Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cuma di Bengkulu! Ada Benteng Inggris Raksasa, Rumah Bung Karno, hingga Pantai 7 Kilometer, Semua Bisa Anda Kunjungi dalam 1 Hari!

Kholikul Ihsan • Rabu, 3 Juni 2026 | 22:40 WIB
Ilustrasi panorama senja di pantai panjang Bengkulu. Foto: Instagram @visitbengkulu
Ilustrasi panorama senja di pantai panjang Bengkulu. Foto: Instagram @visitbengkulu
RADAR BOGOR - Ada kalanya kita butuh liburan yang tidak hanya menyegarkan mata, tapi juga menawarkan jejak sejarah yang membekas di hati. Bengkulu, provinsi satu ini punya kombinasi langka yang sulit ditemukan di tempat lain. Mulai pantai hingga benteng Inggris raksasa.
 
Dalam satu hari, Anda bisa berjalan di lorong benteng peninggalan Inggris abad ke-18, lalu sore harinya duduk di bibir pantai Samudra Hindia di Bengkulu, sambil menikmati jagung bakar dan matahari terbenam yang dramatis. 
 
Bukan hanya benteng atau pantai yang menarik di Bengkulu. Jika Anda berani, berkemah di tepi kawah gunung berapi aktif yang masih mengeluarkan asap belerang, dengan pemandangan sunrise di atas lautan kabut. 
 
Baca Juga: Suka Pantai tapi Benci Keramaian? 6 Pantai di Jambi Ini Masih Sepi, Perawan, dan Airnya Jernih Tanpa Antrean Panjang!
 
Inilah rangkuman lima destinasi wisata terbaik di Bengkulu berdasarkan data Google Maps, dari benteng kolonial terbesar di Asia Tenggara, rumah pengasingan Bung Karno, pantai terpanjang Sumatera, dan danau dengan nama paling unik se-Indonesia.

1. Benteng Marlborough (Benteng Inggris Terbesar di Asia Tenggara dengan Pemandangan Samudra)

Jika Anda penggemar sejarah sekaligus pecinta fotografi estetik, Benteng Marlborough adalah destinasi yang tidak boleh dilewatkan. 
 
Benteng peninggalan East India Company yang dibangun antara 1714-1719 ini merupakan benteng Inggris terbesar di Asia Tenggara, dan bentuknya unik! Jika dilihat dari atas, arsitekturnya menyerupai kura-kura raksasa. 
 
Baca Juga: Hasil Cek Kesehatan Gratis Ungkap Banyak Warga Kota Bogor Kurang Olahraga
 
Kondisinya masih sangat kokoh, lengkap dengan jembatan gantung, meriam-meriam kuno yang menghadap ke laut, ruang tahanan bawah tanah yang mencekam, serta ruang pameran berisi dokumen sejarah kolonial.
 
Disini pengunjung dapat menyusuri lorong-lorong barak kuno, membayangkan bagaimana suasana benteng di abad ke-18, lalu naik ke atas dinding benteng (bastion) untuk menikmati pemandangan Samudra Hindia yang membentang luas dengan angin laut yang kencang. Spot fotonya estetik banget, cocok untuk gaya vintage atau old money aesthetic.

2. Rumah Pengasingan Bung Karno (Saksi Bisu Cinta dan Perjuangan Sang Proklamator)

Tidak lengkap rasanya ke Bengkulu tanpa mampir ke rumah kediaman Ir. Soekarno selama masa pengasingannya oleh Belanda pada tahun 1938-1942. 
 
Di sinilah Bung Karno menghabiskan waktu empat tahun, dan juga tempat di mana kisah cintanya dengan Ibu Fatmawati mulai bersemi. 
 
Baca Juga: Apresiasi Petugas MBG di Pelosok, Prabowo: Terima Kasih atas Kesetiaan Kalian
 
Rumah berarsitektur campuran Eropa dan Tionghoa ini masih menyimpan barang-barang asli milik sang proklamator, mulai dari ranjang tidur kayu, meja kerja penuh buku koleksi berbahasa asing, sepeda tua, hingga pakaian panggung teater yang dirancang sendiri oleh Bung Karno. 
 
