Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bisa Tek-Tok dan Cocok Buat Pendaki Pemula, 5 Trekking Ringan di Bogor Ini Cuma Butuh 1 Jam sampai di Puncak

Kholikul Ihsan • Selasa, 9 Juni 2026 | 16:56 WIB
Pemandangan city light kota Bogor dari bukit Alesano. (Foto: Instagram @campingbogor)
Pemandangan city light kota Bogor dari bukit Alesano. (Foto: Instagram @campingbogor)

RADAR BOGOR - Banyak warga Bogor, selama ini mungkin mengagumi foto-foto orang yang berdiri di puncak gunung dengan latar matahari terbit, lalu berpikir, “Ah, itu pasti butuh waktu berhari-hari dan tenaga luar biasa”. Atau mungkin Anda pernah mendaki sekali, lalu kapok karena kaki pegal dan lutut terasa mau copot selama seminggu setelahnya. Eits, jangan salah sangka dulu.

Mitos bahwa mendaki gunung itu harus ekstrim, melelahkan, dan membutuhkan perlengkapan mahal perlu segera Anda tinggalkan.

Di wilayah Bogor dan kabupaten sekitarnya, yang notabene adalah halaman belakang rumah Anda sendiri tersebar puluhan bukit dan gunung dengan jalur trekking yang relatif pendek, jelas, dan sangat ramah untuk pemula, lansia, bahkan anak-anak sekalipun.

Dari bukit setinggi 367 meter yang bisa ditaklukkan dalam satu jam, hingga kawah aktif yang bisa dicapai hanya dalam dua jam perjalanan santai.

Baca Juga: Jangan Cuma Bawa Tenda Biasa! 5 Glamping Mewah di Bogor Ini Bikin Liburan Keluarga Makin Berkelas

Dan menariknya, Anda tidak perlu membeli tenda, kompor, atau carrier mahal. Cukup kenakan sepatu olahraga, bawa air minum, dan Anda sudah siap.

Dikutip dari Google maps, berikut ini lima destinasi trekking di Bogor, Sukabumi, dan Cianjur yang rata-rata durasi pendakian kurang dari dua jam, bahkan ada yang hanya 10 menit dari tempat parkir. Berikut rekomendasi trekking ringan yang wajib Anda coba.

1. Gunung Munara: Taklukkan Puncak Batu Raksasa Hanya dalam 1,5 Jam

Gunung Munara memiliki ketinggian hanya 367 meter diatas permukaan laut, bukit di Rumpin ini bisa ditaklukkan dalam waktu 1 hingga 1,5 jam perjalanan santai. 

Baca Juga: Ada Candi Lebih Tua dari Borobudur di Karawang? Simak 5 Destinasi Wisata Ini, Dijamin Bikin Liburan Sekolah Makin Berkesan

Jalurnya dimulai dengan melintasi jembatan bambu diatas sungai kecil, pengalaman yang sudah terasa seperti petualangan sejak langkah pertama. Selanjutnya, Anda akan menanjak melewati akar-akar pohon besar dan bebatuan tanah. 

Menjelang puncak, medan memang menjadi cukup terjal, namun pengelola sudah menyediakan tangga tali sebagai bantuan. 

Sesampainya di puncak yang berupa susunan batu andesit bernama Batu Belah, Anda akan dimanjakan dengan pemandangan 360 derajat Bogor Barat yang masih sangat hijau dan asri. 

Kegiatan paling cocok di sini adalah berolahraga pagi (tek-tok), berfoto di atas batu raksasa, atau sekadar duduk menikmati sarapan ringan sembari memandang lembah.

Baca Juga: Tantangan Jiwa Petualang, Cek 6 Wisata Purwakarta Ini Bikin Liburan Makin Berkesan, Ada yang Memicu Adrenalin

Gunung Munara berada di Desa Sinar Jaya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Lokasinya sangat strategis karena tidak terlalu jauh dari perbatasan Tangerang dan Jakarta Selatan. 

Perjalanan dari pusat Kota Bogor memakan waktu sekitar 1,5 jam. Tidak ada tiket resmi, pengunjung hanya dikenakan biaya parkir sukarela. Waktu terbaik mendaki adalah pagi hari antara pukul 06.00 hingga 09.00.

