Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Wargi Bogor Pengen Merasakan Air Terjun Paling Dingin di Jabar? 5 Wisata Curug di Kuningan Ini Bisa Dicoba

Kholikul Ihsan • Jumat, 12 Juni 2026 | 15:21 WIB
Wisata Curug Putri Kuningan. (Foto:  Instagram @curug_putri_palutungan)
Wisata Curug Putri Kuningan. (Foto: Instagram @curug_putri_palutungan)

RADAR BOGOR - Warga Bogor tentu sudah tidak asing dengan air terjun. Curug Nangka, Curug Leuwi Hejo, Curug Cilember, semua sudah sering dikunjungi. Tapi tahukah Anda bahwa ada satu kabupaten di lereng timur Gunung Ciremai yang menyimpan deretan curug dengan karakteristik berbeda, bahkan ada yang berbentuk seperti gaun pengantin.

Kabupaten Kuningan, yang berada tepat di lereng timur dan selatan Gunung Ciremai (gunung tertinggi di Jawa Barat), menyimpan destinasi air terjun eksotis di Jawa Barat. 

Berbeda dengan curug-curug di Bogor yang cenderung hangat dan ramai, curug-curug di Kuningan memiliki suhu udara di sekitarnya pun bisa turun hingga 15-18 derajat Celcius di siang hari.

Baca Juga: BIGBANG Umumkan World Tour 2026, Jakarta Masuk Daftar Tuan Rumah Konser 

Keunggulan lain, pengelolaan curug-curug di Kuningan relatif rapi karena sebagian besar berada di bawah naungan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) atau Perhutani.

Berdasarkan penelusuran redaksi dari berbagai ulasan wisatawan, forum petualang, dan media sosial, Kabupaten Kuningan memiliki setidaknya lima curug unggulan yang wajib masuk daftar liburan Anda. 

Buat warga Bogor yang merasakan sensasi Curug di gunung Ciremai, berikut lima wisata air terjun di Kuningan yang eksotis dan sangat layak untuk Anda coba.

Baca Juga: Kepala Desa di Cijeruk dan Cigombong Bantah Tudingan Intervensi Wabup Jaro Ade, Ini Fakta yang Terungkap

1. Curug Putri (Palutungan)

Curug Putri adalah air terjun paling populer dan paling ikonik di Kabupaten Kuningan. Terletak di dalam kawasan Bumi Perkemahan Palutungan, Dusun Palutungan, curug setinggi sekitar 20 meter ini memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh curug lain di Jawa Barat. 

Aliran airnya yang jatuh dari tebing batu melengkung ternyata melebar di bagian bawah, sehingga jika Anda melihatnya dari jarak yang tepat, siluet air terjun ini sekilas membentuk sosok seorang wanita berpakaian gaun pengantin putih yang sedang membentangkan kainnya. Inilah asal-usul nama Curug Putri. 

Mitos yang berkembang di masyarakat setempat mempercayai bahwa curug ini merupakan tempat pemandian para bidadari yang turun dari kahyangan. Nuansa mistis yang menyelimuti tempat ini justru menambah daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Baca Juga: Hadirkan Teror Psikologis, Film Horor Obsession Siap Tayang di Indonesia

Curug Putri sangat ramah untuk wisata keluarga. Jalur dari area parkir menuju curug sudah berupa tangga semen yang tertata rapi dan tidak terlalu menantang, sehingga bisa dilalui oleh segala usia, termasuk lansia dan anak-anak. 

Di sekitar kawasan curug, terdapat banyak warung yang menjual makanan dan minuman hangat, gazebo-gazebo kayu untuk bersantai, serta area bermain anak. 

Kolam di bawah curug cukup aman untuk sekadar bermain air atau membasuh kaki meskipun hampir tidak ada yang berani berenang karena airnya yang sangat dingin. Curug Putri adalah destinasi wajib bagi siapa pun yang berkunjung ke Kuningan.

Baca Juga: Lukai Ibu-Anak di Depok, Sopir Angkot Asal Bogor Ini Terancam 12 Tahun Penjara

2. Curug Landung

Jika Curug Putri terkenal karena mitos dan kemudahan aksesnya, maka Curug Landung menawarkan keunggulan lain, sebagai air terjun tertinggi di Kabupaten Kuningan. 

