Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Terungkap, Inilah 5 Wisata Air Terjun Tersembunyi di Lampung dengan Keunikan Fisik yang Menakjubkan

Kholikul Ihsan • Jumat, 5 Juni 2026 | 15:17 WIB
Air Terjun Ciupang, Lampung. (Foto: Instagram @niagara_ciupang1)
Air Terjun Ciupang, Lampung. (Foto: Instagram @niagara_ciupang1)

RADAR BOGOR - Pernah merasa liburan ke air terjun itu-itu saja? Jatuhnya lurus, kolamnya dingin, foto di depan spot yang sama. Bosan, kan? Nah, kalau Anda tipe wisatawan yang mendambakan healing dengan sensasi berbeda, sesuatu yang tidak bisa ditemukan di destinasi mainstream Provinsi Lampung menyimpan jawabannya.

Di balik popularitas Pantai Krui dan Bukit Embun, Lampung ternyata memiliki koleksi rahasia berupa air terjun dengan karakteristik fisik yang unik dan langka. 

Mulai dari tebing kembar peninggalan zaman kolonial, efek optik tirai berkelok setinggi 80 meter, hingga tebing yang teksturnya menyerupai sisik naga. Bahkan ada satu air terjun yang gemuruhnya dipercaya warga setempat terdengar seperti tabuhan gamelan kuno.

Baca Juga: Pemerintah Terapkan PPh Final Royalti 1,5 Persen, Dorong Ekosistem Penulis dan Industri Literasi Indonesia

Dikutip dari Google maps, berdasarkan ulasan terhadap potensi wisata alam di Lampung, dari Tanggamus, Way Kanan, hingga Pesawaran, kelima air terjun ini layak berada di list liburan Anda.

1. Air Terjun Way Lalaan (Tanggamus)

Berdiri di antara dua aliran air raksasa yang jatuh dari ketinggian berbeda dalam satu lokasi. Itulah Way Lalaan. Keunikan utamanya terletak pada konsep tebing kembar, Way Lalaan 1 di bagian atas memiliki kolam dalam dengan arus bawah yang kuat cocok untuk Anda yang suka tantangan. 

Sementara Way Lalaan 2 di bawahnya menyuguhkan aliran lebih melebar dengan kolam tenang yang aman untuk berenang santai. 

Baca Juga: Pesta Bebas Berselancar 2026 Rilis Jadwal Lengkap, Hindia hingga Perunggu Siap Tampil di Bogor

Yang bikin suasana makin magis? Tebing batu di sekitarnya tertutup lumut tebal dan tumbuhan rambat tua, plus pepohonan durian hutan raksasa yang sudah berusia puluhan tahun. Rasanya seperti masuk ke film Jurassic Park!

Berada di Kabupaten Tanggamus, Lampung. Destinasi ini sudah dibuka sejak tahun 1937 oleh pemerintah kolonial Belanda. Artinya, Anda tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga merasakan atmosfer taman wisata klasik yang masih terjaga keasliannya hingga kini. 

Akses jalannya cukup bersahabat untuk kendaraan roda dua maupun roda empat, cocok untuk liburan keluarga akhir pekan.

Baca Juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Forum KRL Kabupaten Bogor Dikukuhkan di Telaga Saat

2. Air Terjun Curup Gangsa (Way Kanan)

Siapkan telinga Anda. Curup Gangsa menghadirkan lanskap yang benar-benar berbeda dari air terjun biasa. Alirannya tidak jatuh dalam satu semprotan tipis, melainkan melebar di atas hamparan batuan purba sebelum terjun bebas, menciptakan efek visual mirip versi mini dari Air Terjun Niagara. Inilah yang disebut sebagai block waterfall atau tembok air. 

Uniknya lagi, gemuruh air yang menghantam batuan besar di dasar tebing bergaung dan menciptakan ritme statis. Warga setempat meyakini suara itu terdengar seperti tabuhan gamelan kuno dari kejauhan. Nama Gangsa sendiri memang berarti Gamelan. 

Aktivitas terbaik di sini, duduk di pinggir kolam sambil menutup mata, biarkan telinga Anda menikmati konser alam yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.

Baca Juga: Bogor Matsuri 2026 Siap Digelar di Stadion Pakansari, Hadirkan Beragam Penampilan dan Cosplay Parade

Lokasinya berada di Kabupaten Way Kanan, Lampung. Air terjun ini masih tergolong perawan karena belum banyak terjamah wisatawan. 

Jalannya cukup menantang, sehingga lebih direkomendasikan menggunakan kendaraan roda dua. Tapi percayalah, setelah mendengar sendiri irama gamelan dari alam, rasa lelah perjalanan akan terbayar lunas.

3. Air Terjun Putri Malu (Way Kanan)

Ini dia air terjun paling fotogenik dalam daftar ini. Tidak seperti saudaranya yang jatuh lurus kaku, Putri Malu memiliki struktur dinding tebing dengan tonjolan batu di bagian tengah. 

