RADAR BOGOR - Buat yang lagi cari tantangan pendakian baru yang belum banyak dijamah pendaki umum, ada satu destinasi menarik di kawasan Sukamakmur yang layak banget masuk radar.
Namanya Puncak Permata Cisadon, sebuah puncak baru di ketinggian 1.600 mdpl yang lokasinya berada di kawasan Cisadon, Sukamakmur, Kabupaten Bogor.
Yang menarik, dari Puncak Permata ini bisa dilanjutkan lintas menuju Puncak Walanda, menjadikan satu perjalanan ini bisa menaklukkan dua puncak sekaligus.
Baca Juga: Menilik Pesona Situ Jatijajar, Oase Wisata Murah di Jantung Tapos Kota Depok
Dua Jalur Akses Menuju Puncak Permata
Puncak Permata Cisadon bisa diakses melalui dua jalur berbeda. Jalur pertama dari arah Sentul menuju kawasan Cisadon, yang cocok bagi warga Bogor yang ingin memanfaatkan akses tol karena keluar tol Sentul jaraknya tidak terlalu jauh.
Jalur kedua dari arah Rawa Gede, Sukamakmur, yang lebih cocok bagi warga Bogor yang terbiasa melewati kawasan Puncak 2 atau Jonggol.
Meski jalur via Sentul lebih mudah dijangkau dari Jakarta dan sekitarnya, jalur via Rawa Gede menawarkan pemandangan alam yang lebih asri dan suasana yang lebih sepi.
Baca Juga: Gunung Kuta Sukamakmur: Pendakian Ramah Pemula dengan View Perkebunan Kopi di Bogor
Jadi pilihan jalur bisa disesuaikan dengan lokasi asal dan preferensi masing-masing.
Cara Menuju Titik Awal Pendakian via Rawa Gede
Bagi yang memilih jalur via Rawa Gede, titik parkir yang disarankan adalah Parkiran Halimun Ciputri yang berada di kawasan Rawa Gede, Sukamakmur.
Untuk menuju ke sini, buka Google Maps dan arahkan navigasi ke Rawa Gede terlebih dahulu. Dari Rawa Gede, ikuti jalan ke atas dan jangan belok ke jalan raya, melainkan ikuti jalan yang sedikit bergerigi atau berbatu ke arah kiri.
Baca Juga: Puncak Lumut Sukamakmur: Tiga Puncak dan Dua Curug dalam Satu Jalur Pendakian di Bogor
Kondisi jalan menuju parkiran sebagian sudah dibeton di sisi pinggirnya, meski di bagian tengah masih ada bebatuan.
Mobil masih bisa masuk hingga area parkiran, namun kondisi jalan setelah parkiran sudah tidak bisa dilalui kendaraan biasa.
Parkiran Halimun Ciputri ini juga sekaligus menjadi titik awal bagi pendaki yang ingin menuju Gunung Halimun, Puncak Lumut, dan Puncak Walanda.
Baca Juga: Little Europe di Green Lake City Naik Level! Phase 2 Hadir dengan Bear Town dan Tenant Baru
Jalur Tracking dari Parkiran Halimun Ciputri ke Puncak Permata
Total jarak dari Parkiran Halimun Ciputri hingga Puncak Permata sekitar 7 kilometer dengan estimasi waktu tempuh kurang lebih 2 jam 45 menit.
Jalur ini melewati beberapa titik penting yang perlu diketahui sebelum berangkat.
Dari parkiran, jalur awal melewati base camp Puncak Lumut, Puncak Malang, Puncak Tugu Sejarah, dan Puncak Putri Centana.
Di titik pertigaan setelah base camp Puncak Lumut, ambil lurus dan jangan belok kiri karena belokan kiri menuju jalur Puncak Lumut.
Baca Juga: Pangkalan 39 Camping Ground Cijeruk: Spot Camping Baru di Bogor dengan View Gunung yang Memukau
Jalur lurus ini akan meneruskan perjalanan melewati Situ Cangkuang, Raude, dan kemudian mengarah ke Puncak Walanda serta Cisadon.
Setelah Situ Cangkuang, terdapat pertigaan lagi. Ke kanan menuju Puncak Pasan dan Raude, sebuah kedai kopi yang bisa dijadikan tempat singgah bagi yang ingin menikmati kopi dengan view pegunungan. Sementara lurus adalah jalur menuju Puncak Permata dan Cisadon.
Perjalanan selanjutnya melewati beberapa titik menarik termasuk penyeberangan sungai dengan air yang sangat jernih dan segar, jalur berbukit dengan tanjakan dan turunan bergantian, serta beberapa warung yang biasanya buka saat akhir pekan.
Sekitar 45 menit pertama dari parkiran, perjalanan sudah mencapai ketinggian sekitar 1.270 mdpl sebelum akhirnya sampai di pintu rimba Puncak Permata Cisadon di ketinggian 1.190 mdpl setelah sekitar 2 jam tracking.
Baca Juga: Timezone PIK 2: Wahana Hiburan Terbesar di Jakarta yang Wajib Dicoba Warga Bogor
Karakter Jalur: Lebih Berat dari Perkiraan
Perlu diketahui warga Bogor yang ingin mencoba jalur ini, jalur Rawa Gede menuju Cisadon tergolong lebih berat dibandingkan jalur pendakian lain di kawasan Sukamakmur.
Karakteristik jalurnya banyak naik turun secara bergantian, bukan hanya menanjak terus, sehingga membutuhkan tenaga ekstra karena kaki tidak bisa beristirahat sepenuhnya saat turunan.
Jalur di beberapa titik juga dilewati oleh pengguna motor trail sehingga kondisi tanah di area tersebut cukup terganggu.
