Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ingin Healing Tanpa Ribet? Ini 5 Rekomendasi Glamping dan Camping Terbaik di Jogja, dari Hutan Pinus hingga Tebing Laut Selatan

Kholikul Ihsan • Senin, 8 Juni 2026 | 10:43 WIB
ilustrasi camping di pinggir sungai. (Foto: Pexels/Emir Anik)
ilustrasi camping di pinggir sungai. (Foto: Pexels/Emir Anik)

RADAR BOGOR - Ada dua tipe orang saat mendengar kata berkemah. Pertama, mereka yang langsung semangat membawa tenda, matras, dan kompor portable. Kedua, mereka yang bergidik membayangkan tidur di tanah keras, mandi di sungai. Di Yogyakarta kini mampu mengakomodasi keduanya tanpa perlu berdebat.

Jogja menawarkan lanskap yang sempurna. Mulai dari dinginnya lereng Gunung Merapi yang kabut, semilir angin hutan pinus di Perbukitan Menoreh, hingga deburan ombak Samudra Hindia yang dramatis dari atas tebing. 

Berikut adalah 5 destinasi wisata glamping premium hingga camping ground konvensional paling direkomendasikan di Jogja berdasarkan data ulasan di Google maps.

Baca Juga: Usai Menang Dramatis dari Vietnam, Ini 4 Calon Lawan Timnas Indonesia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026

1. Arkana Glamping

Ketika bangun tidur di dalam tenda mewah, membuka tirai, dan langsung disambut oleh rimbunnya pepohonan serta udara dingin khas lereng Gunung Merapi. Itulah yang ditawarkan Arkana Glamping, salah satu destinasi glamping dengan konsep paling instagramable dan intim di Jogja saat ini. 

Setiap unit tenda semi-permanennya dilengkapi dengan fasilitas yang setara hotel berbintang seperti tempat tidur empuk, pendingin ruangan (AC), kamar mandi dalam dengan air hangat, bahkan private jacuzzi atau kolam renang mini di beberapa tipe kamar tertentu.

Suasana di sini sengaja dirancang untuk memberikan privasi maksimal. Tidak ada keramaian yang mengganggu, hanya suara gemericik air dan suara alam yang menenangkan. 

Baca Juga: Bikin Ketagihan, Ini 5 Kedai Pempek Palembang Paling Autentik di Sukabumi, Cukonya Mantap dan Ikannya Terasa

Tempat ini sangat cocok untuk pasangan yang sedang berbulan madu, atau keluarga kecil yang ingin menikmati alam tanpa harus mengorbankan kenyamanan modern. 

Pengunjung bisa bersantai di decking kayu sambil menikmati kopi panas, atau sekadar berendam di jacuzzi pribadi di bawah naungan pepohonan.

2. De Loano Glamping

Jika Anda mencari pengalaman glamping yang lebih terasa rimba namun tetap nyaman, De Loano Glamping adalah jawabannya. 

Berlokasi di kawasan cagar biosfer Perbukitan Menoreh, tempat ini menyuguhkan tenda-tenda di atas panggung kayu yang berdiri kokoh di tengah hutan pinus menjulang. Fasilitas di sini sangat lengkap, mulai dari kasur nyaman dengan aliran listrik stabil, hingga kamar mandi bersih dengan air panas.

Baca Juga: Tragedi Euro 2021 Kembal Terulang, Christian Eriksen Kolaps Lagi di Laga Denmark vs Ukraina, Begini Kondisinya

Namun yang paling ikonik dari De Loano adalah keberadaan outdoor theater atau bioskop alam. Pada malam hari, para tamu bisa menonton film bersama di tengah hutan, ditemani dinginnya udara pegunungan dan gemerlap bintang.

 Suasana semakin magis saat pagi atau sore hari, ketika lokasi ini sering diselimuti kabut tipis yang romantis. Udara disini sangat bersih, jauh dari polusi, menjadikannya lokasi ideal untuk digital detox sesungguhnya.

