RADAR BOGOR - Sumatera Selatan bukan cuma soal pempek dan Sungai Musi. Provinsi berjuluk Bumi Sriwijaya ini menyimpan segudang destinasi yang bisa memenuhi kebutuhan liburan Anda.
Mulai dari quality time sore hari di ikon kota, wisata religi yang sarat legenda, hingga petualangan menantang di kaki Gunung Dempo yang udaranya dingin menusuk tulang.
Berdasarkan data dari Google Maps, Sumatera Selatan menawarkan perpaduan sempurna antara nilai sejarah kerajaan, ikon budaya perkotaan, hingga bentang alam dataran tinggi di sepanjang Pegunungan Bukit Barisan.
Penasaran apa saja yang paling populer dan wajib masuk bucket list Anda? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
1. Jembatan Ampera dan Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB)
Tidak lengkap rasanya berkunjung ke Palembang tanpa bersandar di pelataran Benteng Kuto Besak sambil menatap megahnya Jembatan Ampera yang berpendar lampu. Suasana sore hingga malam hari di sini adalah surga urban healing yang sempurna.
Anda bisa merasakan angin sungai yang berhembus pelan, menyaksikan kapal-kapal ketek melintas, sambil jajan pempek dan mie celor langsung dari restoran terapung.
Daya tarik utamanya adalah perpaduan bangunan benteng abad ke-18 dan teknologi jembatan modern yang kini menjadi lambang kota.
Destinasi ini berada di Jl. Sultan Mahmud Badarudin, 19 Ilir, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang. Tempat ini buka 24 jam, namun waktu terbaik untuk datang adalah pukul 16.00–22.00 WIB. Jangan lupa menyewa perahu ketek untuk menyusuri Sungai Musi dan berfoto di depan patung Belido raksasa yang instagenic.
2. Kompleks Wisata Religi dan Budaya Pulau Kemaro
Ingin merasakan sensasi wisata yang unik seperti sedang berada di negeri seberang tanpa harus ke luar negeri? Pulau Kemaro jawabannya.
Pulau kecil di delta Sungai Musi ini tidak pernah kebanjiran, itulah mengapa dinamakan Kemaro (kering). Di sini Anda bisa menemukan Pagoda 9 Tingkat yang megah, Klenteng Soei Goeat Kiong, dan legenda cinta tragis antara pangeran Tiongkok dengan putri Palembang.
Suasananya tenang, asri, dan penuh nilai filosofis, cocok untuk wisata religi maupun edukasi budaya.
Akses menuju pulau ini harus menggunakan perahu motor dari dermaga BKB atau Pasar 16 Ilir. Jam operasional 08.00–18.00 WIB, Pulau Kemaro berlokasi di Kec. Ilir Timur II, Kota Palembang. Pengunjung bisa menaiki pagoda, melihat Pohon Cinta yang langka, dan menikmati panorama pecinan kuno di tengah sungai.
3. Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) Karang Anyar
Bagi Anda pecinta sejarah dan fotografi alam, TPKS adalah hidden gem yang sayang untuk dilewatkan. Bukan sekadar museum biasa, taman ini merupakan situs dataran rendah yang diyakini sebagai pusat pemukiman dan jaringan kanal buatan peninggalan Kerajaan Sriwijaya.
Suasananya asri dengan jembatan kayu di atas kanal-kanal kuno, pepohonan rindang, serta pulau-pulau buatan seperti Pulau Nangka dan Pulau Cempaka. Aktivitas edukasi seperti tur dengan pemandu lokal sangat direkomendasikan.
Lokasi TPKS berada di Jl. Syakyakirti, Karang Anyar, Kec. Gandus, Kota Palembang. Destinasi ini buka setiap hari pukul 08.00–16.00 WIB. Di dalam Museum Sriwijaya, Anda bisa melihat langsung artefak prasasti, arca, hingga kemudi kapal kuno yang tak ternilai harganya.
4. Gunung Dempo dan Perkebunan Teh Pagar Alam
Butuh pelarian dari panasnya kota? Naiklah ke ketinggian 3.159 mdpl di puncak Gunung Dempo. Namun, sebelum mendaki, Anda akan dimanjakan dengan hamparan Perkebunan Teh Pagar Alam peninggalan kolonial Belanda yang berundak rapi.
Udaranya sangat dingin dan segar, sering diselimuti kabut tipis. Spot sunrise di Tugu Rimau adalah lokasi favorit untuk sekadar nongkrong, minum kopi hangat, dan menikmati lanskap bak negeri dongeng.
Kawasan ini berlokasi di Kota Pagar Alam, sekitar 7 jam perjalanan darat dari Palembang. Destinasi ini cocok untuk wisatawan santai (berjalan di kebun teh, menginap di villa kayu) maupun petualang (mendaki kawah belerang yang bisa berubah warna hijau, biru, atau abu-abu).
5. Kawasan Megalitikum dan Air Terjun Cuup Embun Pagar Alam
Ini adalah salah satu destinasi paling unik di Indonesia. Di Desa Dempo Makmur, Anda bisa menemukan situs megalitikum dari zaman batu besar, berupa arca manusia purba memeluk binatang dan kubur batu yang tersebar di tengah perkebunan warga.
Lalu, hanya beberapa langkah dari situs purba tersebut, Anda akan mendengar gemericik Air Terjun Cuup Embun. Tingginya mencapai 30 meter, dengan debit air halus seperti embun yang jatuh menembus celah tebing batu purba.
Lokasinya berada di Desa Dempo Makmur, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam. Destinasi ini memberikan pengalaman ganda, tur sejarah di alam terbuka, lalu berenang di kolam alami air terjun yang dingin dan eksotis. Tangga semen yang tertata rapi memudahkan Anda turun ke dasar air terjun.
6. Danau Ranau dan Pulau Marisa (Muaradua)
Danau terbesar kedua di Pulau Sumatera ini menyuguhkan pemandangan yang membuat siapa saja terpana, air biru jernih dan tenang dengan latar belakang Gunung Seminung yang gagah.
Keunikan Danau Ranau adalah adanya Pulau Marisa, sebuah pulau kecil yang memiliki sumber mata air panas alami di tepiannya. Bayangkan Anda bisa berenang di danau yang sejuk, lalu naik ke pulau untuk mandi air panas belerang. Sensasinya benar-benar menyegarkan tubuh dan pikiran.
Lokasi Danau Ranau berada di perbatasan Kabupaten OKU Selatan (Sumatera Selatan) dan Kabupaten Lampung Barat. Aktivitas terpopuler adalah menyewa perahu motor ke Pulau Marisa, berkemah di Pantai Pelangi, serta mencicipi ikan mujair bakar yang legit. Tersedia juga wahana jet ski dan banana boat bagi yang ingin sensasi lebih seru.***
Editor : Eli Kustiyawati