Aktivitas wajib yang tidak boleh dilewatkan pengunjung adalah membasuh muka di sumur tua yang berada di halaman belakang. Mitos lokal yang melekat kuat menyebutkan bahwa air sumur ini dapat membawa berkah dan membuat awet muda. Percaya atau tidak, antrean untuk membasuh muka selalu ada sepanjang hari.

3. Pantai Panjang Bengkulu (Pasir Putih Sepanjang 7 Kilometer dengan Sunset Samudra yang Spektakuler)

Sesuai namanya, pantai ini benar-benar panjang, lebih dari 7 kilometer! Hamparan pasir putih yang luas dan landai membentang tanpa henti, diapit oleh ribuan pohon cemara laut yang rindang. Suasananya teduh, sejuk, dan sangat adem. 
 
Baca Juga: Ribuan Pelari Serbu Pengambilan Race Pack IPB Run 2026, Siap Lari di Kampus Dramaga Bogor
 
Yang membedakan Pantai Panjang dari pantai lain di Indonesia adalah ketiadaan pohon kelapa yang biasanya mendominasi garis pantai. Sebagai gantinya, pohon cemara laut tumbuh lebat di sepanjang tepian, menciptakan nuansa yang mirip dengan pantai di Eropa atau Jepang. 
 
Kawasan ini menjadi pusat olahraga warga setiap sore, ada yang jogging, bersepeda, atau sekadar duduk di bangku taman menikmati angin laut. 
 
Namun daya tarik utama Pantai Panjang tetaplah matahari terbenam. Saat senja tiba, langit berubah jingga keemasan, matahari perlahan tenggelam ke cakrawala Samudra Hindia, dan deretan penjual jagung bakar serta es kelapa muda siap menemani momen magis Anda.

4. Bukit Kaba (Camping di Bibir Kawah Aktif dengan Sunrise di Atas Lautan Kabut)

Bagi Anda yang mencari petualangan ringan tanpa perlu trekking ekstrem, Bukit Kaba adalah jawabannya. Gunung berapi aktif setinggi 1.938 mdpl ini memiliki keunikan, jalur pendakiannya relatif ramah pemula, bahkan ada jalan semen yang bisa dilalui kendaraan roda dua hingga dekat puncak. 
 
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Program MBG Harus Berhasil, Minta Pelaksana yang Tak Serius untuk Mundur
 
Daya tarik utamanya adalah kawah kembarnya yang berwarna hijau toska kekuningan, masih aktif mengeluarkan asap belerang yang mengepul di udara. Dari tepi kawah, Anda bisa melihat langsung gelembung-gelembung air panas yang mendidih, sensasi yang menegangkan sekaligus memukau. 
 
Bukit Kaba juga merupakan spot camping nomor satu di Bengkulu. Banyak wisatawan yang mendirikan tenda di area puncak, lalu bangun pagi-pagi untuk menyaksikan matahari terbit yang menembus lautan kabut di bawah kaki.
 
Pemandangannya sungguh di luar nalar, hijaunya Kabupaten Rejang Lebong membentang luas, sesekali tertutup awan tipis seperti kapas.

5. Danau Dendam Tak Sudah (Ketenangan di Tengah Kota dengan Nama Paling Unik)

Siapa yang tidak penasaran dengan danau bernama Dendam Tak Sudah? Di balik namanya yang unik dan sarat legenda, danau seluas 67 hektar ini menyuguhkan ketenangan yang langka di tengah hiruk-pikuk kota. 
 
Baca Juga: Tidak Hanya Bansos BPNT dan PKH, Bantuan PIP Tahap Terbaru Juga Mulai Menjangkau Penerima pada Juni 2026
 
Danau alami yang dikelilingi kawasan cagar asri ini merupakan habitat penting bagi tanaman endemik langka seperti Anggrek Pensil (Vanda Hookeriana) yang dilindungi, serta berbagai jenis burung air dan rawa. 
 
Suasananya hening, airnya tenang, dan pepohonan disekitarnya rindang. Aktivitas favorit pengunjung cukup santai, duduk di pondok-pondok kayu terapung di tepi danau sambil menikmati segelas kopi hangat atau kue tat khas Bengkulu.
 
Pengunjung juga bisa menyewa perahu rakit untuk berkeliling, atau sekadar berjalan-jalan di tepian sambil mengamati burung. Cocok banget untuk Anda yang ingin healing tanpa perlu bepergian jauh.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#benteng #bengkulu #pantai