RADAR BOGOR – Warga Bogor, ketika berkunjung ke kawasan kaki Tangkuban Parahu jangan lewatkan destinasi curug khasnya yang eksotis.
Di lereng utara dan selatan tersembunyi setidaknya lima air terjun dengan karakteristik yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Ada yang airnya hangat karena belerang, ada yang tiga curug dalam satu aliran sungai sebening kaca, hingga air terjun berbentuk tirai di tengah hutan pinus.
Bagi warga Bogor yang ingin merasakan suasana curug di lereng Tangkuban Parahu, simak lima rekomendasi curug eksotis berikut ini.
1. Curug Capolaga
Inilah destinasi paling unik dalam daftar ini. Di kawasan Wisata Alam Capolaga, Anda tidak perlu berpindah lokasi untuk menikmati tiga curug berbeda. Ketiganya berada dalam satu aliran Sungai Cimuja yang airnya sebening kristal.
Pertama, Curug Karembong dengan air terjun melebar seperti selendang yang sangat cocok untuk terapi pijat air alami di punggung. Kedua, Curug Sawer setinggi 5 meter dengan kolam penampungan alami yang luas dan aman untuk berenang. Ketiga, Curug Goa yang memiliki gua alam kecil tepat di sisi air terjun.
Baca Juga: Bansos PKH KKS Bank BRI Sudah Cair, KKS Baru dan Lama Sama-sama Dapat, Ini Buktinya
Suasana di Capolaga sangat ramah keluarga. Pengelola membangun area berkemah di tepi sungai yang rapi, saung-saung bambu, serta jalur setapak yang tidak licin. Airnya dingin menyegarkan karena berasal langsung dari mata air hutan lindung Tangkuban Parahu.
Anak-anak bisa bermain air dengan aman di undakan sungai yang dangkal, sementara orang dewasa bisa menyalakan api unggun di malam hari. Aktivitas yang bisa dicoba antara lain susur sungai, berenang, memancing ikan nila di kolam khusus, hingga berkemah semalam.
2. Curug Sadim
Jika Anda menyukai suasana sunyi dan damai serta ingin benar-benar melepas diri dari keramaian, Curug Sadim adalah jawabannya. Air terjun ini tersembunyi di tengah kawasan Perkebunan Teh Nusantara VIII Ciater. Tidak banyak wisatawan yang mengetahui keberadaannya sehingga suasana tetap alami dan sepi.
Curug Sadim tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 4–5 meter, namun debit airnya konstan sepanjang tahun karena hulunya berada langsung di lereng Tangkuban Parahu.
Keunikan Curug Sadim ada pada lingkungan sekitarnya. Air terjun ini dikelilingi tanaman rambat hijau, pohon-pohon paku raksasa, serta hamparan kebun teh yang membentang luas di atas tebing sekitarnya.
Airnya mengalir di atas batuan hitam vulkanik yang landai, menciptakan aliran sungai dangkal yang aman untuk bermain air. Ada jembatan bambu estetik yang menjadi spot foto favorit, serta hamparan rumput alami untuk piknik santai.
3. Curug Maribaya
Curug Maribaya adalah ikon wisata Lembang yang sudah terkenal sejak puluhan tahun lalu. Di dalam kompleks Maribaya Natural Hot Spring, Anda bisa menemukan tiga air terjun sekaligus, yakni Curug Cigulung, Curug Cikawari, dan Curug Cilangari.
Yang membedakan curug-curug ini dari yang lain adalah kandungan belerangnya karena posisi geografisnya terhubung secara geotermal dengan kawah Tangkuban Parahu.
Aktivitas di Maribaya tidak hanya berfoto di bawah air terjun. Anda juga bisa berendam kaki di kolam air panas belerang alami yang disediakan pengelola. Air hangat ini dipercaya bisa menyembuhkan berbagai masalah kulit dan rematik.
Jangan lewatkan jembatan langit yang membentang di atas lembah dengan pemandangan langsung ke arah air terjun dari ketinggian. Fasilitas di sini sudah sangat lengkap, mulai dari area bermain anak, restoran dengan pemandangan, hingga penginapan glamping untuk yang ingin bermalam.
Baca Juga: Jaraknya Cuma 3,5 Jam dari Bogor, Ada 6 Wisata di Subang yang Lebih Keren dan Masih Sepi
4. Curug Bellarosa
Curug Bellarosa adalah hidden gem yang mulai viral di media sosial karena keindahan penataannya yang alami namun estetik.
Air terjun ini memiliki karakteristik unik, air mengalir jatuh melewati undakan dinding batu hitam vulkanik yang lebar, menciptakan efek tirai air yang sangat cantik, mirip dengan Curug Leuwi Hejo di Bogor, namun dengan latar hutan bambu yang lebih rapat dan suasana lebih sepi.
Di bawah curug terdapat kolam alami dengan kedalaman sekitar 1–1,5 meter yang cukup aman untuk berenang, meski tetap perlu berhati-hati bagi yang tidak bisa berenang.
Baca Juga: Warga Bogor Harus Tahu, Coba 3 Agrowisata Unik di Cirebon Ini yang Bikin Liburan Makin Berasa
Pengelola membangun saung-saung bambu tradisional di tepi sungai, jembatan kayu berliku, serta jalan setapak yang instagramable. Suasana di sini sangat teduh karena lokasinya berada di lembah yang dikelilingi pohon pinus serta rumpun bambu.
5. Curug Layung
Terakhir, ada Curug Layung di kawasan Cisarua, Bandung Barat. Berbeda dengan curug lain yang menonjolkan ketinggian vertikal, Curug Layung justru terkenal karena bentuknya yang berundak-undak seperti tangga raksasa.
Air sungai mengalir melebar dan tenang di atas undakan batu vulkanik alami, menciptakan kolam-kolam kecil di setiap tingkatannya. Di bagian paling atas, ada satu titik air terjun utama dengan ketinggian sekitar 7 meter yang jatuh ke kolam yang cukup dalam.
Baca Juga: Cuma 3 Jam dari Bogor, Intip 5 Destinasi Wisata di Cirebon yang Bikin Lupa Dengan Hiruk Pikuk Kota
Keunggulan Curug Layung adalah lokasinya yang berada di tengah hutan pinus yang sangat rapat, persis seperti suasana hutan pinus di Cikole namun dengan tambahan elemen air.
Dari spot ini, Anda juga bisa melihat langsung puncak Gunung Tangkuban Parahu dari sisi selatan jika cuaca cerah.
Di sini Anda bisa beristirahat di ayunan gantung di antara pohon pinus sambil mendengar suara air, berkemah di area tanah datar yang disediakan pengelola, dan berenang di kolam alami bagian atas dengan tetap berhati-hati karena arus sedikit lebih deras.
Curug Layung cocok untuk Anda yang ingin merasakan sensasi berkemah dengan pemandangan curug dan gunung sekaligus.***
Editor : Eli Kustiyawati