Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Curug Payung Kuningan, Hidden Gem Gratis yang Wajib Dikunjungi Warga Bogor Saat Liburan

Eli Kustiyawati • Selasa, 23 Juni 2026 | 15:35 WIB
Curug Payung Kuningan. (Foto: YouTube Lebakherang Tv)
Curug Payung Kuningan. (Foto: YouTube Lebakherang Tv)

RADAR BOGOR - Warga Bogor yang doyan wisata alam, ada rekomendasi destinasi keren nih yang sayang banget kalau dilewatkan! Curug Payung namanya, berlokasi di Desa Gunung Manik, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Tempatnya masih sangat alami, udaranya sejuk khas pegunungan, dan airnya jernih banget bikin pengen nyebur langsung saat berada di Curug Payung.

Curug Payung cocok banget buat kalian yang mau kabur sejenak dari rutinitas dan hiruk pikuk kota atau butuh healing dengan budget terbatas.

Baca Juga: Tak Kalah dari Bali, Pantai Karang Gantungan Suguhkan Panorama Tebing Eksotis di Geopark Ciletuh

Lokasi dan Cara Menuju Curug Payung

Curug Payung berada di Desa Gunung Manik, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Dari Kota Cirebon, waktu tempuhnya sekitar 2 jam perjalanan.

Dari arah Kuningan, rutenya bisa dimulai dari Jalan Baru Lingkar Timur Kuningan, lurus sampai ketemu Tugu Sajati, lalu belok kiri menuju Jalan Baru Ancaran.

Ikuti jalan utama melewati SPBU dan lapangan sepak bola Ancaran, lalu belok kanan menuju Desa Ancaran.

Baca Juga: Penginapan Unik di Bogor, Kampung Halaman Villas Dikelilingi 2,5 Hektar Sawah

Lanjut terus melewati Pasar Ancaran hingga bertemu perempatan jalan raya, lurus terus melewati Desa Sindangsari, Kecamatan Sindang Agung.

Setelah itu ikuti jalan sampai ketemu pertigaan di Desa Karangtawang, belok kiri melewati Desa Lengkong menuju Desa Purwasari.

Di Desa Purwasari, ada perempatan, ambil belok kanan dan ikuti jalan terus. Di sini ada turunan yang cukup curam, jadi wajib hati-hati dan pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat.

Perjalanan kemudian melewati Desa Pakangan, Desa Cirukem, lalu masuk ke Desa Ciniru.

Baca Juga: Mau Liburan ke Bali? Jangan Lewatkan Penglipuran Festival 2026 Awal Juli Besok

Dari Pasar Ciniru, lurus menuju Desa Cijemit, melewati jembatan baru dan lapangan sepak bola di depan SMP Negeri 1 Ciniru, belok kiri, ikuti jalan sampai pertigaan dan ambil kanan.

Dari titik inilah petualangan sesungguhnya dimulai, karena jalan mulai menanjak melewati perbukitan dengan tanjakan dan tikungan yang cukup menantang namun disuguhi pemandangan yang luar biasa indah.

Sepanjang perjalanan, kalian akan dimanjakan dengan hamparan sawah hijau dan suasana pedesaan yang masih asri. Kalau bingung di persimpangan, jangan sungkan bertanya ke warga sekitar karena mereka sangat ramah dan siap membantu.

Baca Juga: Gunung Gede Pangrango Ditutup 7 Hari, Pendakian dan Wisata Libur Sementara Mulai 23 Juli

Parkir dan Tiket Masuk

Setelah tiba di area parkir, kalian bisa memarkir kendaraan di area yang sudah tersedia. Kabar baiknya, untuk saat ini Curug Payung masih belum dikenakan biaya tiket masuk alias gratis!

Namun untuk menuju lokasi air terjun, disarankan menggunakan jasa pemandu lokal yang sudah hafal jalur tracking-nya.

Untuk biaya pemandu tidak ada tarif resmi, tapi memberikan tips seikhlasnya sangat dianjurkan sebagai bentuk apresiasi kepada warga lokal yang sudah membantu.

Baca Juga: Pendakian Tektok Gunung Rinjani Kini Diizinkan, Ini 8 Syarat dan Tahapan yang Wajib Dipenuhi

Jalur Tracking Menuju Curug

Dari area parkir, perjalanan dilanjutkan dengan tracking kaki sekitar 20 hingga 30 menit menuju lokasi curug. Jalurnya cukup menantang dan menguras tenaga, jadi pastikan memakai alas kaki yang nyaman dan grip-nya kuat karena jalanan bisa licin.

Di sepanjang jalur tracking terdapat beberapa pos pemberhentian. Bahkan di kawasan ini juga terdapat air terjun lain seperti Curug Ciputri dan Curug Cisemak yang bisa dijadikan destinasi tambahan.

Meski perjalanannya lumayan melelahkan, semua rasa capek dijamin langsung hilang begitu tiba di depan Curug Payung.

Baca Juga: Taman Batu Purwakarta, Wisata Ini Punya Kolam Alami di Tengah Bebatuan Purba

Keindahan Curug Payung

Begitu sampai, kalian langsung disambut dengan pemandangan yang bikin takjub. Air terjun yang jernih mengalir deras dikelilingi pepohonan hijau yang rindang, udara pegunungan yang segar, dan suara gemericik air yang menenangkan.

Airnya dingin banget dan sangat menyegarkan, cocok banget buat berendam atau sekadar basah-basahan sambil foto-foto.

Curug Payung ini masih sangat alami dan belum terlalu ramai wisatawan, jadi suasananya masih terasa tenang dan sahdu. Meski begitu, tempat ini sudah cukup dikenal di kalangan pecinta wisata alam dari berbagai daerah termasuk dari Cirebon dan sekitarnya.

Baca Juga: 6 Pulau Terindah di Kepulauan Seribu yang Wajib Dikunjungi, Destinasi Liburan Dekat Bogor

Fasilitas di Lokasi

Meskipun masih dalam tahap pengembangan, di area Curug Payung sudah tersedia tempat untuk makan dan beristirahat.

Pengelola juga sudah menyediakan area khusus untuk makan dan merokok agar area curug dan sungai tetap bersih dan terjaga keasriannya. Pengunjung diimbau untuk tidak makan maupun merokok di area air terjun dan sungai.

Tips Berkunjung ke Curug Payung

Baca Juga: Warga Bogor Wajib Coba, Kumpay Waterpark di Subang Miliki Banyak Wahana

Berikut beberapa tips buat Warga Bogor yang berencana ke sini:

Editor : Eli Kustiyawati
#wisata alam #kuningan #healing #Curug Payung