3. Ledok Sambi

Bagi Anda yang ingin merasakan sensasi berkemah konvensional tanpa harus ekstrem, Ledok Sambi adalah pilihan paling tepat. 

Sebagai salah satu pelopor wisata camping pinggir sungai di Jogja, tempat ini memiliki area lembah hijau yang asri dengan aliran sungai kecil yang jernih, dangkal, dan berbatu-batu. 

Baca Juga: Sempat Kabur dari Polsek, Maling Motor di Pakansari Cibinong Bogor Ditangkap di Jakarta Selatan

Anda bisa membawa tenda sendiri, atau menyewa paket lengkap dari pengelola yang sudah termasuk tenda, kasur, dan tikar.

Keunggulan utama Ledok Sambi adalah konsepnya yang sangat ramah keluarga. Anak-anak bisa bermain air di sungai dengan aman karena arusnya tenang dan kedalamannya tidak lebih dari lutut orang dewasa. 

Selain itu, tersedia wahana flying fox dan area rumput luas untuk bermain. Yang terbaik? Di sini terdapat banyak warung kuliner lokal yang buka hingga malam. Jadi Anda tidak perlu repot-repot membawa kompor dan panci jika malas memasak sendiri.

Baca Juga: Sempat Kabur dari Polsek, Maling Motor di Pakansari Cibinong Bogor Ditangkap di Jakarta Selatan

4. Nawang Jagad

Bagi pecinta camping sejati yang ingin bangun dengan pemandangan gunung berapi paling aktif di Jawa, Nawang Jagad adalah surga kecil yang wajib dikunjungi. 

Area terbuka hijau ini berbentuk tebing atau lembah yang menghadap langsung ke arah puncak Gunung Merapi. Jaraknya yang relatif dekat membuat gunung ini terlihat sangat masif, megah, dan hidup saat cuaca cerah. Terkadang, kepulan asap tipis dari kawah terlihat jelas dari sini.

Kegiatan favorit di Nawang Jagad adalah menyalakan api unggun di malam hari, berburu foto milky way karena minimnya polusi cahaya, dan tentu saja menyaksikan sunrise spektakuler yang terbit persis di samping puncak Merapi. 

Meskipun tergolong camping ground konvensional, fasilitas sanitasi (toilet) di sini tergolong bersih dan terawat. Pastikan Anda membawa jaket tebal, karena suhu di sini bisa sangat dingin, terutama pada bulan Juni hingga Agustus.

Baca Juga: Mulai Rp10 Ribuan, Cek 5 Kuliner Es Terenak di Sukabumi yang Sukses Bikin Ribuan Pengunjung Ketagihan

5. Camping Ground Pantai Kesirat 

Bosan dengan dinginnya pegunungan? Inilah alternatif paling dramatis dan eksotis, berkemah di atas tebing pantai selatan. 

Pantai Kesirat memiliki ciri khas yang berbeda dari pantai pada umumnya. Tidak ada hamparan pasir yang luas di sini. Sebaliknya, yang ada adalah sebuah tebing karang tinggi yang menjorok ke Samudra Hindia, dengan padang rumput hijau di atasnya yang menjadi lokasi mendirikan tenda.

Ciri khas tempat ini adalah adanya pohon tunggal yang tumbuh di tepi tebing, sering disebut oleh para pelancong sebagai Pohon Abadi. Pohon ini menjadi siluet yang sangat ikonik saat matahari terbenam. 

Pantai Kesirat adalah salah satu spot berburu sunset terbaik di seluruh Jogja. Di malam hari, Anda akan tidur ditemani suara deburan ombak besar yang menghantam dinding karang di bawah. 

Baca Juga: Mulai Rp20 Ribuan, 5 Restoran Korea di Sukabumi Ini Punya Cita Rasa Otentik yang Pas di Lidah Lokal

Sensasinya mencekam sekaligus menenangkan. Namun, waspadalah terhadap angin kencang, pastikan tenda Anda terpancang dengan kuat.***

Editor : Asep Suhendar
#yogyakarta #glamping #camping #wisata #jogja