RADAR BOGOR - Bogor memiliki tetangga samping yang memiliki destinasi wisata jarang dilirik, di balik pegunungan sebelah barat, tepat di perbatasan Banten, tersembunyi negeri di atas awan, kebun teh organik sepi pengunjung, dan air terjun perawan.
Jaraknya dari Bogor? Beberapa tempat wisata di Banten bahkan lebih dekat dari pusingnya kemacetan ke Lembang.
Wisata ini bukan yang di ujung sana seperti Anyer atau Tanjung Lesung, tapi Banten yang menempel langsung dengan Kabupaten Bogor bagian barat, tepat di balik Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
Dilansir Google Maps, ada setidaknya 4 destinasi wisata alam Banten yang posisinya sangat dekat dari Bogor Barat (Leuwiliang, Jasinga, Sukajaya). Semuanya berjarak 1,5 hingga 3 jam perjalanan dari pusat Kota Bogor.
1. Negeri di Atas Awan Gunung Luhur
Negeri di Atas Awan Gunung Luhur di Citorek Timur, Lebak. Terdapat fenomena Samudra awan yang muncul setiap pagi sekitar pukul 05.00 hingga 08.00 WIB, sejajar dengan pandangan mata Anda.
Sensasinya seperti berada di puncak gunung, tetapi tanpa perlu mendaki berat karena lokasi ini sudah bisa dicapai kendaraan roda empat.
Tersedia area berkemah dan homestay warga lokal bagi yang ingin menginap agar tidak ketinggalan momen matahari terbit.
Destinasi ini berada di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten. Dari pusat Kota Bogor (Pemda), jaraknya sekitar 85 km atau 2,5-3 jam perjalanan via Bogor Barat (Jalan Raya Jasinga) menuju Cipanas lalu Warung Banten.
Akses jalan sudah beraspal mulus, tetapi berkelok tajam karena membelah pegunungan.
2. Kebun Teh Cikuya
Bosan dengan Kebun Teh Puncak yang padat dan bising? Kebun Teh Cikuya adalah alternatif terbaik. Berada di kawasan perbukitan Hegarmanah, Cibeber, kebun teh seluas 4 hektar ini menyuguhkan hamparan hijau berundak (terasering) yang sangat rapi dan bersih.
Udara disini sangat sejuk dan sering diselimuti kabut tipis. Yang membedakan, kebun ini memproduksi teh organik kualitas ekspor, termasuk Teh Oolong.
Anda bisa berjalan santai di antara barisan pohon teh tanpa gangguan kendaraan atau kerumunan. Suasananya sunyi, asri, dan sangat menenangkan, cocok untuk healing dari penatnya kota.
Kebun Teh Cikuya berlokasi di Desa Hegarmanah, Cibeber, Lebak, Banten, bertetangga dengan kawasan Gunung Luhur.
Dari Bogor, jaraknya sekitar 82 km atau 2 jam 20 menit via Jasinga. Karena posisinya yang tersembunyi, banyak yang menyebutnya sebagai hidden gem di perbatasan Banten-Bogor.
3. Pemandian Air Panas Tirta Lebak Buana
Setelah perjalanan jauh menempuh jalanan berkelok, tidak ada yang lebih nikmat selain merendam badan di kolam air panas alami.
Pemandian Air Panas Tirta Lebak Buana di Cipanas, Lebak, bersumber langsung dari mata air panas pegunungan Gunung Halimun.
Fasilitasnya beragam, ada kolam terbuka luas yang ramah anak, hingga paviliun kamar rendam privat untuk terapi kesehatan. Air belerangnya sangat asli dan berkhasiat menghilangkan pegal-pegal.
Tempat ini juga menjadi rest area wisata favorit bagi pengendara dari Bogor yang hendak melanjutkan perjalanan ke Lebak Selatan.
Lokasinya terletak di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten, tepat di jalur utama lintas provinsi dari Bogor menuju Rangkasbitung. Dari pusat Kota Bogor, jaraknya sekitar 70 km atau 1,5-2 jam perjalanan via Jasinga.
Ini adalah destinasi paling mudah diakses karena berada di pinggir jalan raya.
4. Curug Ciporolak
Bagi pecinta petualangan ringan, Curug Ciporolak adalah surga kecil. Air terjun tersembunyi dengan ketinggian sekitar 35 meter ini jatuh melewati dinding tebing batu hitam yang gagah.
Nama Ciporolak berasal dari bahasa Sunda yang menggambarkan bunyi runtuhan air deras berdenting seperti batu kecil berjatuhan. Airnya sangat dingin, jernih, dan dikelilingi hutan hujan tropis alami.
Untuk mencapainya, Anda perlu trekking sekitar 15-20 menit melewati pematang sawah dan jalur hutan. Namun, menurut ulasan Google Maps (rating 4.6), petualangan ini sangat sepadan dengan keindahan curug yang masih perawan dan sepi dari wisatawan massal.
Curug ini berlokasi di Desa Majasari, Kecamatan Cibeber, Lebak, Banten, masih di zona penyangga TNGHS. Dari Bogor, jaraknya sekitar 88 km atau 2 jam 40 menit via Jasinga.
Disarankan menggunakan kendaraan dengan ground clearance tinggi karena medan menjelang lokasi trekking cukup menantang.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga