namanya. 

Baca Juga: 5 Alasan Warung Makan Teteh Perkasa Bogor Selalu Ramai, Kuliner Sunda yang Bikin Pengunjung Rela Antre

Yang membuat pulau ini semakin dramatis adalah sifatnya yang dinamis, ketika air laut pasang, daratan pasir akan tenggelam sepenuhnya, sehingga kedua batu raksasa itu terlihat seolah-olah mengapung sendirian di tengah samudra. Saat air surut, gusung pasir putih muncul kembali, dan Anda bisa berjalan di atasnya.

Aktivitas terbaik di Pulau Batu Berlayar adalah berfoto. Spot di antara celah dua batu layar menjadi latar yang paling ikonik dan sudah viral di media sosial. 

Selain itu, Anda juga bisa mencari bintang laut merah yang melimpah di perairan dangkal di sekitar pulau, airnya sangat jernih, sehingga Anda bisa melihatnya tanpa perlu menyelam. 

Aksesnya searah dengan rute menuju Pulau Lengkuas, hanya sekitar 15–20 menit dari bibir Pantai Tanjung Kelayang. Pulau ini biasanya menjadi bagian dari paket island hopping bersama Pulau Lengkuas dan Pulau Kepayang, jadi tidak perlu menyewa perahu terpisah.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Studio Foto Terlengkap di Bogor, Pilihan Terbaik untuk Abadikan Momen Berharga Bersama Keluarga dan Sahabat

3. Pulau Kepayang (Belitung) 

Berbeda dengan pulau-pulau kecil lainnya yang cenderung gersang, Pulau Kepayang (kadang disebut juga Pulau Babi) diselimuti oleh pohon-pohon kelapa yang rimbun dan asri. 

Pulau ini adalah pulau kecil terbesar di gugusan utara Belitung, dan konsep wisatanya menggabungkan keindahan pantai dengan aksi kepedulian lingkungan (ecotourism). 

Daya tarik utamanya adalah Pusat Konservasi dan Penangkaran Penyu yang dikelola oleh masyarakat setempat. Di sini, Anda bisa melihat langsung telur-telur penyu yang diinkubasi dalam bak-bak pasir, hingga tukik (anak penyu) yang lucu dan siap dilepaskan ke laut. 

Pengunjung bahkan bisa ikut melepas tukik jika beruntung dengan jadwal penetasan. Pulau ini juga memiliki area restorasi terumbu karang buatan yang menjadi rumah bagi berbagai ikan tropis.

Baca Juga: 5 Alasan Warung Makan Teteh Perkasa Bogor Selalu Ramai, Kuliner Sunda yang Bikin Pengunjung Rela Antre

Selain edukasi penyu, Pulau Kepayang juga menawarkan fasilitas wisata yang lebih matang, restoran kayu tepi pantai yang menyajikan seafood segar (ikan bakar, cumi, udang), area snorkeling dengan spot terumbu karang yang dalam, serta area santai di bawah rimbunnya pohon kelapa. 

Sangat cocok untuk wisata keluarga atau rombongan yang ingin menikmati pulau eksotis tanpa harus kemping ala kadarnya. Aksesnya dari dermaga Tanjung Kelayang, Pulau Kepayang hanya berjarak sekitar 20 menit berkendara laut dengan perahu motor. Biasanya pulau ini menjadi destinasi makan siang dalam paket island hopping karena fasilitasnya yang lengkap. 

4. Pulau Kelapan (Bangka Selatan) 

Pergi ke ujung selatan Pulau Bangka, Anda akan menemukan permata tersembunyi yang sering dijuluki dalam ulasan Google Maps sebagai Maladewa-nya Pulau Bangka. 

Baca Juga: Gak Harus ke Luar Negeri, 6 Destinasi Wisata Ini Punya Crystal Lagoon Se-Asia, Jembatan Ala Golden Gate hingga Batu Purba di Laut Lepas

Namanya Pulau Kelapan. Julukan itu tidak berlebihan. Pulau kecil ini menawarkan ekosistem bawah laut yang jauh lebih kaya dan masih sangat perawan dibandingkan pantai-pantai daratan utama Bangka. 

