RADAR BOGOR - Buat kalian yang suka aktivitas trekking dan mencari destinasi wisata alam baru yang belum banyak dijamah, ada rekomendasi menarik nih, yaitu Curug Puncak Pelangi yang berlokasi di kawasan Wangun, Sentul, Bogor.
Curug ini rencananya akan mulai dikelola secara resmi ke depannya, sehingga saat ini masih tergolong jalur trekking yang cukup menantang dan minim petunjuk arah.
Cocok untuk pencinta petualangan dengan trekking yang seru.
Baca Juga: Staycation Estetik di Puncak Bogor, Villa Amara Muat 30 Orang, Fasilitas Lengkap Mulai 1,4 Juta
Lokasi dan Akses
Curug Puncak Pelangi memiliki basecamp yang sama dengan basecamp Gunung Keramat di Wangun, Sentul.
Untuk menuju ke sana, bisa menggunakan Google Maps dengan mengetik "basecamp Gunung Keramat". Lokasinya berada di perbatasan antara Sentul dan Sukamakmur.
Bagi yang berangkat dari Jakarta maupun Bogor, ada dua pilihan rute yaitu melalui Sentul-Babakan Madang atau melalui Cileungsi-Sukamakmur.
Baca Juga: Rekomendasi Staycation Murah di Puncak Bogor, Villa Shafiraa Muat 20 Orang dan Dekat Kebun Teh
Jika mengambil rute Sentul-Babakan Madang, perjalanan akan melewati wisata Goa Garunggang, basecamp Bukit Pancoran via Wangun, serta basecamp Puncak Wisata Curug Puncak Pelangi, sebelum akhirnya sampai di basecamp Gunung Keramat.
Fasilitas Basecamp
Basecamp Gunung Keramat sudah cukup rapi dengan area parkir yang luas, fasilitas toilet yang bersih dan nyaman, musala, aula, serta kolam renang. Untuk biaya masuk, dikenakan retribusi sebesar Rp20.000 per orang, ditambah biaya parkir motor sebesar Rp5.000.
Tidak jauh dari basecamp, terdapat pintu rimba Gunung Keramat dengan elevasi sekitar 560 mdpl, serta area camping yang berada di bagian bawah basecamp.
Baca Juga: Gratis, Mini Zoo Situ Plaza Cibinong Bogor Cocok buat yang Ingin Liburan Hemat
Jalur Trekking Menuju Puncak Aul
Perjalanan dimulai dari pintu rimba dengan kontur jalur yang masih santai berupa jalan tanah, dikelilingi vegetasi kebun seperti pohon kopi dan pisang. Semakin masuk, jalur mulai sedikit menanjak namun masih tergolong aman.
Di sepanjang jalur, terdapat banyak sumber air jernih, salah satunya adalah mata air Cimarjanjian yang alirannya cukup deras meski debit airnya tidak terlalu besar.
Baca Juga: Jelajahi Keindahan Curug Cibareubeuy, Surga Tersembunyi dengan Air Terjun Zig Zag
Sekitar 10 menit perjalanan, akan sampai di Pos 1 yang bernama Lembah Aul. Dari sini, perjalanan dilanjutkan menuju Puncak Aul dengan jalur yang mulai gelap dan menanjak cukup terjal, didominasi tanaman kopi.
Setelah melewati Pos 2, jalur kembali menanjak dengan kontur rapat hingga alang-alang, melewati tanjakan yang dikenal dengan nama Tanjakan Nyi Aul dengan anak tangga yang mulai renggang.
Total waktu tempuh dari basecamp hingga Puncak Aul sekitar 35 menit, dengan ketinggian sekitar 700 mdpl.
Menuju Puncak Curug Pelangi
Baca Juga: Ragam Kolam dan Wahana Seru di Fun Park Water Boom, Liburan Hemat Ramah Keluarga
Dari Puncak Aul, perjalanan dilanjutkan kembali melewati Pos 2 menuju Puncak Taman Saat, kemudian menanjak lagi melewati area yang disebut Tanjakan Haredang (dalam bahasa Sunda berarti gerah atau panas).
Di titik ini terdapat beberapa warung yang bisa disinggahi untuk beristirahat sejenak sambil menikmati minuman segar seperti es markisa.
