Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

3 Rekomedasi Wisata Padang Rumput Hijau di Bogor, Dijamin Bikin Betah

Kholikul Ihsan • Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:13 WIB
Lembah Pasir Sumbul, Bogor. (Foto: Instagram @lembah_pasir_sumbul)
Lembah Pasir Sumbul, Bogor. (Foto: Instagram @lembah_pasir_sumbul)

RADAR BOGOR - Setiap kali foto savana Sumba atau padang rumput Bromo beredar di beranda media sosial, langsung kalkulasi biaya perjalanan, lalu mundur perlahan. Jauh. Mahal. Butuh cuti panjang.

Padahal di balik bukit-bukit yang mengelilingi Kota Bogor di punggung perbukitan Sentul, di lembah tersembunyi kawasan Puncak, di kaki barat Gunung Salak ada hamparan rumput hijau dan padang terbuka yang menawarkan nuansa serupa, dengan jarak tempuh yang bisa dihitung dalam satuan menit, bukan jam penerbangan.

Wisata bukit dan padang rumput di sekitar Bogor memang bukan savana Afrika yang membentang hingga cakrawala. 

Baca Juga: KKS KPM Banjir Saldo, 2 Bansos Tambahan Ini Cair Akhir Juni 2026

Tapi bagi keluarga yang membawa anak-anak kecil yang ingin berlarian bebas, atau pasangan yang sekadar ingin duduk di atas rumput tanpa agenda apapun sambil menatap langit sore, tiga destinasi ini sudah lebih dari cukup untuk mengisi ulang semua yang terkuras selama seminggu kerja.

Bukit Dinasti Sentul

Ada paradoks menarik di Bukit Dinasti, atau yang sebagian orang kenal dengan nama Fathan Terasering, di kawasan Sentul, Bogor. 

Tempatnya berada di ketinggian, pemandangannya dramatis, kabutnya tebal di pagi hari, tapi untuk sampai kesana, tidak perlu satu pun langkah mendaki yang melelahkan.

Baca Juga: Segera Cek KKS, Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Ditutup Sebentar Lagi

Itulah yang menjadikannya istimewa, terutama untuk keluarga yang membawa anak balita, lansia, atau siapapun yang ingin menikmati panorama ketinggian tanpa harga fisik yang harus dibayar.

Lanskapnya adalah terasering bukit berlapis-lapis yang membentang luas, dengan gradasi hijau yang berubah-ubah tergantung waktu kunjungan. 

Di pagi hari, kabut putih tebal merayap naik dari lembah di bawah bukit, menyelimuti separuh pemandangan dan memberi ilusi bahwa pengunjung sedang berdiri di atas awan, sebuah efek visual yang tidak perlu filter apapun untuk terlihat dramatis di foto. 

Di sore hari, dengan Gunung Salak berdiri megah di kejauhan sebagai latar belakang, cahaya matahari yang mulai condong menciptakan gradasi warna yang sulit ditangkap oleh kamera berapapun harganya.

Baca Juga: Mohon Maaf, Pemilik NIK KTP Ini Diblokir dari KPM Bansos Mulai Juli 2026

Pengelola sudah menyediakan area duduk lesehan yang rapi, bean bag di atas rumput sintetis, dan kafe keluarga tepat di puncak bukit. 

Anak-anak punya ruang yang aman untuk bergerak bebas. Orang tua bisa duduk dengan kopi di tangan tanpa perlu terus berdiri mengawasi. Tidak banyak tempat wisata bukit yang berhasil menciptakan keseimbangan seperti itu.

Lembah Pasir Sumbul Cisarua

Kalau Bukit Dinasti Sentul menawarkan drama visual dari ketinggian, Padang Rumput Lembah Pasir Sumbul di kawasan Cisarua, Puncak, menawarkan sesuatu yang berbeda dan sama-sama memukau, ketenangan yang menyebar luas di tengah lembah.

Baca Juga: Jagad Pamungkas Persembahkan Emas, Harumkan SMA Kosgoro Bogor di Kejuaraan Taekwondo Nasional

Tempat ini tergolong hidden gem, belum sepopuler destinasi-destinasi Puncak lainnya yang sudah dipadati warung dan parkir liar, dan justru itu kelebihannya. 

Lembah luas yang dilapisi karpet rumput hijau alami ini dikelilingi benteng pohon-pohon pinus raksasa yang menjulang tinggi di setiap sisinya, menciptakan semacam arena alam tertutup yang terasa private dan jauh dari hiruk-pikuk.

Bagi siapapun yang pernah melihat foto padang rumput pegunungan di Swiss atau Skotlandia dan bermimpi suatu hari bisa duduk disana, suasana Pasir Sumbul adalah versi terdekat yang bisa dicapai dari Bogor tanpa paspor.

Aktivitasnya sederhana dan itulah intinya: menggelar tikar, membuka keranjang makanan, dan membiarkan anak-anak berlari bebas di atas hamparan rumput tanpa satu pun area yang curam atau berbahaya. 

Baca Juga: Berawal dari Dapur Sederhana, UMKM Gula Merah Rosidah Melaju Berkat Dukungan KUR BRI

Bagi keluarga yang ingin memperpanjang pengalaman, pengelola menyediakan penyewaan perlengkapan camping dengan fasilitas toilet bersih yang sudah tersedia, sehingga bermalam di bawah bintang di tengah padang rumput bukan lagi sesuatu yang hanya bisa dilakukan oleh pendaki berpengalaman.

Bukit Pasir Pogor Cijeruk

Di antara tiga destinasi dalam daftar ini, Bukit Pasir Pogor di Kecamatan Cijeruk, di kaki selatan Gunung Salak, adalah yang paling jarang muncul di artikel wisata, dan itu mungkin keberuntungan bagi mereka yang sudah lebih dulu menemukannya.

Vegetasinya berbeda dari dua destinasi sebelumnya. Di sini, hamparan rumput pendek alami tumbuh rapi di permukaan bukit yang membuka pandangan 360 derajat, ke arah utara, Kota Bogor terlihat di kejauhan dengan gedung-gedungnya yang tampak kecil seperti mainan. 

Baca Juga: Anak Betah di Kebun, Orang Tua Tenang di Ladang: Ini Destinasi Farm Stay Terbaik Dekat Bogor

Ke arah selatan, punggung Gunung Salak berdiri kokoh dengan warnanya yang berubah dari hijau tua ke abu-abu seiring ketinggian. Tidak ada tembok, tidak ada pohon besar yang menghalangi hanya langit yang terasa lebih luas dari biasanya.

Dan ada satu hal yang membuat Bukit Pasir Pogor memiliki karakternya sendiri, anginnya. Konsisten, segar, dan cukup kencang untuk menerbangkan layang-layang tanpa perlu berlari sama sekali. 

Bagi anak-anak yang belum pernah merasakan sensasi memegang benang layang-layang yang bergetar ditarik angin di ketinggian, ini adalah pengalaman yang akan diingat jauh lebih lama dari sesi main di playground manapun.***

Editor : Asep Suhendar
#Padang Rumput #bogor #wisata