RADAR BOGOR - Bogor sebagai Kota hujan yang selama ini identik dengan cuaca dingin dan sejuk ternyata menyimpan banyak destinasi wisata alam yang jadi favorit warga Jabodetabek, salah satunya adalah rangkaian curug tersembunyi di Kecamatan Pamijahan Bogor.
Menariknya, dalam satu kali perjalanan, wisatawan bisa mengunjungi beberapa curug sekaligus hanya dengan membayar tiket masuk satu kali saja.
Yuk simak informasi wisata alam Curug di Bogor yang bisa akses 4 curug dalam sekali bayar.
Baca Juga: Pantai Sodong, Hidden Gem di Sukabumi, Liburan Rasa di Pantai Pribadi
Rute Perjalanan
Perjalanan menuju kawasan wisata ini bisa dimulai dari Telaga Kahuripan, dengan estimasi waktu tempuh sekitar 1 jam 30 menit.
Jalur ini menjadi rute favorit karena kondisi jalannya cukup bagus, suasananya sejuk, dan minim kemacetan.
Setibanya di Desa Gunung Picung, perjalanan dilanjutkan melewati Tubing Gunung Menir, kemudian melalui tanjakan yang cukup tinggi. Setelah sampai di sebuah pertigaan, ambil arah kiri menuju kawasan wisata alam Gunung Menir.
Baca Juga: Wisata Curug Cimarinjung, Air Terjun 50 Meter di Sukabumi yang Mirip Suasana Jurassic Park
Di gerbang masuk kawasan, dikenakan tiket retribusi sebesar Rp10.000 per orang, belum termasuk tiket wisata curug lainnya.
Dari gerbang ini, wisatawan bisa mengunjungi beberapa curug sekaligus seperti Curug 1000, Curug Ciparai, dan Curug Wallet, karena ketiganya berada dalam satu kawasan yang sama.
Basecamp dan Parkir
Untuk kendaraan, disarankan parkir di basecamp Pak Otang karena areanya cukup luas dan dilengkapi warung serta toilet. Basecamp ini juga cocok untuk kendaraan roda empat.
Baca Juga: Liburan Hemat di Sikadacang Water Park, Kolam Alami dari Mata Air di Kuningan, HTM Rp5 Ribu
Dari basecamp, perjalanan dilanjutkan menuju Curug Kiara melalui jalur yang sama dengan jalur ke Curug Wallet, melewati jalan menanjak dan berbatu.
Di sebuah pertigaan, jalur ke arah kanan menuju Puncak Uyah yang bisa digunakan untuk camping dengan tiket sekitar Rp20.000-25.000 per orang.
Menuju Curug Kiara, Susun, Bidadari, dan Batu Ampar
Melanjutkan perjalanan lurus, wisatawan akan melewati beberapa anak tangga serta jalur irigasi dengan air yang sangat jernih.
Waktu tracking dari basecamp hingga loket utama sekitar 15 menit, tergantung kecepatan jalan masing-masing.
Di loket utama Curug Kiara dan Curug Bidadari, tiket masuk dikenakan sebesar Rp20.000 per orang, dengan akses ke total empat curug yaitu Curug Kiara, Curug Batu Ampar, Curug Susun, dan Curug Bidadari.
Untuk camping, selain Puncak Uyah, tersedia juga lokasi alternatif bernama Situ Biru yang jaraknya sekitar 5 menit dari Puncak Uyah. Jam operasional kawasan ini mulai pagi hingga pukul 16.00 sore.
Baca Juga: Hidden Luxury, MAHHA dii MERU Resort Tawarkan Jacuzzi Outdoor dan View Hutan Gunung Gede!
Di area ini terdapat shelter besar untuk berteduh serta beberapa warung, meski sebagian dalam kondisi tutup.
Perlu dicatat, di sepanjang jalur masih ditemukan banyak sampah botol plastik yang belum terkelola dengan baik, sehingga pengunjung diimbau untuk selalu membawa kembali sampah masing-masing.
Setelah melewati jembatan yang sedikit bergoyang, wisatawan akan tiba di Curug Kiara dengan aliran air yang cukup deras.
Untuk turun mendekati air terjun, tersedia anak tangga yang cukup tinggi, sehingga perlu kehati-hatian ekstra.
Baca Juga: 1 Hari Jelajah 3 Hidden Gems Wisata di Sukamakmur, Start 06.30 dari Stasiun Bogor
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Curug Susun dan Bidadari melalui jalur berbatu dengan kondisi jalan yang aman namun cukup licin di beberapa titik.
Menariknya, Curug Bidadari ini letaknya tepat di atas Curug Ciparai. Suasana di kawasan ini cenderung sepi, terutama di luar akhir pekan, dengan air yang sangat jernih dan sejuk.
Dari Curug Bidadari, perjalanan berlanjut menuju Curug Batu Ampar melalui jalur menurun dengan bebatuan licin berlumut.
Curug ini memiliki kolam yang cukup luas dengan air jernih dan sejuk, cocok untuk bersantai maupun berfoto.
Baca Juga: Cuma Rp500 Ribuan per Malam! Hotel Horison Ultima Sayaga Bogor Punya Kolam Renang Estetik
Namun bagi yang tidak bisa berenang, disarankan untuk tetap waspada karena arus airnya cukup deras.
Tips Berkunjung
Waktu terbaik untuk mengunjungi kawasan curug ini adalah di pagi hari, mengingat cuaca di kawasan Pamijahan cenderung tidak menentu dan berpotensi hujan kapan saja.
Disarankan untuk selalu membawa jas hujan dan segera kembali ke area aman jika cuaca mulai mendung, guna menghindari risiko banjir susulan.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Tempat Kuliner Populer di Gunung Putri Bogor
Itulah gambaran lengkap rangkaian curug tersembunyi di Kecamatan Pamijahan, Bogor, yang menawarkan pengalaman menjelajah beberapa air terjun sekaligus dalam satu kali perjalanan.
Cocok banget buat warga Bogor dan sekitarnya yang ingin merasakan suasana alam yang sejuk, asri, dan jauh dari keramaian kota.***
Editor : Eli Kustiyawati