Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Air Terjun Tirai Hijau Raksasa hingga Kolam Hijau Toska: 6 Curug Paling Estetik di Sumatera Selatan yang Tersembunyi

Kholikul Ihsan • Kamis, 4 Juni 2026 | 11:52 WIB
Ilustrasi salah satu Curug tersembunyi di Sumatera Selatan. (Foto: Instagram @pesonasriwijaya)
Ilustrasi salah satu Curug tersembunyi di Sumatera Selatan. (Foto: Instagram @pesonasriwijaya)

RADAR BOGOR - Ratusan air terjun di kawasan dataran tinggi Bukit Barisan, tepatnya di wilayah Lahat, Pagar Alam, dan Muara Enim, menyimpan rahasia yang belum banyak diketahui para pelancong biasa. 

Dalam bahasa lokal, mereka menyebutnya Cuup atau Curup. Dan percayalah, pengalaman berdiri di hadapan tirai hijau raksasa Curup Maung atau merasakan gerimis abadi di Curup Embun akan mengubah standar liburan ke wisata alam Anda.

Dikutip berdasarkan data geografis dan di Google Maps, kawasan ini menawarkan air terjun yang masih alami, asri, dan yang paling penting terisolasi dari keramaian urban. 

Tidak ada antrean foto, tidak ada pedagang asongan yang berteriak, yang ada hanya gemericik air, rimbunan hutan tropis, dan detak jantung Anda sendiri setelah trekking menantang.

Baca Juga: 5 Pameran Seni yang Bisa Masuk Agenda Liburan Warga Bogor di Bulan Juni, Ada yang Gratis hingga Karya Interaktif

Berikut 6 rekomendasi curug tercantik di Sumatera Selatan yang wajib masuk daftar petualangan Anda berikutnya.

1. Curup Maung (Berdiri di Bawah Tirai Hijau Raksasa Setinggi 80 Meter)

Sebuah dinding tebing selebar puluhan meter yang seluruh permukaannya ditutupi lumut hijau dan tanaman paku. Lalu dari sela-sela tirai alami itu, air mengalir jatuh membentuk tirai kedua, itulah Curup Maung. 

Ketinggiannya mencapai 80 meter, dan pemandangan di depannya akan membuat Anda terdiam sejenak. Bukan karena takut, tapi karena magis. Di sini Anda bisa mandi di aliran Sungai Lematang yang jernih dan berfoto dengan latar dinding air yang luar biasa megah.

Baca Juga: Kamu Harus ke Sini! 4 Ekowisata di Bengkulu Ini Menawarkan Pengalaman Langka: Memandikan Gajah Sumatera, Melepas Tukik, hingga Melihat Rafflesia Mekar

Destinasi ini masuk kategori air terjun dinding dan wisata petualangan. Lokasinya di Desa Rindu Hati, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. 

Perjalanan menuju Curup Maung tidak mudah, setelah parkir kendaraan, Anda harus trekking menuruni tebing tanah curam dan licin selama 30–45 menit melewati perkebunan warga dan hutan tropis. Tapi percayalah, setiap tetes keringat akan terbayar lunas.

2. Curup Buluh (Memanjat Anak Tangga Raksasa dari Batu Kapur)

Curup Buluh menawarkan pengalaman yang benar-benar berbeda. Airnya tidak jatuh bebas dari ketinggian, melainkan mengalir merayap melewati tujuh tingkat batuan kapur alami yang tersusun rapi seperti anak tangga raksasa. 

Baca Juga: 6 Air Terjun Tersembunyi di Bengkulu yang Wajib Anda Kunjungi Sekali Seumur Hidup: Ada yang Airnya Panas dan Dingin dalam Satu Tempat

Karena berbahan batu kapur, permukaannya tidak terlalu licin, jadi Anda bisa memanjat perlahan dari satu undakan ke undakan berikutnya, merasakan pijatan air alami di setiap tingkat. Di sekelilingnya, hutan bambu (buluh) yang rimbun menambah suasana purba yang sunyi.

Berlokasi di Desa Lubuk Selo, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Aksesnya menuju curug ini masih minim penunjuk jalan. Jalurnya didominasi tanah merah di area perkebunan kopi dan karet yang sepi, lalu dilanjutkan dengan turun ke lembah sambil memegang akar pohon untuk menjaga keseimbangan. 

Cocok bagi Anda yang ingin merasakan sensasi petualangan sambil menikmati keunikan geologi alam.

Baca Juga: Cuma di Bengkulu! Ada Benteng Inggris Raksasa, Rumah Bung Karno, hingga Pantai 7 Kilometer, Semua Bisa Anda Kunjungi dalam 1 Hari!

3. Curup Bedegung (Menyaksikan Kemegahan Air Terjun Tunggal Tertinggi)

Dengan ketinggian hampir 84 meter, Curup Bedegung adalah salah satu air terjun tunggal tertinggi di Sumatera Selatan. Airnya bersumber dari mata air celah bukit yang tidak pernah kering, bahkan di musim kemarau sekalipun. 

Hempasannya begitu kuat hingga menciptakan tiupan angin kencang yang membawa uap air dingin sampai radius puluhan meter. Anda akan merasa seperti berdiri di samping kipas raksasa alami. 

