RADAR BOGOR - Warga Bogor, punya rencana healing akhir pekan tapi bosan dengan destinasi yang itu-itu saja? Coba deh intip jalur pendakian baru di kawasan Sukamakmur ini, namanya Gunung Gajah.
Gunung Gajah ini cocok banget buat para pendaki pemula dan bisa tek tok sehari.
Simak informasi lengkap dari spot wisata Gunung Gajah di Sukamakmur ini.
Baca Juga: Kollektiv Hotel Bandung, Menilik Pesona Penginapan Berkonsep Kontainer di Tengah Kota
Lokasi dan Akses
Gunung Gajah berada di Cibadak, Sukamakmur, tepatnya di perbatasan Sukamakmur dan Sentul, tak jauh dari kawasan Curug Leuwi Hejo.
Warga Bogor cukup mengetik "Pendakian Gunung Gajah" di aplikasi maps untuk menemukan lokasinya.
Dari pertigaan Cibadak, ambil arah kanan, lalu tak jauh dari situ akan terlihat papan bertuliskan "Gunung Gajah" di sebelah kiri jalan.
Baca Juga: Curug Suakan Rumpin: Wisata Sungai Jernih Murah Meriah, Cocok Liburan Keluarga
Tiket dan Fasilitas
Untuk masuk ke jalur pendakian ini, warga Bogor dikenakan retribusi sebesar Rp25.000 per orang, ditambah biaya parkir motor Rp10.000.
Fasilitas base camp saat ini sedang dalam tahap pengembangan, dengan toilet yang sudah cukup memadai serta rencana pembangunan kafe di area tersebut.
Baca Juga: Dinoland Garut, Menjelajahi Wahana Edukasi Purba di Kaki Gunung Guntur
Jalur Pendakian
Pintu rimba Gunung Gajah berada di ketinggian sekitar 470 mdpl. Begitu memasuki jalur, tanjakan langsung terasa cukup terjal dengan pemandangan alang-alang khas jalur menuju curug. Dari pintu rimba, hanya butuh waktu sekitar 5 menit untuk mencapai Pos 1.
Memasuki Pos 2, pemandangan semakin memikat dengan jalur punggungan yang diapit perkebunan kopi nan estetik. Dari sini, warga Bogor bisa mampir sejenak ke Bukit Pangguburan yang berada di ketinggian 637 mdpl, hanya beberapa langkah dari jalur utama.
Baca Juga: 7 Daya Tarik UP at Thamrin Nine, Spot Nongkrong Tertinggi Jakarta di Lantai Awan
Perjalanan dilanjutkan menuju Pos 3, di mana terdapat sumber mata air alami yang jernih dan menyegarkan, aman untuk langsung diminum. Tantangan terbesar ada di tanjakan bernama "Tanjakan Sewot", jalur curam dengan kemiringan tajam dan sedikit tertutup vegetasi, sehingga warga Bogor perlu ekstra hati-hati karena sisi kiri jalur langsung berbatasan dengan jurang.
Puncak Gunung Gajah berada di ketinggian 840 mdpl, dengan total waktu tracking dari base camp sekitar 1 jam 10 menit. Dari puncak, terhampar panorama Gunung Kuta dan Gunung Pancar yang memanjakan mata.
Bonus: Jalur Lintas ke Air Terjun
Baca Juga: Hemat Bugdet, Ini 5 Pulau di Kepulauan Seribu yang Bisa Dijelajahi Warga Bogor
Keunikan lain dari pendakian ini adalah aksesnya yang terhubung dengan kawasan curug populer di Sentul. Dari jalur turun setelah Pos 2, warga Bogor bisa mengambil percabangan menuju Curug Cimenteng dan Curug Leuwi-leuwi, masih dengan satu tiket yang sama. Jalur pulang pun bisa ditempuh melalui rute berbeda yang mengikuti aliran sungai hingga bermuara di kawasan Curug Cakrawadana, pinggir jalan Cibadak.
Tips untuk Warga Bogor
Pastikan membawa bekal air yang cukup meski tersedia mata air di jalur, gunakan alas kaki yang mumpuni karena tanjakan cukup terjal dan licin, serta perhatikan cuaca karena kawasan ini rawan mendung di siang hari.
Tingkat kesulitan jalur Bukit Gajah tergolong menengah ke atas, sebanding bahkan sedikit lebih berat dibanding Gunung Kuta yang berada di kawasan sama.***
Editor : Eli Kustiyawati