Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Anak Betah di Kebun, Orang Tua Tenang di Ladang: Ini Destinasi Farm Stay Terbaik Dekat Bogor

Kholikul Ihsan • Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:09 WIB
Belajar menanam padi di Kuntum Farmfield. (Instagram @kuntumfarmfield)
Belajar menanam padi di Kuntum Farmfield. (Instagram @kuntumfarmfield)

RADAR BOGOR - Era digital seperti sekarang sangat tepat untuk mengajak anak liburan edukatif seperti wisata farm stay agar tidak ketergantungan pada layar ponsel. 

Wisata yang memberikan fasilitas bermain seru dengan aktifitas yang baru dapat mengambil ketertarikan anak dan mengurangi ketergantungan gadget.

Dan itulah tepatnya yang ditawarkan oleh wisata farm stay dan agrowisata di sekitar Bogor, sebuah format liburan yang bukan sekadar menyenangkan, tetapi juga diam-diam mengajarkan sesuatu yang jarang bisa diberikan oleh kurikulum sekolah, yaitu pemahaman tentang dari mana makanan di meja makan berasal.

Berikut tiga pilihan terbaik yang bisa langsung masuk ke daftar rencana perjalanan Warga Bogor.

Baca Juga: Tak Perlu Jauh-Jauh, Warga Bogor Bisa Susuri Sungai Jernih Ini Hanya dengan Rp150 Ribu

Kuntum Farmfield

Namanya sudah tidak asing lagi bagi keluarga-keluarga di Bogor, dan reputasinya dibangun bukan dari iklan, melainkan dari ribuan anak yang pulang dengan tangan penuh tanah dan senyum yang tidak bisa dihapus begitu saja.

Kuntum Farmfield di Jalan Raya Tajur, hanya 10 hingga 15 menit dari gerbang Tol Bogor, adalah pelopor agrowisata edukasi yang paling mudah diakses di kota ini.

Tidak ada penginapan langsung di dalam areanya, tetapi posisinya yang dekat dengan berbagai hotel di jalur Tajur membuatnya sangat mudah dijadikan agenda utama staycation sehari penuh.

Baca Juga: Staycation Sambil Belajar Mengenal Satwa, 3 Resort Ini Jadi Pilihan Terbaik Keluarga di Bogor

Yang menjadi keunggulan utamanya adalah pengalaman yang tidak setengah-setengah. Anak-anak tidak sekadar diajak berdiri di pinggir ladang lalu difoto memegang caping.

Di sini, mereka benar-benar turun ke tanah, belajar cara menanam bibit sayur, merawat tanaman, memahami kenapa jarak tanam itu penting, dan akhirnya memanen sayuran yang siap konsumsi, mulai dari bayam, kangkung, hingga sawi, semuanya dari kebun organik yang dikelola langsung oleh tim Kuntum.

Di area terpisah, tersedia zona edukasi hidroponik dan pembibitan tanaman hias serta tanaman obat.

Untuk anak-anak yang lebih muda dan belum tertarik berlama-lama di ladang, ada sesi memberi makan ternak kambing, sapi, dan kelinci, serta kolam lumpur dangkal untuk menangkap ikan yang selalu berhasil memancing tawa dan kepanikan kecil yang menyenangkan.

Baca Juga: Bukan Lembang, Cipeundeuy Jadi Hidden Gem di Bandung Barat yang Bikin Penasaran

Pullman Ciawi Vimala Hills

Tidak semua orang membayangkan diri mereka menanam padi sambil mengenakan sepatu bot berlumpur.

Sebagian keluarga tetap menginginkan kenyamanan bintang lima, tempat tidur yang baik, kolam renang yang hangat, dan layanan yang tidak perlu dipikirkan. Tetapi mereka juga ingin anak-anaknya tidak hanya duduk di kamar bermain tablet selama dua hari. Pullman Ciawi Vimala Hills menjawab keduanya sekaligus.

Resor mewah yang berlokasi tepat di pintu keluar Tol Ciawi ini, jauh dari kemacetan jalur utama Puncak, menyimpan sesuatu yang tidak biasa untuk ukuran hotel bintang lima, yaitu kebun herbal yang dirawat dengan serius dan petak sawah kecil di area bawah resor yang bukan sekadar dekorasi.

Baca Juga: Curug Cibeureum Gunung Gede Pangrango, Destinasi Trekking Segar dengan Dua Air Terjun

Di pagi hari, tamu bisa mengikuti tur jalan kaki bersama staf ahli yang memandu mengelilingi Herb Garden, kebun tanaman herbal dan bumbu yang tertata rapi, di mana setiap tanaman punya nama dan ceritanya sendiri.

Rosemary, serai, kunyit, jahe, lavender, dan kemangi, semuanya tumbuh dalam jarak yang bisa disentuh, dicium, dan diidentifikasi langsung.

Pada akhir pekan tertentu, pengelola mengadakan Planting Class untuk anak-anak, mulai dari menanam padi di petak sawah kecil, memanen sayuran hidroponik di greenhouse, hingga memahami mengapa tanah yang sehat adalah fondasi dari semua makanan yang ada di piring.

Pulang dari sini, anak-anak membawa lebih dari sekadar foto, mereka membawa pemahaman kecil yang tidak bisa dibeli di toko mana pun.

Baca Juga: Liburan di Telaga Biru Gunung Gede, Destinasi Petualangan dengan Spot Instagramable

Kampung Sarongge

Dari semua pilihan dalam daftar ini, Kampung Sarongge di Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur adalah yang paling berbeda dan mungkin yang paling berkesan.

Ini bukan resor. Tidak ada resepsionis berseragam, tidak ada lift, tidak ada kolam renang dengan lantai marmer.

Yang ada adalah pondokan kayu dan homestay yang dikelola langsung oleh para petani lokal, berdiri di sela-sela kebun di kaki Gunung Gede, di ketinggian yang membuat udara pagi terasa seperti diteguk langsung dari sumber mata air.

Baca Juga: Magnolia Hills Resort Cisarua Bogor, Penginapan Baru dengan View Gunung dan City Light yang Memukau

Program andalannya sederhana namanya tetapi tidak sederhana dampaknya, yaitu Petani Sehari. Pengunjung benar-benar pergi ke ladang bersama pemandu lokal, bukan pemandu wisata kota yang hanya tahu nama tempat, melainkan petani yang tahu setiap jengkal tanahnya sendiri.

Di sana, tamu belajar merawat tanaman teh, menanam sayuran dataran tinggi seperti kubis, wortel, dan daun bawang, hingga memahami proses pemanenan dan pascapanen Kopi Sarongge, kopi lokal yang namanya sudah dikenal hingga ke luar Cianjur karena kualitas dan cara pengolahannya yang masih sangat tradisional.

Bagi keluarga yang membawa remaja atau orang dewasa yang sudah jenuh dengan wisata instan, Kampung Sarongge adalah jawaban yang jujur. Di sini tidak ada yang berpura-pura. Petaninya asli, ladangnya asli, dan pengalamannya tidak bisa direkayasa oleh paket wisata mana pun.***

Editor : Eli Kustiyawati
#farm stay #bogor #wisata #liburan