Baca Juga: Curug Panjang: Wisata Air Terjun Populer yang Cocok untuk Semua Kalangan di Bogor
Saat hujan, beberapa bagian jalur bisa menjadi sangat licin dan berlumpur. Karena itu sangat disarankan menggunakan alas kaki dengan grip yang kuat dan waspada saat melintasi jalur yang basah.
Selain itu, kawasan ini merupakan habitat pacet, terutama setelah hujan. Membawa hand sanitizer atau obat pembasmi pacet sangat dianjurkan karena terbukti efektif untuk melepaskan pacet yang menempel.
Dari Pintu Rimba Menuju Puncak Permata
Dari pintu rimba Puncak Permata di ketinggian 1.190 mdpl, pendakian masih harus naik sekitar 500 mdpl lagi menuju puncak di 1.600 mdpl dengan jarak sekitar 2 kilometer. Waktu tempuh dari pintu rimba ke puncak sekitar 45 hingga 50 menit.
Baca Juga: Curug Sentral 1 dan Curug Tilu Holipet: Hidden Gem di Kabandungan Sukabumi
Jalur dari pintu rimba langsung menanjak cukup terjal, dengan bagian paling berat berada antara pos 1 dan pos 2. Dari pintu rimba ke pos 1 hanya sekitar 15 menit, sementara dari pos 1 ke pos 2 membutuhkan waktu sekitar 25 menit dengan tanjakan yang cukup menguras tenaga.
Setelah pos 2, jalur kembali lebih landai dengan hanya satu tanjakan lagi sebelum akhirnya sampai di puncak.
Puncak Permata Cisadon: 1.600 mdpl
Puncak Permata berada di ketinggian 1.600 mdpl, meski pengukuran lapangan menunjukkan angka sekitar 1.450 mdpl. Area puncaknya masih tertutup pepohonan sehingga suasananya cukup adem dan teduh meski siang hari. Di puncak ini tersedia shelter yang sangat berguna untuk berteduh, terutama saat hujan.
Baca Juga: Pasir Selembut Tepung, Air Sejernih Kristal: 5 Pantai Tercantik di Kepulauan Seribu
Dari Puncak Permata, pemandangan yang bisa dinikmati adalah kawasan Kampung Cisadon di bawahnya, jalur Sentul di kejauhan, serta siluet Gunung Pancar di salah satu sisi.
Kondisi puncak yang masih asri dan belum terlalu ramai menjadikan Puncak Permata sebagai destinasi yang sangat cocok bagi pendaki yang mencari ketenangan dan pengalaman mendaki yang lebih alami.
Lintas ke Puncak Walanda
Dari Puncak Permata, perjalanan bisa dilanjutkan lintas menuju Puncak Walanda yang berjarak sekitar 20 menit. Jalur lintas ini melewati punggungan gunung dengan sisi jurang yang cukup dalam di beberapa titik, sehingga perlu kehati-hatian ekstra terutama saat kondisi basah dan licin.
Baca Juga: Ini 5 Spot Snorkeling Terbaik di Kepulauan Seribu: Semakin ke Utara, Semakin Jernih
Puncak Walanda menawarkan pemandangan yang jauh lebih terbuka dibandingkan Puncak Permata. Dari sini terlihat jelas kawasan Cisarua, Rawa Gede, dan Gunung Gede Pangrango yang berdiri gagah di kejauhan.
Pemandangan dari Puncak Walanda ini menjadi salah satu yang paling memukau di kawasan Sukamakmur.
Perlu diketahui bahwa Puncak Walanda saat ini sudah menjadi pendakian berbayar dengan pengelolaan resmi.
Terdapat pos pemeriksaan tiket di jalur menuju puncak ini. Dari Puncak Walanda, jalur juga bisa dilanjutkan menuju Puncak Gedongan dan Gunung Kencana bagi yang ingin melakukan pendakian lintas yang lebih panjang.
Baca Juga: Liburan Hemat dan Dekat, Leuwi Kunten: Hidden Gem Healing di Sentul Bogor
Tips Pendakian untuk Warga Bogor
Beberapa persiapan penting sebelum mendaki ke Puncak Permata dan Puncak Walanda. Pertama, jalur ini tergolong menantang dan lebih cocok untuk pendaki yang sudah memiliki pengalaman cukup, bukan untuk pemula.
Kedua, bawa persediaan air yang cukup karena meski ada sumber air di jalur, warung hanya buka saat akhir pekan.
Ketiga, siapkan jas hujan karena kawasan pegunungan ini sering turun hujan mendadak di siang hingga sore hari.
Baca Juga: Tubing Valley Cheese and Farm Education Center, Wisata Edukasi Sekeluarga di Pamijahan Bogor
Keempat, bawa hand sanitizer atau obat pembasmi pacet karena kawasan ini merupakan habitat pacet terutama setelah hujan.
Kelima, mulailah perjalanan sepagi mungkin karena jalur ini cukup panjang dan membutuhkan waktu lebih dari 3 jam untuk mencapai puncak. Keenam, gunakan alas kaki dengan grip yang baik karena jalur sangat licin saat basah.
Puncak Permata Cisadon dan Puncak Walanda adalah kombinasi pendakian yang menawarkan pengalaman bertualang yang sesungguhnya bagi warga Bogor yang ingin keluar dari zona nyaman dan mengeksplorasi jalur pendakian yang masih segar dan belum banyak dijamah.
Dengan pemandangan alam yang menakjubkan dan karakter jalur yang beragam, kedua puncak ini layak masuk daftar pendakian wajib di kawasan Sukamakmur, Bogor.***
Editor : Eli Kustiyawati