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Pelajar di Kota Bogor Dimediasi, Keluarga Korban dan Pelaku Pilih Damai

Akibatnya, aliran air setinggi 80 meter terpecah dan berbelok saat jatuh, menciptakan efek optik menyerupai untaian kain sutra putih tebal yang meliuk ditiup angin. 

Bayangkan betapa epiknya video slow-mo yang bisa Anda buat di sini! Selain itu, karena posisinya berada di ceruk lembah hutan tropis yang rapat, hempasan air ke dasar menciptakan kepulan kabut air pekat hingga radius 20 meter. 

Udara di sekitarnya selalu terasa sangat dingin seperti ber-AC, dan tanaman di sekitar selalu basah kuyup meski cuaca sedang terik. Siap-siap bergidik, bukan karena takut, tapi karena dinginnya yang menyegarkan!

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Pelajar di Kota Bogor Dimediasi, Keluarga Korban dan Pelaku Pilih Damai

Terletak di Kabupaten Way Kanan. Akses menuju Putri Malu memang tidak mudah, Anda perlu trekking ringan melewati hutan tropis. Namun, pemandangan kabut abadi yang menyelimuti kawasan ini sudah terlihat sejak jauh sebelum Anda tiba di kolam utama. Wajib bawa jaket ekstra dan kamera tahan air.

4. Air Terjun Ciupang (Pesawaran)

Bagi Anda yang tidak takut ketinggian dan ingin pengalaman lebih dari sekadar berfoto, Air Terjun Ciupang adalah surga eksplorasi. Keunikan fisiknya terletak pada dinding batu yang tidak rata, bertekstur kotak-kotak berundak kecil menonjol keluar akibat erosi alami selama ratusan tahun. 

Hasilnya? Saat air mengalir tipis di atasnya, bebatuan hitam tersebut tampak berkilau dan menyerupai tekstur sisik naga. Lebih serunya lagi, karena airnya merambat di dinding batu yang miring (tidak vertikal 90 derajat) dan terbagi menjadi riam-riam kecil, wisatawan yang punya nyali bisa merayap naik ke undakan-undakan tebing. 

Baca Juga: Reality Club Rayakan 10 Tahun Berkarya, Siap Gelar Konser Spesial di GBK Basketball Hall Jakarta

Di sana, Anda bisa merasakan sensasi dipijat langsung oleh aliran air segar yang jatuh ke punggung. Tentu dengan ekstra hati-hati ya, karena permukaan batu licin!

Berlokasi di Kabupaten Pesawaran, Lampung. Ciupang lebih mudah diakses dibandingkan air terjun sebelumnya, sehingga cocok untuk short escape akhir pekan. 

Fasilitas di sekitar mulai tersedia, namun keaslian alamnya masih sangat terasa. Jangan lupa pakai sepatu anti-slip jika ingin mencoba pijatan naga yang kami maksud!

5. Air Terjun Anglo (Pesawaran)

Terakhir, untuk Anda yang mengutamakan estetika dan kenyamanan, Air Terjun Anglo adalah jawabannya. Berbeda dengan air terjun hutan liar yang terkesan acak dan berantakan, Anglo hadir dengan karakteristik visual yang sangat rapi dan simetris.

Baca Juga: Rehabilitasi Sekolah Rampung, SDN Cijayanti 04 Babakan Madang Bogor Siap Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Air mengalir melalui tebing batu datar berundak rapi, sehingga terbagi menjadi beberapa jalur riam kecil yang sejajar. Hasilnya? Sebuah komposisi alam yang terlihat seperti dirancang oleh arsitek ternama. 

Setiap sudut adalah spot Instagram yang sempurna. Selain itu, dasar kolamnya tidak berupa lumpur atau batuan tajam, melainkan hamparan kerikil dan batu kali bulat berukuran kecil. 

Ini membuat air di kolam utama tetap jernih dan tidak mudah keruh meskipun diinjak-injak banyak wisatawan. Sangat aman dan nyaman untuk merendam kaki atau bermain air bersama anak-anak.

Lokasinya juga berada di Kabupaten Pesawaran, tidak terlalu jauh dari Ciupang. Akses jalan tergolong mudah, sehingga cocok untuk liburan keluarga (quality time bersama anak). 

Baca Juga: Pria Asal Jawa Tengah Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Kelengkeng Parungpanjang Bogor, Kapolsek Beberkan Kronologi

Karena debit airnya yang tidak terlalu deras dan kolamnya dangkal, Air Terjun Anglo menjadi pilihan tepat untuk healing santai tanpa perlu usaha ekstra. Bawa tikar dan camilan, karena Anda pasti betah berjam-jam di sini.***

Editor : Asep Suhendar
#lampung #air terjun #liburan