Dengan ketinggian mencapai sekitar 30 meter, Curug Landung memiliki dinding tebing batu andesit vertikal berwarna hitam yang sangat megah dan dramatis. 

Airnya jatuh dari ketinggian dengan debit yang cukup besar, menciptakan suara gemuruh yang menggema di seluruh lembah. Bahkan dari jarak puluhan meter, Anda sudah bisa merasakan cipratan air yang membawa hawa dingin menusuk. 

Yang membuat Curug Landung unik adalah konsep wisatanya yang memadukan keasrian air terjun dengan taman selfie modern bernama Jurang Landung yang terletak di bagian atas tebing.

Baca Juga: Antisipasi Macet Demo di HI, Kereta Api dari dan Menuju Gambir Berhenti Tambahan di Jatinegara

Dari Jurang Landung, Anda bisa menikmati pemandangan lembah dari ketinggian sekaligus berfoto di berbagai spot instagramable, jembatan kaca yang melayang di atas jurang, sarang burung raksasa yang bisa Anda masuki, atau ayunan ekstrem yang mengayunkan Anda ke udara dengan latar pemandangan Gunung Ciremai. 

Anda juga bisa turun ke bawah untuk menikmati kolam alami Curug Landung. Kolamnya cukup dalam dan airnya sangat dingin, cocok untuk sekedar bermain air atau membasuh kaki. 

Curug Landung sangat cocok bagi Anda yang ingin kombinasi antara wisata alam dan wisata modern dalam satu tempat. 

Baca Juga: Batas Akhir Penyaluran Bansos Juni 2026, 3 Bansos Tambahan Berakhir dan KPM Program Reguler PKH dan BPNT Tetap Berjalan

3. Curug Cisurian

Jika Anda mencari suasana curug yang lebih tenang, alami, dan jauh dari keramaian turis, Curug Cisurian adalah pilihan terbaik. 

Berada di dalam kawasan Bumi Perkemahan Ipukan (tidak jauh dari kawasan Palutungan), air terjun bertingkat ini dikelilingi oleh rimbunnya pohon-pohon hutan hujan tropis purba dan tanaman pakis raksasa yang menjulang tinggi. 

Suasana disini sangat teduh, damai, dan terasa seperti masuk ke dunia lain, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. 

Yang membuat Curug Cisurian istimewa adalah keberadaan satwa endemik yang masih sering terlihat di sekitar kawasan, Lutung Jawa atau Trachypithecus auratus yang berwarna hitam legam dengan rambut seperti topi di kepalanya. 

Baca Juga: Mulai dari Bukit 1000 Bintang hingga Tenjo Laut, Ini 9 Bumi Perkemahan Terdingin di Lereng Ciremai untuk Liburan

Jika beruntung, Anda bisa melihat mereka melompat dari satu pohon ke pohon lain di atas tajuk hutan, atau mendengar suara khas mereka dari kejauhan.

Untuk mencapai Curug Cisurian, Anda harus melakukan soft trekking membelah hutan pinus dan lembah selama sekitar 15 hingga 20 menit dari area tenda Ipukan. Jalurnya cukup menantang tetapi masih ramah untuk pemula, melewati jalan setapak tanah, akar pohon, dan beberapa kali menyeberangi aliran sungai kecil. 

Sepanjang perjalanan, Anda akan dimanjakan oleh pemandangan hutan yang masih sangat asri, udara yang sejuk, dan suara gemericik air dari kejauhan yang semakin lama semakin keras. 

Setibanya di curug, Anda akan disambut oleh tumpukan air yang jatuh bertingkat dari ketinggian, dengan kolam-kolam alami di setiap tingkatan. Airnya sangat jernih dan dingin, sempurna untuk menyegarkan tubuh setelah trekking. Curug Cisurian adalah surga tersembunyi bagi pecinta alam sejati.

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Aset Pemkab Bogor Rugikan Negara Rp1,2 Miliar, 5 Orang Berpotensi Jadi Tersangka

4. Curug Bangkong

Berbeda dengan curug-curug di klaster Cisantana yang berada di ketinggian gunung, Curug Bangkong menawarkan karakteristik yang unik. 