2. Bukit Sikunir Jonggol / Gunung Batu: Panorama 360 Derajat dengan Tantangan Tebing Sempit

Bagi Anda yang menginginkan pemandangan ekstrim dramatis tanpa harus mendaki gunung setinggi 3.000 meter, Gunung Batu di Sukamakmur adalah jawabannya. 

Baca Juga: 7 Wisata Alam Ramah Anak di Bogor, Punya Pemandangan Indah dan Udara Menyegarkan

Dengan ketinggian 875 meter di atas permukaan laut, bukit ini menawarkan panorama 360 derajat yang sangat memukau, jalanan berkelok Sukamakmur yang membelah perbukitan hijau, hamparan perkebunan warga, hingga deretan gunung di kejauhan. 

Jalur pendakiannya tergolong singkat, hanya 45 menit hingga 1 jam dari titik start. Namun jangan remehkan tantangannya, sepertiga jalur menuju puncak berupa tebing batu yang sangat sempit dan curam. 

Pengelola sudah memasang tali pengaman (webbing) di sepanjang tebing, namun tetap dibutuhkan keberanian dan keseimbangan yang baik. 

Dari puncak Anda bisa berburu matahari terbit (sunrise), berfoto dengan latar tebing dan lembah, atau sekadar menikmati kopi sambil duduk di tepi tebing. Catatan penting, destinasi ini tidak disarankan untuk anak-anak karena jalur puncak yang sangat sempit di atas jurang.

Baca Juga: Promo Libur Sekolah 2026 di The Jungle Bogor, Siswa Berprestasi Masuk Gratis, Banyak Bonus Seru

Gunung Batu berada di Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Perjalanan dari pusat Kota Bogor memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam. 

Tiket masuk berkisar antara Rp10.000 hingga Rp15.000 per orang. Wajib menggunakan jasa pemandung lokal yang biasanya sudah tersedia di basecamp, terutama jika Anda pertama kali datang.

3. Bukit Alesano: Trekking Termudah 10 Menit dengan Pemandangan City Light Kota Bogor

Ini adalah destinasi trekking yang paling ramah di antara semuanya. 

Baca Juga: Bogor Punya Pura Terbesar di Jawa? Jangan Kaget, 7 Destinasi Wisata Budaya Ini Bakal Mengajak Kembali ke Masa Lalu 

Dari tempat parkir, Anda hanya perlu berjalan sekitar 10 hingga 15 menit melalui tangga semen dan jalan setapak tanah yang landai membelah perkebunan warga, bahkan anak-anak usia 4 tahun pun bisa melakukannya tanpa bantuan. 

Sesampainya di puncak Bukit Alesano yang berada di ketinggian sekitar 670 meter di atas permukaan laut, Anda akan disuguhi pemandangan Kota Bogor secara terbuka dan lepas. 

Namun daya tarik sebenarnya dari bukit ini baru terlihat saat malam tiba. Puncak Alesano adalah salah satu spot terbaik untuk menyaksikan gemerlap lampu kota (city light) Bogor dari ketinggian, pemandangan yang romantis dan menenangkan. 

Di pagi hari, Anda bisa melihat matahari terbit dengan latar belakang Gunung Gede Pangrango yang megah. Disini bisa camping ceria semalam (bawa tenda sendiri, karena tidak ada glamping), piknik keluarga di sore hari, atau sekadar berswafoto di spot-spot yang sudah disediakan pengelola.

Baca Juga: Tak Perlu Macet di Puncak, Bogor Tampil Sebagai Kota Wisata Modern dengan 8 Destinasi Edu-Rekreasi Terbaru yang Bikin Liburan Keluarga Berkualitas 

Bukit Alesano berada di Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Lokasinya sangat dekat dari pusat Kota Bogor, hanya sekitar 30 hingga 45 menit perjalanan. 

Tiket masuk berkisar antara Rp10.000 hingga Rp15.000 per orang. Area ini sudah cukup populer, jadi disarankan datang lebih awal jika ingin mendapat spot camping terbaik di akhir pekan.

