Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gak Usah ke Swiss atau Selandia Baru! 6 Danau dan Air Terjun di Jambi Ini Pemandangannya Gak Kalah Estetik, Ada Danau Purba di Ketinggian 1.200 Meter

Kholikul Ihsan • Rabu, 3 Juni 2026 | 17:56 WIB
Ilustrasi salah satu air terjun yang ada di Jambi. Foto: Pexels/Anjar Pratama
Ilustrasi salah satu air terjun yang ada di Jambi. Foto: Pexels/Anjar Pratama
RADAR BOGOR - Provinsi Jambi, menyimpan banyak tempat wisata alam, seperti air terjun atau danau. Di sepanjang dataran tinggi Bukit Barisan, tersembunyi barisan danau purba dan air terjun bertingkat yang keindahannya sungguh memabukkan.
 
Mulai dari danau tengah kota yang menawarkan pemandangan matahari terbenam di atas keramba apung, hingga air terjun berundak 12 tingkat di dalam hutan Taman Nasional Kerinci Seblat, Jambi.
 
Semua tempat wisata alam, seperti air terjun dan danau di Jambi bisa diakses dengan berbagai tingkat kesulitan, dari sekedar jalan santai, hingga yang butuh trekking sejam melewati kebun kopi.
 
Baca Juga: Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Langsung Diborgol dan Ditahan Kejagung, Kasus Dugaan Jual Beli Titik SPPG Makin Terang
 
Enam destinasi perairan alami di Jambi ini layak masuk daftar wajib kunjungan Anda, berdasarkan data ulasan dari Google Maps.
 
Medannya beragam dan pemandangannya siap memanjakan mata. Langsung saja kita bedah satu-persatu.

1. Danau Sipin (Sunset di Tengah Kota dengan Perahu Tradisional)

Pernahkah Anda duduk di tepi danau tepat di jantung Kota Jambi? angin sore berhembus pelan, dan langit perlahan berubah jingga. Di depan mata, puluhan keramba jaring apung milik nelayan lokal menghiasi permukaan air yang tenang. Suasananya? Damai, hangat, dan terasa sangat Jambi. 
 
Baca Juga: Info Bansos Triwulan 2 April-Juni 2026, Simak Kriteria KPM yang Berhak Menerima Akumulasi Dana PKH BPNT hingga Rp4 Juta
 
Danau Sipin memiliki bentuk unik menyerupai tapal kuda dan menjadi satu-satunya wisata air urban di kota ini.
 
Anda tidak perlu trekking atau naik gunung, cukup datang sore hari, lalu menyewa perahu motor tradisional yang biasa disebut ketek untuk mengitari danau. 
 
Jangan lewatkan jembatan kayu terapung yang instagramable, atau sekadar duduk di taman tepi danau sambil menyantap jajanan kaki lima. Sunset di sini terkenal sangat fotogenik.
 
Lokasinya sangat strategis, di Jalan Danau Sipin, Kelurahan Legok, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Hanya 15 menit dari pusat kota. Waktu terbaik datang pukul 16.00-18.00. Cocok untuk sekedar melepas penat setelah seharian bekerja.
 
Baca Juga: Peabo Bryson Meninggal Dunia di Usia 75 Tahun, Suara Emas di Balik Lagu Disney Legendaris Tutup Usia

2. Air Terjun Muara Kelingi (Keindahan Tersembunyi di Dekat Kota)

Ingin merasakan sensasi air terjun alami tapi tidak punya banyak waktu untuk perjalanan jauh ke Kerinci? Air Terjun Muara Kelingi yang juga populer dengan nama Air Terjun Dukun Betuah adalah jawabannya. 
 
Berada di Kabupaten Muaro Jambi, air terjun setinggi 15-20 meter ini menyuguhkan aliran air yang melebar membasahi dinding batu cadas, dikelilingi vegetasi hijau yang masih asri dan rimbun. 
 
Kolam alami di bawahnya cukup dalam dan aman untuk berenang atau sekadar merendam kaki.
 