Perjalanan berlanjut melewati Pos 3 yang berada di Bukit Ciwangun, merupakan puncak dari Gunung Keramat.
Area ini cukup terbuka dan panas, bahkan tanah di sekitarnya terlihat retak-retak akibat musim kemarau. Di sekitar pos ini, warga setempat biasa menjemur kopi hasil perkebunan Wangun.
Baca Juga: Healing di Curug Jaksa, Air Terjun Tersembunyi di Dalam Kebun Binatang Bogor
Dari Pos 3, jalur dilanjutkan menuju Pos 4 dengan waktu tempuh sekitar 5-7 menit. Di titik ini terdapat percabangan jalur, di mana arah kanan menuju Puncak Keramat melewati Tanjakan Assalamualaikum, sementara arah kiri menuju Puncak Curug Pelangi.
Setelah menyusuri jalur sebelah kiri, akhirnya sampai di Puncak Curug Pelangi dengan elevasi sekitar 930 mdpl, hanya berselisih sekitar 10 meter dari ketinggian Gunung Keramat yang mencapai 945 mdpl.
Sayangnya, area ini belum memiliki tempat berteduh sehingga cukup terik saat siang hari.
Turun Menuju Curug Pelangi
Baca Juga: Rekomendasi 3 Curug Tersembunyi di Bogor, Bisa Dikunjungi Sehari dari Jakarta
Dari puncak, perjalanan dilanjutkan menuju air terjun dengan jalur yang mulai landai, ditemani pemandangan lembah dan suara aliran sungai dari kejauhan.
Jalur kemudian berbelok mengikuti arah menuju Cisadon, melewati jembatan bambu yang sedang dalam proses pembangunan.
Bagian ini merupakan salah satu titik paling menantang dalam pendakian, karena jalur turun cukup panjang dan terjal, bahkan sebagian jalur berupa tangga kayu yang harus dilalui satu per satu demi menjaga keseimbangan.
Di sisi kiri jalur terdapat jurang, sehingga pendaki disarankan berpegangan pada akar pohon di sepanjang jalur.
Baca Juga: Menyepi di Kampung Naga, Menilik Kearifan Lokal yang Terjaga di Lembah Tasikmalaya
Terdapat pula sebuah jembatan kecil yang melintasi aliran sungai, serta tangga kayu dengan kemiringan yang sangat curam menjelang lokasi air terjun. Disarankan untuk turun dengan posisi menghadap ke arah tangga, bukan menghadap ke depan, demi keamanan.
Sampai di Curug Pelangi
Total waktu tempuh dari basecamp Gunung Keramat hingga sampai di Curug Pelangi adalah sekitar 3 jam 5 menit, termasuk beberapa kali waktu istirahat di perjalanan.
Air terjun ini dinamakan Curug Pelangi karena pada momen tertentu, pantulan cahaya matahari pada percikan air menciptakan efek pelangi yang indah.
Baca Juga: Satu Tempat Banyak Keseruan! Liburan di TMII Bisa Nonton Tari Kecak hingga Belajar Budaya
Suasana di sekitar curug sangat asri dengan air yang jernih dan bening, cocok untuk bersantai sambil menikmati bekal makanan di pinggir aliran air.
Catatan Penting
Perlu diketahui bahwa jalur menuju Curug Puncak Pelangi ini belum dibuka secara resmi untuk umum, sehingga minim petunjuk arah dan cenderung menantang.
Jalur ini kurang disarankan untuk pemula atau pendaki yang belum berpengalaman.
Baca Juga: Wisata Anti Mainstream di Acaraki Kota Tua! Belajar Bikin Jamu hingga Matcha dari Daun Kelor
Bagi yang tertarik namun belum familiar dengan medan, disarankan untuk menggunakan jasa pemandu lokal yang memahami jalur dengan baik.
Itulah gambaran lengkap perjalanan menuju Curug Puncak Pelangi, destinasi tersembunyi di kawasan Wangun Sentul yang menawarkan pengalaman trekking penuh tantangan dengan pemandangan alam yang memukau.
Cocok buat warga Bogor yang gemar eksplorasi alam dan mencari sensasi petualangan baru di akhir pekan.***
Editor : Eli Kustiyawati