Terletak di Desa Kertawirama, Kecamatan Nusaherang, curug setinggi 23 meter ini memiliki debit air yang sangat besar dan konstan sepanjang tahun. 

Airnya jatuh dengan deras ke dalam kolam buatan yang sangat luas di bawahnya, kolam ini sengaja dibuat untuk menampung volume air yang besar sekaligus menjadi area renang yang aman bagi pengunjung. 

Nama Bangkong yang dalam bahasa Sunda berarti katak konon berasal dari suara gemuruh air terjun yang di masa lalu terdengar seperti suara katak raksasa dari kejauhan. Mitos ini menambah nuansa mistis sekaligus petualangan saat Anda berkunjung ke sini.

Baca Juga: Batas Akhir Penyaluran Bansos Juni 2026, 3 Bansos Tambahan Berakhir dan KPM Program Reguler PKH dan BPNT Tetap Berjalan

Daya tarik utama Curug Bangkong bukan hanya air terjunnya, tetapi juga wahana Papalidan atau River Tubing. Setelah puas bermain air di kolam curug, Anda bisa menyusuri aliran sungai jeram di sepanjang hilir curug menggunakan ban dalam karet. 

Dengan didampingi instruktur lokal yang berpengalaman, Anda akan diajak melewati jeram-jeram kecil, bebatuan, dan aliran air yang deras, sensasi yang memacu adrenalin namun tetap aman. 

Aktivitas ini sangat cocok bagi wisatawan kelompok atau keluarga yang ingin merasakan petualangan air ekstrem tanpa harus pergi ke Green Canyon Pangandaran. 

Curug Bangkong juga memiliki area yang luas untuk piknik atau sekadar duduk santai menikmati pemandangan. Bawa bekal makanan sendiri atau beli di warung-warung sekitar yang menjual makanan ringan dan minuman hangat.

Baca Juga: Antisipasi Macet Demo di HI, Kereta Api dari dan Menuju Gambir Berhenti Tambahan di Jatinegara

5. Curug Nyandung

Terletak agak jauh di wilayah selatan Kabupaten Kuningan, Curug Nyandung menawarkan pesona yang berbeda dari keempat curug sebelumnya. 

Jika Curug Putri dan Curug Landung sudah sangat populer dan ramai, Curug Nyandung masih tergolong hidden gem yang keasriannya sangat terjaga dan belum banyak tersentuh komersialisasi masif. 

Yang membuat curug ini unik adalah bentuknya, air terjun ini memiliki beberapa aliran air yang keluar berdampingan membelah dinding batu tebing yang lebar. 

Dinding tebingnya sendiri ditutupi oleh lumut hijau alami dan akar-akar tanaman yang bergelantungan, menciptakan pemandangan seperti di film-film fantasi. 

Keunikan lainnya, Curug Nyandung sebenarnya memiliki tiga aliran curug dalam satu kawasan, meskipun yang paling mudah diakses adalah satu curug utama dengan ketinggian sekitar 15 meter.

Baca Juga: Hadirkan Teror Psikologis, Film Horor Obsession Siap Tayang di Indonesia

Untuk mencapai Curug Nyandung, Anda harus siap dengan medan yang cukup menantang. Jalur trekking melewati jalan setapak pedesaan, pematang sawah yang berundak-undak, dan sedikit menanjak di akhir perjalanan. 

Total waktu tempuh jalan kaki sekitar 20 hingga 30 menit dari area parkir. Namun rasa lelah akan terbayar lunak begitu Anda melihat kejernihan air Curug Nyandung dan merasakan kesegarannya yang luar biasa. 

Airnya sangat jernih, dingin, dan tidak tercemar sama sekali. Kolam di bawah curug cukup dalam dan aman untuk berenang, meskipun sebagian besar pengunjung lebih memilih untuk sekadar bermain air di tepian atau duduk di atas batu-batu besar sambil menikmati pemandangan. 

Curug Nyandung adalah destinasi yang tepat bagi Anda yang ingin merasakan sensasi curug asli yang masih perawan, jauh dari hiruk-pikuk wisatawan dan suara musik dari warung-warung.***

Editor : Asep Suhendar
#bogor #kuningan #wisata #curug #air terjun