Medan menuju lokasi cukup menantang namun menyenangkan, Anda akan melewati jalan setapak perkebunan dan sedikit off-road ringan. Cocok untuk petualang lokal yang ingin kabur dari hiruk-pikuk kota tanpa harus menghabiskan waktu berhari-hari di jalan.
 
Baca Juga: MBG untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas Segera Masuk Perpres, Presiden Prabowo Setujui Usulan Kemensos
 
Lokasinya di Desa Mugo Rejo, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi. Berjarak sekitar 1,5-2 jam dari Kota Jambi. Tidak ada pemandu wajib, tapi disarankan bertanya pada warga sekitar karena aksesnya masih terbilang tersembunyi. 
 
Bawa tikar dan bekal piknik sendiri karena fasilitas masih sederhana. Waktu terbaik berkunjung adalah musim kemarau agar air tidak terlalu deras dan aman untuk berenang.

3. Air Terjun Telun Berasap (Kabut Air Berpelangi dari Ketinggian 50 Meter)

Pernah membayangkan berdiri di atas gardu pandang kayu, disapu butiran air halus seperti kabut, dan melihat pelangi alami melengkung tepat di depan mata? Itulah pengalaman yang hanya bisa Anda dapatkan di Air Terjun Telun Berasap, Kerinci. 
 
Baca Juga: Penarikan Tunai Bansos PKH dan BPNT Nominal Bervariasi Rp600 Ribu-Rp1,5 Juta, Realisasi PIP Termin 2 Melalui Rekening Simpel
 
Dengan ketinggian mencapai 50 meter, deburan airnya begitu kuat hingga menciptakan hembusan kabut tebal yang menyerupai asap putih, itulah asal nama Telun Berasap yang berarti air terjun berasap. 
 
Saat sinar matahari pagi atau sore mengenai kabut tersebut, fenomena pelangi alami akan muncul sesaat. Berbeda dengan air terjun lain yang medannya ekstrem, destinasi ini sudah dikelola dengan baik, anak tangga semen yang rapi memudahkan Anda turun ke gardu pandang. 
 
Namun, karena pusaran airnya sangat deras, pengunjung tidak disarankan berenang di kolam utama. Cukup berswafoto dari dek bambu atau kayu, rasakan sejuknya hembusan kabut, dan biarkan mata Anda dimanjakan oleh pemandangan.
 
Baca Juga: Wali Kota Dedie Rachim Minta Warga Bersabar, Pembangunan Bogor Disebut Masih Berproses
 
Berlokasi di Desa Telun Berasap, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci. Berjarak sekitar 30 menit dari pusat Kota Sungai Penuh. Fasilitas cukup lengkap dengan area parkir dan warung kecil. 
 
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari (pukul 08.00-10.00) saat matahari belum terlalu tinggi dan kabut air masih terlihat jelas. Jangan lupa bawa jas hujan atau ganti baju karena Anda pasti basah oleh percikan airnya!

4. Air Terjun Sigerincing (Kolam Alami yang Luas di Lembah Masurai)

Jika Anda mencari air terjun yang tidak hanya indah dipandang, tapi juga aman untuk berenang dan berendam dalam waktu lama, Air Terjun Sigerincing di Merangin adalah pilihan tepat. 
 
Baca Juga: Kisah Hody, UMKM Tas Lokal Bogor yang Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi di Marketplace Shopee
 
Air terjun setinggi 30-40 meter ini bersumber dari Sungai Siau yang jernih, langsung dari kaki Gunung Masurai. Yang membuatnya istimewa adalah kolam penampungan alami di bawahnya luas, berbatu, dan airnya sangat jernih hingga Anda bisa melihat ikan-ikan kecil berenang bebas di sela-sela bebatuan. 
 
Dinding tebing di sekeliling air terjun ditutupi lumut hijau dan tumbuhan rambat, menciptakan tirai hijau alami yang teduh dan estetik.
 
Akses dari area parkir menuju dasar air terjun sudah tertata dengan tangga menurun, jadi tidak perlu trekking ekstrem. Aktivitas favorit di sini ya jelas berendam, berenang, dan foto-foto dengan latar tirai hijau yang eksotis.
 
Lokasinya berada di Desa Tuo, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin. Berjarak sekitar 4-5 jam dari Kota Jambi, atau 2 jam dari pusat Kabupaten Merangin.
 
Baca Juga: Film Nobody Loves Kay Soroti Perjuangan Anak Muda Mengejar Mimpi di Dunia Esports
 
Fasilitas masih terbatas, tidak ada warung atau toilet permanen, jadi bawa bekal dan perlengkapan sendiri. Waspada saat musim hujan karena arus bisa menjadi deras. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hingga siang hari.

5. Danau Pauh (Danau Purba yang Tenang di Ketinggian 1.200 Mdpl)

Ada danau, lalu ada Danau Pauh. Danau vulkanik purba seluas 30 hektar ini berbeda dari yang lain, airnya berwarna hijau tua kebiruan, permukaannya sangat tenang seperti cermin, dan di kejauhan Gunung Masurai berdiri gagal sebagai latar. 
 
Berlokasi di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut, Danau Pauh dikelilingi oleh hutan hujan tropis Sumatera yang masih perawan serta perkebunan kopi milik warga lokal. 
 
Suasananya hening, sejuk, dan sangat cocok untuk Anda yang ingin healing total tanpa suara bising kendaraan.
 
Baca Juga: Pencairan Bansos Juni 2026 Semakin Meluas, PKH dan BPNT Rp600 Ribu hingga Rp1,79 Juta Dilaporkan Sudah Cair
 
Aktivitas favorit di sini cukup santai, bersantai di pondok gazebo bambu tepi danau, menaiki rakit bambu, berfoto di jembatan kayu yang menjorok ke arah danau, atau sekadar duduk sambil menyesap kopi hangat khas Jangkat. Cocok untuk liburan keluarga atau quality time bersama pasangan.
 
Danau Pauh Lokasinya di Desa Pulau Tengah, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin. Perjalanan dari Kota Jambi memakan waktu sekitar 6-7 jam, tapi pemandangan sepanjang jalan sangat indah.
 
Fasilitas cukup lengkap, ada gazebo, toilet, dan warung makan sederhana. Disarankan berkunjung pada pagi hari saat kabut tipis masih menyelimuti permukaan danau suasananya magis!

6. Air Terjun Talang Kemulun (12 Tingkat Gemericik Air yang Menenangkan Jiwa)

Jika Anda pencinta trekking ringan dan ingin merasakan sesuatu yang benar-benar berbeda, Air Terjun Talang Kemulun di Kerinci adalah jawabannya. 
 
Baca Juga: Studio Kreatif Asal Depok Ikut Garap Video Musik Ariana Grande, Bukti Talenta Indonesia Diakui Dunia
 
Bukan satu air terjun besar, melainkan 12 tingkatan air terjun kecil yang mengalir di atas bebatuan, strukturnya berundak, estetik, dan sangat menenangkan. 
 
Tersembunyi di dalam sabuk hutan Taman Nasional Kerinci Seblat, perjalanan menuju lokasi membutuhkan jalan kaki sekitar 1 jam melewati perkebunan kopi dan hutan jati milik warga.
 
Sesampainya di sana, Anda akan disambut oleh suara gemericik air berundak yang menciptakan melodi alam luar biasa. 
 
Bebatuan tebingnya dipenuhi tumbuhan paku purba yang menambah kesan liar dan alami. Pengunjung suka memanjat ke beberapa tingkatan batu yang landai (hati-hati licin!) untuk berfoto di tengah-tengah aliran air terjun. Pastikan Anda datang dengan pemandu lokal agar tidak tersesat.
 
Baca Juga: Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dikabarkan Diperiksa Kejagung
 
Lokasinya di Desa Kemulun, Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci. Berjarak sekitar 1,5 jam dari pusat Kota Sungai Penuh. Wajib menggunakan jasa pemandu lokal.
 
Disarankan membawa air minum dan camilan karena tidak ada warung di lokasi. Waktu terbaik berkunjung ke air terjun atau danau di Jambi, adalah musim kemarau agar trekking tidak terlalu licin. Jangan lupa pakai sepatu yang nyaman untuk hiking!
Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#jambi #danau #air terjun