Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Curug Sentral 1 dan Curug Tilu Holipet: Hidden Gem di Kabandungan Sukabumi

Eli Kustiyawati • Rabu, 1 Juli 2026 | 05:56 WIB
Curug Tilu Holipet Sukabumi. (Foto: YouTube Opal Raufal)
Curug Tilu Holipet Sukabumi. (Foto: YouTube Opal Raufal)

RADAR BOGOR - Buat yang lagi cari destinasi wisata alam yang segar dan belum terlalu ramai, Kabandungan di Sukabumi punya dua air terjun yang sayang banget buat dilewatkan

 Namanya Curug Sentral 1 atau yang di Google Maps dikenal sebagai Curug Cibeureum, dan Curug Tilu Holipet.

Keduanya menawarkan pemandangan perkebunan teh yang memukau, udara segar pegunungan, dan suasana alam yang bikin betah.

Baca Juga: Pasir Selembut Tepung, Air Sejernih Kristal: 5 Pantai Tercantik di Kepulauan Seribu

Akses Menuju Kabandungan dari Bogor

Dari Bogor, rute yang bisa ditempuh adalah melalui jalur Cianten menuju perbatasan Sukabumi di kawasan Kabandungan.

Kondisi jalan di jalur Leuwiliang menuju Cianten sudah lumayan bagus, meski masih ada beberapa titik yang perlu diwaspadai karena kondisinya cukup rusak. Jadi pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat.

Baca Juga: Ini 5 Spot Snorkeling Terbaik di Kepulauan Seribu: Semakin ke Utara, Semakin Jernih

Untuk menemukan lokasi Curug Sentral 1, warga Bogor bisa mencari di Google Maps dengan kata kunci "Curug Cibeureum Kabandungan" atau "Curug Sentral 1". Perlu diketahui, titik lokasi di Maps kurang akurat, jadi patokan terbaiknya adalah mencari plang bertuliskan Curug Sentral 1 yang terletak di pinggir jalan.

Setelah menemukan plang tersebut, masuk ke area perkebunan teh Jayanegara yang ada di sisi kanan jalan.

Curug Sentral 1 (Curug Cibeureum)

Baca Juga: Liburan Hemat dan Dekat, Leuwi Kunten: Hidden Gem Healing di Sentul Bogor

Begitu masuk ke kawasan perkebunan teh Jayanegara, suasana langsung berubah syahdu. Hamparan kebun teh menghijau di kanan kiri jalan dengan latar belakang pegunungan menjadikan perjalanan menuju lokasi ini terasa menyenangkan, bahkan sebelum sampai ke curugnya.

Tiket masuk ke Curug Sentral 1 sangat terjangkau, sekitar Rp5.000 per orang dengan biaya parkir motor Rp5.000, jadi total hanya Rp10.000 untuk satu orang dengan satu motor. Area parkir tersedia cukup luas, dan fasilitas toilet pun sudah cukup banyak di area ini.

Dari parkiran, jalur trekking menuju curug memakan waktu sekitar 25 menit. Jalurnya sangat ramah untuk berbagai kalangan, mulai dari pemula hingga anak-anak, karena medannya cenderung landai di awal dan tidak terlalu menanjak.

Baca Juga: Tubing Valley Cheese and Farm Education Center, Wisata Edukasi Sekeluarga di Pamijahan Bogor

Tanahnya empuk, tidak licin, dan jalur sudah dilengkapi bebatuan serta tangga di beberapa titik. Kebersihan jalur juga terjaga dengan baik, sangat minim sampah.

Sesampainya di Curug Sentral 1, pemandangan yang menyambut benar-benar memukau. Air terjunnya cukup tinggi dengan aliran yang deras, dikelilingi bebatuan berlumut hijau dan tebing yang penuh lumut, menciptakan suasana yang sangat asri dan segar.

Airnya bening meski bebatuan di sekitarnya tampak kemerahan. Deburan air terjun yang kuat bahkan sudah terasa menyegarkan sejak beberapa meter sebelum sampai di titik utama.

Baca Juga: Menjelajahi Jalur Pendakian Gunung Gajah, Spot Hidden Gem di Sukamakmur Bogor

Untuk mendekati air terjun, disarankan melepas alas kaki karena bebatuan di sekitarnya cukup licin. Di area sekitar curug juga tersedia saung-saung dan warung makanan bagi yang ingin bersantai setelah menikmati keindahan air terjun.

Satu hal penting yang perlu diperhatikan warga Bogor saat berkunjung ke Curug Sentral 1: kawasan ini dihuni oleh kawanan monyet liar. Monyet-monyet ini dikenal cukup agresif terutama saat ada pengunjung yang membawa makanan.

Jadi sangat disarankan untuk tidak mengeluarkan makanan di sepanjang jalur trekking maupun di area sekitar curug agar tidak memancing perhatian mereka.

Baca Juga: Kollektiv Hotel Bandung, Menilik Pesona Penginapan Berkonsep Kontainer di Tengah Kota

Perlu diketahui juga bahwa Curug Sentral 2 yang berada di kawasan yang sama saat ini sudah ditutup untuk umum karena kondisi jalur yang sudah rapat dan alasan keselamatan, sehingga Curug Sentral 1 menjadi satu-satunya destinasi air terjun yang bisa dinikmati di kawasan ini.

Curug Tilu Holipet 

Tidak jauh dari Curug Sentral 1, sekitar 5 menit berkendara, terdapat destinasi kedua yang tak kalah memukau, yaitu Curug Tilu Holipet.

Baca Juga: Curug Suakan Rumpin: Wisata Sungai Jernih Murah Meriah, Cocok Liburan Keluarga

Dari Curug Sentral 1, ambil arah kanan dan ikuti jalan menanjak melewati hamparan perkebunan teh yang sangat indah hingga menemukan penunjuk arah bertuliskan Curug Tilu Holipet.

Tiket masuk Curug Tilu Holipet sebesar Rp10.000 per orang dengan biaya parkir motor Rp5.000 per motor. Karcis yang didapatkan di pos registrasi harap disimpan karena akan diperiksa kembali oleh petugas saat di bawah.

Jalur trekking menuju Curug Tilu Holipet memakan waktu sekitar 7 hingga 10 menit dari area parkir.

Medannya berupa tanah empuk yang dilengkapi tangga di beberapa titik, cukup ramah untuk pemula. Di sepanjang jalur terdapat beberapa spot istirahat berupa bangku dengan pemandangan pegunungan yang sangat memanjakan mata.

Baca Juga: Dinoland Garut, Menjelajahi Wahana Edukasi Purba di Kaki Gunung Guntur

Curug Tilu Holipet memiliki tampilan yang berbeda dari Curug Sentral 1. Air terjunnya cukup lebar dengan kolam yang dalam sekitar empat meter, sehingga pengunjung yang tidak bisa berenang disarankan bermain air di area pinggiran kolam yang lebih dangkal.

Salah satu daya tarik utamanya adalah fenomena pelangi yang kerap muncul akibat percikan air terjun saat cuaca cerah, menjadikan spot ini sangat fotogenik.

Di area bawah tersedia warung makan satu-satunya di kawasan ini yang menjual berbagai minuman, camilan, hingga mi instan. Gazebo dan saung juga tersedia untuk bersantai setelah puas bermain air.

Baca Juga: 7 Daya Tarik UP at Thamrin Nine, Spot Nongkrong Tertinggi Jakarta di Lantai Awan

Tips Berkunjung untuk Warga Bogor

Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum berkunjung ke kedua curug ini. Pertama, datanglah di pagi hari agar bisa menikmati suasana yang lebih sejuk dan tidak terlalu ramai, terutama untuk Curug Tilu Holipet yang areanya cukup terbuka dan panas saat siang hari.

Kedua, gunakan alas kaki yang nyaman dan aman untuk jalur berbatu karena bebatuan di sekitar curug cukup licin.

Ketiga, jangan keluarkan makanan di area Curug Sentral 1 untuk menghindari gangguan monyet liar.

Baca Juga: Hemat Bugdet, Ini 5 Pulau di Kepulauan Seribu yang Bisa Dijelajahi Warga Bogor

Keempat, bawa uang tunai secukupnya karena fasilitas pembayaran digital belum tersedia di kawasan ini.

Kabandungan Sukabumi memang menyimpan keindahan alam yang luar biasa. Dengan dua curug yang bisa dikunjungi dalam satu hari perjalanan, kawasan ini layak masuk daftar destinasi wisata alam warga Bogor yang menginginkan pengalaman berbeda tanpa harus menempuh perjalanan terlalu jauh.***

Editor : Eli Kustiyawati
#Curug Tilu Holipet #Curug Sentral #wisata alam #sukabumi