Tingkat visibilitas vertikal air laut di sini sangat tinggi, Anda bisa melihat dasar laut dengan jelas dari permukaan tanpa perlu snorkeling sekalipun. 

Pulau Kelapan dikelilingi oleh hamparan terumbu karang jenis hard coral dan soft coral yang berwarna-warni, menjadikannya rumah bagi ribuan biota laut, termasuk berbagai jenis anemon, ikan-ikan tropis, hingga kima raksasa (giant clam) yang berukuran besar.

Pulau Kelapan sangat direkomendasikan bagi Anda yang sudah mahir snorkeling atau bahkan scuba diving. Spot-spot diving di sini menawarkan pengalaman bawah laut yang sebanding dengan destinasi kelas dunia. 

Baca Juga: Donor Darah dan Bazar UMKM Warnai HJB ke-544 di Halaman Gedung DPRD Kota Bogor

Jika Anda penggemar petualangan liar, Anda juga bisa berkemah di tepi pantai pasir yang sunyi, tanpa lampu, tanpa keramaian, hanya ditemani suara ombak dan bintang-bintang di langit. 

Untuk akses ke Pulau Kelapan terletak di Kabupaten Bangka Selatan. Anda perlu menuju Pelabuhan Sadai terlebih dahulu, lalu menyewa perahu motor nelayan dengan waktu tempuh sekitar 45 hingga 60 menit. Karena lokasinya cukup jauh dan ombaknya lebih besar, disarankan menggunakan jasa pemandu lokal yang berpengalaman. 

5. Pulau Ketawai (Bangka Tengah) 

Pulau Ketawai adalah salah satu destinasi pulau yang popularitasnya melesat tajam dalam beberapa tahun terakhir di Pulau Bangka. 

Dengan luas sekitar 28 hektar, pulau ini memiliki karakteristik yang unik, daratannya datar dan dipenuhi oleh ribuan pohon kelapa yang tumbuh rapi dan teratur, memberikan kesan lanskap tropis yang super estetik dan instagramable. 

Baca Juga: Gak Harus ke Luar Negeri, 6 Destinasi Wisata Ini Punya Crystal Lagoon Se-Asia, Jembatan Ala Golden Gate hingga Batu Purba di Laut Lepas

Garis pantainya sangat bersih, bebas dari batuan granit besar yang biasanya dominan di Belitung, berganti dengan hamparan pasir putih bersih yang sangat luas dan landai. 

Pemerintah setempat telah membangun sebuah dermaga kayu panjang yang menjorok ke laut sebagai pintu masuk utama. Dermaga inilah yang menjadi spot foto paling ikonik di Pulau Ketawai, apalagi saat matahari terbenam.

Aktivitas di Pulau Ketawai sangat beragam dan cocok untuk segala usia. Anda bisa bermain jet ski dan banana boat di perairan yang tenang, menyewa sepeda untuk bersepeda santai mengelilingi hutan kelapa, berkemah di area camping ground yang sudah disediakan, atau sekadar bersantai menikmati matahari terbenam yang dramatis, karena posisi pulau yang menghadap ke barat, sunset di sini benar-benar memukau tanpa terhalang bukit atau pepohonan tinggi. 

Akses ke Pulau Ketawai terletak di Kabupaten Bangka Tengah. Anda bisa menyewa perahu motor cepat (speedboat) dari Desa Kurau dengan waktu tempuh yang relatif singkat, hanya sekitar 20–30 menit. Pulau ini sudah mulai memiliki fasilitas yang cukup baik (toilet, warung makan, area parkir perahu), sehingga cocok untuk wisata keluarga.***

Editor : Asep Suhendar
#pulau #bangka belitung #wisata