Aktivitas favorit di sini adalah bersantai di jembatan gantung sambil menikmati pemandangan vertikal air terjun, berenang di hilir sungai yang tenang, atau mencoba arung jeram skala kecil.

Baca Juga: Suka Pantai tapi Benci Keramaian? 6 Pantai di Jambi Ini Masih Sepi, Perawan, dan Airnya Jernih Tanpa Antrean Panjang!

Lokasi Curup Bedegung berada di Desa Bedegung, Kecamatan Panang Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Spot ini berjarak sekitar 56 kilometer dari pusat kota Muara Enim. 

Meskipun sudah memiliki fasilitas dasar dari pemerintah daerah, posisinya yang diapit perbukitan hutan lindung membuat suasananya tetap terasa terisolasi, tenang, dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

4. Curup Embun (Gerimis Abadi di Kaki Gunung Dempo)

Curup Embun memiliki keunikan yang tidak ditemukan di air terjun lain, karena tertiup angin gunung yang kencang, aliran air setinggi 30 meter ini pecah di udara sebelum menyentuh tanah. Hasilnya? Kabut air yang melayang-layang menyerupai embun atau gerimis abadi. 

Baca Juga: Jungleland Sentul Bogor Hadirkan Promo Juni 2026, Ada Tiket Gratis hingga Paket Pelajar dan Bikers

Udara di sekitarnya sangat dingin, khas lereng Gunung Dempo. Aktivitas terbaik di sini bukan berenang, melainkan merendam kaki di kolam batuan yang jernih sambil menikmati suasana hutan pegunungan yang sunyi dan berkabut.

Destinasi ini berlokasi di Desa Dempo Makmur, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan. Anda harus menuruni ratusan anak tangga semen yang membelah tebing curam. 

Hati-hati, perjalanan pulang ke atas cukup melelahkan dan membutuhkan fisik prima. Tapi sensasi berada di tengah kabut air yang dingin dan menenangkan sebanding dengan setiap langkah yang Anda tempuh.

5. Curup Tujuh Panggung (Paling Terisolasi, Paling Bikin Penasaran)

Baca Juga: Jungleland Sentul Bogor Hadirkan Promo Juni 2026, Ada Tiket Gratis hingga Paket Pelajar dan Bikers

Jika Anda mencari tantangan sejati, inilah dia. Curup Tujuh Panggung adalah air terjun paling terisolasi dan jarang terjamah wisatawan kasual. Tersembunyi di dalam hutan lebat, curug ini memiliki tujuh tingkatan panggung batuan alami yang terpisah-pisah. 

Setiap tingkat menawarkan kolam berbentuk mangkuk raksasa dengan air berwarna hijau toska yang sangat jernih. Aktivitas terbaik? Bawa perlengkapan bushcraft atau tenda untuk berkemah mandiri di tengah keliaran alam rimba Sumatra. Anda akan mendapatkan ketenangan total, hanya suara air dan suara hutan yang menemani.

Lokasinya di Desa Tanjung Raja, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Perjalanan ke sini wajib menggunakan pemandu lokal dari desa terdekat. 

Jalurnya berupa setapak tanah, semak belukar, dan menyeberangi beberapa aliran sungai kecil tanpa jembatan. Perjalanan memakan waktu berjam-jam. Curug ini bukan untuk wisatawan instan, tapi untuk petualang sejati.

Baca Juga: Jungleland Sentul Bogor Hadirkan Promo Juni 2026, Ada Tiket Gratis hingga Paket Pelajar dan Bikers

6. Curup Lematang Indah (Tubing Santai di Bawah Tebing Jurang)

Berbeda dari yang lain, Curup Lematang Indah menawarkan kombinasi antara air terjun dan wisata sungai. Dengan ketinggian sekitar 40 meter dan aliran deras yang melebar, air terjun ini bermuara langsung ke Sungai Lematang, yang dipenuhi batuan sungai berukuran raksasa. 

Aktivitas paling populer di sini, duduk santai di atas batu-batu besar sambil mendengarkan gemuruh air, berburu foto dengan latar kelokan sungai eksotis, atau menyewa ban karet untuk tubing hanyut santai di area aliran sungai yang aman.

Berlokasi di Dusun Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan. Curup Lematang Indah berada di tepi jalur berliku yang membelah tebing jurang Liku Lematang. 

Baca Juga: Wajib kesini Sebelum Ramai, 5 Wisata Pegunungan Terbaik di Jambi yang Masih Alami dengan Danau Kaldera Tertinggi dan Sunset yang Bikin Merinding

Meskipun akses kendaraan terbilang mudah, dasar air terjunnya tetap terisolasi di dalam ceruk lembah sungai yang dalam. Pepohonan hutan hujan tropis yang menjulang membuat suasana tetap liar dan alami tanpa kehilangan kenyamanan.

Dari tirai hijau raksasa Curup Maung hingga gerimis abadi Curup Embun, dari tujuh panggung batu Curup Tujuh Panggung hingga tubing santai di Curup Lematang Indah, kawasan Lahat, Pagar Alam, dan Muara Enim Sumatera Selatan layak diperhitungkan sebagai destinasi ecotourism kelas dunia.***

Editor : Eli Kustiyawati
#sumatera selatan #wisata #air terjun #liburan