4. Kawah Ratu via Pasir Reungit: Menyaksikan Kawah Aktif dan Sungai Air Hangat dalam 2 Jam

Bagi Anda yang menginginkan pengalaman petualangan yang lebih serius namun tetap dalam kategori ringan-sedang, jalur Pasir Reungit menuju Kawah Ratu di Gunung Salak adalah pilihan yang tepat. 

Baca Juga: Bukan Sekadar Cafe, Animal Inc Ajak Pengunjung Main Bareng Capybara dan Alpaca

Meskipun tujuannya adalah kawah aktif gunung berapi, jalurnya tergolong tidak terlalu ekstrem karena didominasi oleh trek datar yang membelah hutan tropis basah, aliran sungai jernih, dan bebatuan bekas aliran lahar. 

Durasi pendakian dari basecamp sekitar 2 hingga 2,5 jam. Setibanya di Kawah Ratu, Anda akan disambut oleh pemandangan yang sangat kontras, asap belerang putih mengepul dari kawah aktif, berpadu dengan sungai air hangat alami yang mengalir di antara pepohonan mati yang eksotis. 

Rasanya seperti memasuki dunia lain yang magis dan liar. Anda bisa berendam sebentar di sungai air hangat (dengan hati-hati, karena suhunya bisa cukup panas), berfoto di tepi kawah, atau sekadar duduk menikmati keunikan alam yang jarang ditemui di tempat lain. 

Kawah Ratu via Pasir Reungit berada di kawasan Gunung Salak, Desa Pasir Reungit, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Perjalanan dari pusat Kota Bogor memakan waktu sekitar 1 jam hingga basecamp. 

Baca Juga: Macet di Puncak Bikin Frustrasi? Coba 8 Destinasi Wisata di Sumedang Ini, Cuma 3 Jam dari Bogor

Wajib menggunakan jasa pemandu lokal karena jalur cukup banyak percabangan dan kondisi kawah aktif yang berbahaya jika didekati terlalu dekat. Tiket masuk dan jasa pemandu sekitar Rp50.000 hingga Rp100.000 per orang. Disarankan membawa masker untuk mengantisipasi asap belerang.

5. Gunung Gede via Cibodas: Air Terjun Cibeureum, Alternatif Trekking Singkat Tanpa Harus ke Puncak

Siapa bilang mendaki Gunung Gede harus sampai puncak? Bagi Anda yang belum siap atau hanya punya waktu setengah hari, jalur Cibodas menawarkan trekking pendek ke Air Terjun Cibeureum yang tetap memberikan sensasi berada di taman nasional kelas dunia. 

Dari pintu masuk Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) di Cibodas, Anda hanya perlu berjalan sekitar 45 menit hingga 1 jam melalui jalur yang sangat tertata rapi, dilapisi susunan batu paving alami dan jembatan kayu di atas rawa, sehingga sangat nyaman dilalui tanpa takut terpeleset lumpur. 

Baca Juga: Wisata Sawah Bengkok Teja Majalengka: Surga Tersembunyi Bak Ubud Bali di Jawa Barat

Sepanjang perjalanan, Anda akan melewati Telaga Biru, sebuah danau kecil yang airnya bisa berubah warna menjadi biru kehijauan karena alga tertentu. 

Setelah itu, Anda akan disambut oleh Air Terjun Cibeureum yang terdiri dari tiga aliran air terjun besar yang jatuh dari tebing setinggi puluhan meter, dengan latar belakang dinding tebing Gunung Gede yang menjulang. 

Udaranya sangat sejuk, airnya sangat menyegarkan, dan suasana hutannya sangat asri. Aktivitas favorit di sini adalah berfoto di jembatan kayu Telaga Biru, bermain air di bawah air terjun, atau sekadar piknik di area yang telah disediakan.

Jalur Cibodas menuju Air Terjun Cibeureum berada di Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Desa Cibodas, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur (berbatasan langsung dengan Bogor). 

Perjalanan dari pusat Kota Bogor memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam menuju pintu masuk Cibodas. Tiket masuk TNGGP untuk wisatawan domestik sekitar Rp15.000 hingga Rp25.000 per orang (tarif dapat berubah). Wajib mendaftar dan mencatatkan diri di posko sebelum memulai trekking.***

Editor : Eli Kustiyawati
#mendaki gunung #bogor #trekking