Leuwi Korsi Garut, Surga Tersembunyi dengan Air Jernih dan Tebing Batu Mirip Situs Purba Dunia
Kholikul Ihsan• Minggu, 21 Juni 2026 | 21:40 WIB
Leuwi Korsi, Garut. Foto: Instagram @asligarut_
RADAR BOGOR - Leuwi Korsi di Kabupaten Garut bisa menjadi pilihan menarik untuk masuk dalam daftar liburan berikutnya jika Anda gemar menjelajahi destinasi wisata alam anti-mainstream.
Destinasi yang masih tergolong hidden gem, Leuwi Korsi Garut ini menawarkan pemandangan sungai jernih berwarna biru kehijauan yang diapit oleh formasi batuan unik menyerupai deretan kursi raksasa hasil pahatan alam.
Keunikan tersebut membuat Leuwi Korsi Garut berbeda dari kebanyakan objek wisata sungai di Jawa Barat.
Tak hanya menawarkan kesegaran air pegunungan, kawasan ini juga menyimpan fenomena geologi langka yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan, fotografer, hingga pecinta alam.
Terletak di kawasan Garut Selatan yang masih asri, Leuwi Korsi menghadirkan kombinasi keindahan alam, suasana hutan pinus yang menenangkan, dan lanskap batuan eksotis yang jarang ditemukan di tempat lain.
Formasi Batuan Unik yang Jadi Asal Nama Leuwi Korsi
Namanya berasal dari dua kata dalam bahasa Sunda. Leuwi berarti lubuk atau bagian terdalam sungai, sedangkan Korsi berarti kursi.
Penamaan tersebut merujuk pada formasi batuan unik yang terdapat di lokasi.
Dinding tebing di sekitar sungai tersusun dari batuan berbentuk balok-balok alami yang tersusun rapi secara vertikal maupun horizontal.
Bentuknya menyerupai deretan kursi atau anak tangga raksasa yang seolah dibuat oleh tangan manusia.
Padahal, susunan batu tersebut merupakan fenomena geologi alami yang dikenal sebagai columnar joint atau kekar kolom.
Struktur batuan seperti ini tergolong langka dan menjadi salah satu daya tarik utama yang membuat Leuwi Korsi semakin populer di kalangan wisatawan pecinta alam.
Selain formasi batuan yang unik, daya tarik lain Leuwi Korsi adalah kejernihan air sungainya.
Pada musim kemarau dan cuaca cerah, air sungai di kawasan ini menampilkan gradasi warna biru kehijauan yang sangat indah.
Air yang berasal dari kawasan pegunungan mengalir jernih di antara bebatuan, menciptakan suasana yang menenangkan sekaligus menyegarkan.
Keindahan warna air tersebut menjadi salah satu alasan mengapa banyak wisatawan rela menempuh perjalanan jauh menuju kawasan Bungbulang untuk menikmati langsung pesona Leuwi Korsi.
Spot Fotografi yang Semakin Populer di Media Sosial
Keunikan lanskap Leuwi Korsi menjadikannya salah satu lokasi favorit bagi pemburu foto alam dan kreator konten media sosial.
Perpaduan antara air sungai yang jernih, dinding batu kolumnar yang eksotis, serta suasana alam yang masih alami menghasilkan latar foto yang sangat menarik.
Banyak wisatawan memanfaatkan area bebatuan di tepi sungai sebagai spot untuk mengabadikan momen liburan.
Tak sedikit yang menyebut keindahan Leuwi Korsi mengingatkan pada destinasi geologi terkenal di dunia karena bentuk batuannya yang unik dan teratur.
Perjalanan Menembus Hutan Pinus Sebelum Tiba di Lokasi
Untuk mencapai Leuwi Korsi, wisatawan harus menempuh perjalanan menuju Desa Bojong, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut.
Dari pusat Kota Garut, perjalanan memakan waktu sekitar tiga hingga tiga setengah jam melalui jalur Cikajang, Cisompet, hingga Bungbulang.
Jalur menuju kawasan ini didominasi jalan pegunungan yang berkelok dengan sejumlah tanjakan dan turunan tajam.
Setelah tiba di area parkir, perjalanan masih harus dilanjutkan dengan trekking selama sekitar 15 hingga 30 menit. Jalur trekking melewati kawasan hutan pinus dan perkebunan warga yang menawarkan suasana sejuk dan pemandangan alam yang menenangkan.
Meski cukup menantang, perjalanan tersebut akan terbayar lunas saat wisatawan melihat langsung keindahan sungai dan tebing batu yang menjadi ikon Leuwi Korsi.
Harga Tiket Terjangkau dan Cocok untuk Wisata Alam
Salah satu alasan Leuwi Korsi mulai diminati wisatawan adalah biaya kunjungannya yang relatif murah.
Tiket masuk umumnya hanya berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000 per orang. Sementara biaya parkir kendaraan berada di kisaran Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 hingga Rp10.000 untuk mobil.
Dengan biaya yang ramah di kantong, wisatawan dapat menikmati salah satu destinasi alam unik di Garut Selatan tanpa perlu mengeluarkan anggaran besar.
Fasilitas Masih Sederhana, Keaslian Alam Tetap Terjaga
Sebagai destinasi wisata yang belum dikembangkan secara besar-besaran, fasilitas di Leuwi Korsi masih tergolong sederhana.
Di sekitar area parkir tersedia beberapa warung milik warga yang menjual minuman hangat, makanan ringan, dan kebutuhan dasar wisatawan.
Terdapat pula toilet serta tempat bilas sederhana yang dapat digunakan pengunjung.
Meski fasilitasnya terbatas, kondisi ini justru menjadi nilai lebih bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam yang masih murni dan jauh dari kesan wisata massal.
Disarankan wisatawan untuk mengunjungi Leuwi Korsi saat musim kemarau. Pada periode tersebut, debit air sungai relatif stabil dan kejernihan air berada pada kondisi terbaik.
Sebaliknya, saat musim hujan, arus sungai bisa menjadi lebih deras dan warna air berubah keruh sehingga keindahan alaminya tidak terlihat maksimal.